MASAMBA (HidayatullahSulsel.or.id) — Yayasan Al Hijrah Masamba memperkuat arah pengembangan pendidikan dan dakwah dengan mengevaluasi program kerja 2026 sekaligus menindaklanjuti rencana pengembangan Kampus Madya Hidayatullah Masamba dan ekspansi dakwah ke wilayah Seko, Kabupaten Luwu Utara.
Agenda tersebut dibahas dalam Rapat Gabungan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Harian Yayasan Al Hijrah Masamba yang berlangsung di Aula SMK Sahid Yayasan Al Hijrah Masamba, Ahad (27/9/2026). Rapat mengangkat tema “Peningkatan Mutu Pendidikan dan Integrasi Program Menuju Yayasan Maju dan Berdaya Saing”, yang menjadi tema besar program kerja Yayasan Al Hijrah Masamba pada 2026.
Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA itu menjadi agenda organisasi triwulanan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja hingga Triwulan III 2026, termasuk mengidentifikasi program yang belum terealisasi serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Selain evaluasi program, forum membahas realisasi Rencana Induk Pengembangan Kampus Madya Hidayatullah Masamba serta arah strategis Rencana Strategis (Renstra) 2025–2030.
Sebelum rapat gabungan, jajaran Yayasan Al Hijrah Masamba melakukan audiensi dengan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, di Rumah Jabatan Bupati pada Ahad pagi selepas salat Subuh.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Luwu Utara menyampaikan dukungan terhadap pengembangan program yayasan dan meminta pihak pondok memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dakwah dan pendidikan di wilayah Seko.
Arahan tersebut menjadi salah satu agenda penting yang kemudian dibahas dalam rapat, mengingat Hidayatullah telah memiliki lahan wakaf seluas sekitar 5 hektare di Seko yang dapat dikembangkan sebagai basis dakwah dan pendidikan.
Ketua Pembina KM Hidayatullah Masamba, Drs. Muhammad Kaisar, menegaskan pentingnya menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pengembangan yayasan.
“Pendidikan harus menjadi hal utama yang diseriusi oleh pengurus. Mulai dari sekarang kita harus bergerak masif mencari siswa mulai dari jenjang TK, SD, MTs, dan SMK (untuk tahun ajaran mendatnag). Selain itu, Usaha Ekonomi Produktif Pondok harus kita bangun agar bisa berdaya saing dan mandiri.”
Dalam pembahasan pengembangan Kampus Madya Hidayatullah Masamba, rapat juga menyoroti penyusunan dan penguatan masterplan pembangunan kampus terpadu yang diarahkan menjadi pusat kegiatan pendidikan dan dakwah.
Sementara itu, ekspansi dakwah ke Seko menjadi bagian dari agenda pengembangan jangka menengah dan panjang yayasan, terutama untuk mengoptimalkan potensi lahan wakaf yang telah tersedia serta memperluas manfaat pendidikan dan dakwah di wilayah pedalaman Luwu Utara.
Secara umum, rapat membahas empat agenda utama, yakni evaluasi capaian dan kendala program Triwulan I hingga III 2026, pengembangan Kampus Madya Hidayatullah Masamba, tindak lanjut ekspansi dakwah dan pendidikan di Seko, serta penguatan kemandirian ekonomi pondok.
Rapat berlangsung dalam suasana musyawarah dan kekeluargaan. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh amal usaha Yayasan Al Hijrah Masamba agar lebih solid, terarah, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Luwu Utara, khususnya masyarakat di wilayah pedalaman Seko dan Rongkong.
Rapat dihadiri unsur Badan Pembina, Badan Pengawas dan Pengurus Harian Yayasan Al Hijrah Masamba. Unsur Pembina terdiri atas Usatdz Drs. Muhammad Kaisar, Usatdz Reskyaman, M.M., dan Drs. Imran Dujfri. Sementara jajaran pengurus harian hadir lengkap, di antaranya Ketua Alauddin Subandi, Sekretaris Nuzul Usman, Bendahara Sukron Amin, serta para kepala departemen. Unsur Pengawas mengikuti rapat secara daring.*/rls




