Luwu (HidayatullahSulsel.or.id) — Ketua Dewan Murobbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Abdul Majid, M.A., mengajak seluruh kader untuk memperkuat komitmen terhadap dakwah melalui penguatan spiritual, kemandirian ekonomi, serta optimalisasi potensi digital.
Pesan tersebut disampaikan saat memberikan tausiyah dalam rangkaian Halaqah Lailatul Ijtimak yang digelar di Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, pada 20–21 Juni 2026 atau bertepatan dengan 5–6 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang diikuti kader Wustha Hidayatullah se-Luwu Raya itu menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan nilai-nilai perjuangan bagi para peserta.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Majid menegaskan pentingnya menjaga komitmen terhadap majelis ilmu.
Menurutnya, setiap kader harus memberikan perhatian penuh terhadap agenda pembinaan seperti Lailatul Ijtimak dan tidak mudah meminta izin untuk tidak hadir.
“Komitmen terhadap akidah dan tauhid harus terus diperkuat sebagai fondasi utama dalam perjuangan dakwah,” tegasnya.
Selain penguatan ruhiyah, ia juga menyoroti pentingnya membangun kemandirian ekonomi umat. Menurutnya, penguatan sektor ekonomi harus dilakukan secara terstruktur dan tersistem agar mampu menopang keberlangsungan dakwah secara mandiri.
Menghadapi perkembangan teknologi, Ustadz Abdul Majid turut mendorong kader yang memiliki kompetensi di bidang digital agar mengambil peran lebih besar dalam perjuangan dakwah.
“Harusnya kader yang punya kemampuan secara teknis dalam bidang digital mengerahkan potensinya untuk perjuangan,” ujarnya.
Di bidang pendidikan dan pembinaan masyarakat, ia mengajak seluruh kader untuk lebih aktif mengenalkan manhaj Hidayatullah kepada masyarakat sekitar pondok melalui silaturahmi dan sosialisasi berbagai program keumatan.
Ia juga mengevaluasi aktivitas pondok selama masa liburan. Menurutnya, idealnya tetap ada santri boarding yang menetap di pondok sehingga kehidupan dan aktivitas dakwah di lingkungan pesantren tetap berjalan meskipun kegiatan belajar formal sedang libur.
Menutup tausiyahnya, Ustadz Abdul Majid memberikan motivasi kepada kader yang sedang menjalani proses hijrah dan memperbaiki diri. Ia mengingatkan agar tidak dihantui kekhawatiran terhadap persoalan rezeki maupun masa depan keluarga.
“Hilangkan keraguan ketika berhijrah. Jangan khawatir akan rezeki kita, bagaimana masa depan anak-anak, bagaimana maisyah, dan bagaimana biaya hidup kita,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa setiap rezeki telah dijamin oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga kader diharapkan tetap istiqamah dalam perjuangan dakwah.
Melalui Halaqah Lailatul Ijtimak tersebut, DMW Hidayatullah Sulawesi Selatan berharap semangat perjuangan kader semakin kokoh, khususnya di wilayah Luwu Raya, sehingga mampu memperkuat dakwah dan pelayanan umat di berbagai bidang.*/Rsk



