BALIKPAPAN (HidayatullahSulsel.or.id) — Empat unsur Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Sulawesi Selatan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Murabbi Wustha Nasional yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan, Kalimantan Timur, 5–12 Agustus 2026.
Keempat peserta dari Sulsel tersebut yakni Ketua DMW Hidayatullah Sulsel KH Abdul Majid, M.A., bersama anggota DMW Ustaz Imran Jufri, M.Pd., Ustadz Drs. Anwar Baits, dan UsatdzDrs. Ismail Mukhtar.
Keikutsertaan jajaran DMW Sulsel dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas murabbi, khususnya dalam menjalankan fungsi pembinaan kader dan pengembangan dakwah di daerah.
Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan Hidayatullah Sulsel. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulsel Dr. Muhammad Saleh turut hadir, bersama Kepala Departemen Perkaderan DPW Hidayatullah Sulsel H. Nasrullah, Lc.
Diklat Murabbi Wustha Nasional diikuti ratusan dai dan murabbi dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus penyamaan visi dalam menjalankan proses pembinaan kader secara berkesinambungan.
Salah satu penekanan penting dalam diklat tersebut adalah perlunya menjaga kesinambungan halaqah dan dakwah. Rais Am Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad mengingatkan bahwa kekuatan pembinaan tidak dapat dilepaskan dari konsistensi dalam belajar, mengamalkan ilmu, dan membina umat.
Menurutnya, seorang murabbi harus memiliki ketekunan dan kedisiplinan dalam menjalankan proses pembinaan. Istiqamah dalam halaqah dan dakwah menjadi salah satu fondasi agar pembinaan kader berlangsung secara terarah dan berkelanjutan.
Pesan tersebut menjadi relevan bagi para murabbi di daerah yang berhadapan langsung dengan dinamika dan kebutuhan dakwah masyarakat. Karena itu, penguatan kompetensi murabbi dipandang penting agar proses pembinaan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi berlanjut pada pendampingan dan pembentukan karakter kader.
Salah seorang peserta berdarah Sulsel, Ustaz Sultan Daeng Raja, M.Pd., yang turut mengikuti kegiatan tersebut, menilai diklat nasional itu memberikan manfaat besar bagi para murabbi di wilayah.
“Ini acara yang sangat penting, ini memang yang jadi kebutuhan kami para murabbi di wilayah,” ujarnya saat penutupan diklat.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga kembali menguatkan semangat untuk menjalankan dakwah secara lebih terarah. Bekal yang diperoleh selama diklat diharapkan dapat diterapkan dalam pembinaan dan pengembangan dakwah di daerah masing-masing.
Bagi Hidayatullah Sulsel, keterlibatan jajaran DMW dalam forum nasional tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan sistem perkaderan. Kolaborasi antara struktur murabbi dan pengurus wilayah diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pembinaan kader serta meningkatkan kualitas dai yang mengabdi di tengah masyarakat.
Diklat Murabbi Wustha Nasional ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam semarak Milad Emas ke-50 Pondok Pesantren Hidayatullah Pusat Balikpapan.*/Rilis



