Masamba (HidayatullahSulsel.or.id) – Peningkatan mutu pendidikan ditegaskan sebagai kunci utama dalam mendorong pertumbuhan jumlah santri di lingkungan Yayasan Al-Hijrah Hidayatullah Masamba.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Badan Pembina Yayasan, Drs. Muhammad Kaisar, saat membuka Rapat Gabungan Yayasan Al-Hijrah Hidayatullah Masamba, Ahad pagi (17/5/2026). Kegiatan tiga bulanan dihadiri unsur pembina, pengawas, pengurus, serta kepala-kepala unit pendidikan.
Dalam sambutannya, Drs. Kaisar menekankan bahwa kualitas layanan pendidikan harus menjadi fokus utama seluruh elemen yayasan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak dibangun secara instan, melainkan melalui mutu pendidikan yang benar-benar dirasakan.
“Kalau mutu bagus, layanan bagus, pembinaan bagus, orang tua akan percaya. Santri akan bertambah dengan sendirinya. Jadi jangan kejar kuantitas dulu, perkuat kualitasnya,” ujarnya dalam rapat gabungan yang juga menjadi agenda evaluasi triwulanan tersebut.
Rapat gabungan yang akan berlangsung selama dua hari, Ahad-Senin, 17-18 Mei 2026 tersebut, kali ini mengusung tema “Peningkatan Mutu Pendidikan dan Integrasi Program Menuju Yayasan Maju dan Berdaya Saing”. Tema tersebut menjadi arah strategis agar seluruh unit pendidikan di Kampus Madya Masamba berjalan selaras dan terintegrasi.
Selain itu, yayasan mendorong penguatan sinergi dengan berbagai unsur pendukung, di antaranya DPD Hidayatullah Luwu Utara dalam penguatan dakwah dan jaringan jamaah, ULZ BMH Luwu Utara dalam dukungan program pemberdayaan dan beasiswa, Mushida Luwu Utara dalam sinergi pendidikan putri, serta media Hidayatullah Sulsel sebagai kanal publikasi.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan program pendidikan di lingkungan kampus semakin terintegrasi, pemanfaatan sumber daya lebih efisien, serta dampak dakwah pendidikan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Selama dua hari pelaksanaan, rapat difokuskan pada penyusunan sejumlah agenda strategis, meliputi standar mutu layanan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD Integral Al Hijrah, MTs, SMK hingga program Tahfidz, mekanisme evaluasi dan monitoring program setiap semester, rencana penguatan sumber daya manusia tenaga pendidik, serta strategi integrasi program antara kampus, yayasan, dan lembaga pendukung.
Rapat gabungan ini menjadi langkah konkret Yayasan Al Hijrah Pesantren Hidayatullah Masamba dalam mewujudkan visi sebagai pusat pendidikan Qur’ani yang maju dan berdaya saing di wilayah Luwu Raya.
Di sisi lain, seiring dengan penguatan mutu dan sistem pendidikan yang terus dilakukan, Yayasan Al-Hijrah Hidayatullah Masamba juga masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya sebagai santri. Kampus putri berlokasi di Incor, Kecamatan Masamba, sementara kampus putra berada di Uraso, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara.
Dengan sistem pembinaan terpadu yang mengintegrasikan pendidikan formal dan pembinaan keislaman berbasis Al-Qur’an, kehadiran pesantren ini diharapkan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang menginginkan pendidikan berkualitas sekaligus berkarakter bagi generasi muda./*Rsk



