Beranda blog Halaman 66

Hidayatullah Makassar-Mujahidah Sulsel Tebar Quran di TPA Pangkep

0

Makassar, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Makassar melalui Departemen Dakwah menyalurkan mushab program wakaf al Quran ke pelosok Kabupaten Pangkep, Jumat 24/3/2023

Proses penyaluran al Quran bekerjasama dengan Komunitas Mujahidah Sulawesi Selatan ke lembaga pendidikan dan masjid yang membutuhkan di pelosok Pangkep.

Ketua Departemen Dakwah DPD Hidayatullah Makassar Ustadz Firdaus Umar SHi berharap dengan menyebarkan al Quran tersebut bisa lebih mendekatkan umat Islam kepada pedoman hidupnya yaitu al Quran.

Ia juga menyampaikan, “Kita juga memastikan penerima wakaf al Quran memiliki guru pengajaran al Quran dan ilmu keislaman sehingga tujuan penyaluran al Quran untuk menambah keilmuan”.

Sementara itu, Kordinator Komunitas Mujahidah Sulsel, Ernawati, menyampaikan, “Tahap awal penyaluran Quran ini dilakukan ke TPA-TPA di desa wilaya hPangkep yang sudah disurvey terlebih dahulu oleh tim survey Mujahidah Sulsel.” (Edi Qays)

Menjadi Manusia Termulia

0

Oleh : Ust Drs Nasri Bukahari MPd, Ketua DPW Hidayatullah Sulsel

HidayatullahSulsel.com — Manusia adalah mahluk termulia di permukaan bumi ini, lebih mulia dibanding dengan malaikat, jin ataupun mahluk lainnya. Posisi kemuliaan manusia diberikan sejak awal penciptaannya, dengan diberi kehormatan amanah sebagai khalifah, pemimpin di permukaan bumi (QS.2;30).

Setelah memposisikan kedudukan kemuliaan manusia, Allah pun kembali mangangkat dan menobatkan sebagia manusia termulia kedudukannya dari manusia lain adalah karena dia sebagai manusia yang paling bertaqwa. (QS.Al-Hujurat;13)

Karena tingginya derajat orang yang bertaqwa di sisi Allah Ta’ala, sehingga kesuksesan ibadah dalam Ramadhan manakala dapat diraih ketaqwaan yang sempurna.

Puasa Mengangkat Derajat

Mengapa kewajiban shiyam atau puasa bagi orang beriman ending kesuksesannya adalah taqwa. Karena dari pengertian taqwa sendiri adalah ketika kita mampu menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Sebagaimana pengertian taqwa menurut Ibnu Abbas yang mendefisikan sebagai “takut berbuat syirik kepada Allah dan selalu mengerjakan ketaatan kepada-Nya”. Juga menurut Ibnu Katsir, arti dasar dari takwa adalah “menaati Allah SWT dan tidak bermaksiat kepadaNya” (Tafsir Ibn Katsir).

Dari definisi tersebut bermakna orang bertaqwa adalah orang yang memiliki keyakinan, lalu membenarkannya dan menjaga diri untuk tidak melanggar dari hal yang dilarangNya.

Puasa Perisai Orang Taqwa

Ketaatan kepadaNya serta kemampuan menjaga diri dari bermaksiat kepada Allah akan dimiliki oleh orang berpuasa, Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ
“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka” (H.R. Ahmad)

Puasa sebagai perisai akan menjadi jalan yang melindungi dan membentengi orang beriman untuk tetap berada pada jalan ketaatan kepadaNya dan menjaganya agar tidak tergoda oleh syaitan dari berbuat maksiat kepada Allah Ta’ala

Inilah jalan lurus menuju titik kesempurnaan kemulianan dari orang berpuasa, yakni kehidupan yang diliputi ketaqwaan kepada Allah.

Karakter Orang Bertaqwa

Ketika telah disandang predikat manusia termulia di sisi Allah bagi orang bertaqwa, niscaya akan mendapatkan keistimewaan di sisi Allah Ta’ala, seperti manusia pemenang (QS An-Naba;31). Memenangkan dirinya dari konsistensi ketaatan kepadaNya dan keterjagaan dari kemaksiatan kepadaNya

Memiliki karakter kuat yang berkemampuan membedakan yang baik dan benar (furqan), ditutupiNya kekurangannya, dan diampuniNya pula segala dosanya (QS.Al-Alfal;29)

Juga mendapat kebahagiaan tertinggi yakni mendapatkan tempat terbaik berupa syurga. Dan dipersilahkan oleh Allah memasuki surga itu dengan kesenangan, keselamatan dan dipenuhi kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat (QS.Al-Hinr;45-46).

Kesempatan menjadi manusia termulia di sisi Allah kini telah diberikanNya di bulan Ramadhan. Siapa yang memaksimal beribadah, baik syaum, qiyamullail (shalat malam) dan amaliyah lainnya niscaya menjadi asbab diraihnya kehormatan tertinggi diantara manusia disisiNya, yakni orang yang paling bertaqwa kepada Allah Ta’ala.(*)

Dukung Pembangunan Masjid Pondok Tahfidz Hidayatullah Tanralili Melalui Wakaf

0

Maros, HidayatullahSulsel.com — Pengurus DPD Hidayatullah Maros bermitra Baitul Wakaf melelang kebutuhan material pembangunan Masjid Andi H Halijah Pondok Tahfidz Hidayatullah Tanralili melalui program wakaf

1. Rp.50.000
2. Rp.500.000
3. Rp.1.000.000
4. Rp.5.000.000

Bagi yang ingin berwakaf dalam pembangun masjid bisa menghubungi : ust Muhammad Kaisar📱081342563546 .
mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros atau bisa datang langsung ke alamat Dusun Baku Desa Lekoancing Kecamatan Tanralili Kab Maros.(*)

Pemuda Hidayatullah Sulsel Safari Ramadhan di 9 Kabupaten

0

HidayatullahSulsel.com — Pemuda Hidayatullah (Pemhid) Sulsel kembali mengadakan Safari Ramadhan 1444 H.

“Alhamdulillah kegiatan Ini berjalan sejak beberapa tahun terakhir ini. Tentunya safari ini sangat erat kaitannya dengan Kolaborasi antara organisasi induk di daerah khususnya di Sulsel seperti tahun tahun sebelumnya,” jelas Ketua Pemuda Hidayatullah Sulsel, Abdurrahman ‘Abid’ Sibghatullah BSh di Makassar, Kamis (23/3/2023).

Safari Ramadhan akan diikuti Ketua Pemhid Sulsel dan Ketua Departemen Dakwah Pemhid Sulsel Ahmad Syahril SPd mengunjungi beberapa daerah di Sulsel.

Di antaranya di Jeneponto, Takalar, Gowa, Maros, Pangkep, Bone, Soppeng, Wajo dan Sidrap.

“Harapannya Safari Ramadhan kali ini bisa meluas lagi jangkauan dakwahnya, semoga di Ramadhan selanjutnya dai-dai dari Pemuda Hidayatullah bertambah,” harap Ust Abid.

Sementara Ust Ahmad Syahril mengaku sangat antusias bisa terlibat pada Safari Ramadhan kali ini. “Alhamdulillah berkat sinergi dengan DPW Hidayatullah Sulsel dan program Dep Dakwah DPW Hidayatullah Sulsel. Semoga andil pemuda memberikan dampak positif untuk akselerasi dan ekspansi dakwah Hidayatullah di Sulsel.(Hanif Mu’tashim)

*) Yuk dukung dakwah Pemuda Hidayatullah Sulawesi Selatan di bulan Ramadhan dalam kegitan safari Ramadhan, Majelis Ilmu Virtual, dan kegiatan dakwah lainnya. Bagi yang ingin Berbagi kebaikan berkah Ramadhan, dapat ditransfer ke Bank Syariah Indonesia (BSI), No. Rek: 7174206117 An. Pemuda Hidayatullah Sulsel, konfirmasi +6285746565484 (hanif).

Hidayatullah Soppeng Tugaskan 20 Santri sebagai Mubaligh dan Imam Tarawih

0

Soppeng, HidayatullahSulsel.com — Hidayatullah Soppeng melepas 20 santri sebagai mubaligh dan imam shalat tarwih Ramadhan 2023.
Seremonial pelepasan di mushola pondok tahfiz putra Pesantren Hidayatullah Salaonro, Soppeng, Rabu (22/3/2023).

Pimpinan pondok pesantren Hidayatullah Salaonro Soppeng Ustadz Ir H Muhammad Arif MICom menjelaskan 20 santri yang ditugaskan dan diminta masyarakat dari tingkat SD, SMP, dan SMA,

“Mereka keluar bertugas menjadi mubaligh dan imam tarwih selama bulan Ramadhan ini baik bertugas di Soppeng maupun di luar seperti di Kabupaten Luwu,” jelasnya.

Ia berharap agar para santri yang keluar bertugas agar mengabdikan diri dan mengamalkan ilmu yang telah didapatkan dengan menjadi mubaligh dan imam tarwih yang baik di masjid yang telah ditetapkan.

“Selai itu kami sangat berharap kepada semua santri tetap menjaga nama baik pondok pesantren Hidayatullah selama bertugas. Selamat bertugas dan semoga tetap diberikan kesehatan serta kelancaran untuk menjalankan tugas selama bulan suci Ramadhan,” ujarnya,

Santri tingkat SD akan bertugas mengisi ceramah dan mengaji di masjid sekitar domisilinya. Santri tingkat SMP dan SMA akan menjadi imam tarwih.

Santri yang dipercaya untuk menjadi imam taraweh di antaranya Romadhon Zulkifli Al-Hidayah telah memiliki hafalan 3O Juz, Saenal Al-Hidayah (hafal quran 30 juz), Sakariah (hafal 30 juz), Ridwan (20 juz), Kaderi (20 juz), Akmal (20 juz), dan Madi (25 juz).(rls/*)

Hadiah Kebahagiaan bagi Orang Bertaqwa

0

Oleh : Ust Drs Nasri Bukhari MPd, Ketua DPW Hidayatullah Sulsel

HidayatullahSulsel.com — Kebahagiaan adalah buah dari kemenangan orang yang bertaqwa. Dan taqwa adalah tujuan utama dari perintah ibadah Ramadhan yakni agar menjadi orang yang taqwa. (QS 2: 183). Sesuatu yang mudah diraih dan mewujudkan bagi orang yang beriman.

Istilah taqwa sendiri yang sering disebut dalam kaitan dengan hal ibadah. Sebagaimana perintah shaum atau puasa di bulan Ramadhan ini adalah bukti ketaqwaan kepada Allah.

Orang yang bertaqwa akan mendapat banyak kemuliaan baik di dunia maupun di akhirat. Kemuliaan orang betaqwa itu akan diraih dalam bulan Ramadhan oleh orang beriman yang memaksimal ibadah puasanya.

Hal pertama dilakukan dalam meraih taqwa adalah dengan senantiasa mensucikan tubuh dari segala dosa dan kekhilafan agar syaitan tidak mampu menggoda. Ibnu Katsir mengatakaan “Puasa mengandung hikmah menyucikan tubuh dan mempersempit jalan-jalan setan”.

Meraih ketaqwaan di bulan Ramadhan adalah jalan pencarian terjal penuh tantangan dan godaan. Semua akan terlewati dengan mulus ketika istiqomah menjalankan perintahNya. Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Al Maidah ayat 35

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 35).

Keberuntungan atau kebahagiaan adalah buah dari ketaqwaan yang diraihnya ketika memaksimalkan pendekatan diri kepada Allah serta diiringi dengan memperbanyak amal sholeh lainnya.

Bila dikaitkan dengan makna laallakum tattawun (agar kalian bertaqwa) pada.QS:2;183, bahwa ketaqwaan itu adalah sesuatu yang tidak pasti diraih. Kecuali dengan segala mujahadah Yang dilakukanya berupa pendekatan diri kepada Allah.

Beberapa ulama berpendapat, seperti Al Ghazali, mengatakaan bahwa taqwa dapat didefinisikan “Sebagai upaya membersihkan diri dari dosa yang sebelumnya belum pernah dilakukan, sehingga lahir motivasi dalam diri untuk meninggalkannya”.

Taqwa merupakan upaya untuk menjaga diri dari berbagai kemaksiatan. Agar menjadi mutmainna (hati yang tenang) yang dapat dengan khusu’ beribadah kepada Allah Ta’ala.

Jalan Kebahagiaan

Jalan menggapai kebahagiaan dapat diraih dalam momentum Ramadhan. Dimana tersuasanakan diri kita dan seluruh kaum muslimin, larut dan khusu’ meniti jalan meraih janji hadiah kebahagiaan dari Allah. Dan meraih kebahagiaan itu hanya dapat diperoleh dengan meniti jalan yang digariskan oleh Allah Ta’ala.

Meniti jalan Allah yang dimaksud adalah menaati perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya dengan ikhlas dan benar sesuai tuntunan Allah dan sunnah Rasul. Allah SWT. Falam Al-Qur’an berfirman:

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“..dan bahwa (yang Kami perintahkan ini) adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa”. (Qs. Al-An’am: 153)

Ayat tersebut bermakna bahwa dapat dipastikan bahwa orang yang meninggalkan jalan yang digariskan oleh Allah Ta’ala membuat dirinya akan tidak tenang dan tidak bahagia. Karena ia mencari jalan pencarian dan sumber kebahagiaan selain dari jalan yang benar dan jelas dan digariskan oleh selain Allah dan Rasul-Nya.

Menyimpang dari jalan yang telah digariskanNya hanya akan menjadikan kehidupannya di dunia terasa sempit, serta tidak menikmati kebahagiaan hidup. Di akhirat pun mereka terhimpun pada golongan orang buta, tak dapat menikmati keindahan syurga. Sebagaimana dijelaskan dalam firmanNya

وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. (surat Thaha [20]: 123

Ramadhan datang membawa hadiah kebahagiaan. Dan kebahagiaan itu hanya milik orang bertaqwa. Taqwa yang melahirkan kebahagiaan adalah dengan bersenang-senang dan bahagia beribadah dalam bulan Ramadhan, sehingga Allah pun menurunkan hadiah kebahagiaan pada hati dan pikiran dan kehidupannya.(*)

KMH Parepare Family Gathering. Ketua DPW Ingatkan Al-‘Alaq Obat Penyakit Kesombongan

0

Parepare, HidayatullahSulsel.com — Yayasan Ponpes Kampus Madya Hidayatullah (KMH) Parepare menyelenggarakan Family Gathering Warga Kampus Madya Hidayatullah (KMH) Parepare, Ahad-Senin (19-20/3/2023).

Salah satu rangkaian kegiatan family gathering yaitu Halaqah Gabungan yang diadakan di area terbuka beralaskan rumput di pelataran kawasan Lowita Beach Black Orange, Pinrang.

Hadir Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Ustadz Drs Nasri Bukhari MPd yang juga anggota Badan Pembina KMH Parepare.

Dalam tausiyahnya terkait kehidupan dalam berlembaga berimamah jama’ah salah satunya bagaimana pengikisan rasa thagha’ (kesombongan) pada diri seorang kader dalam hal apapun, serta membacakan surah al-Hujurat ayat 11.

“Janganlah saling mencela tapi berusahalah mencari kelebihan-kelebihan teman. Hindarkan diri dari merasa lebih baik dari orang lain. Sebab hal tersebut merupakan penyakit,” ujarnya.

Ia pun memberikan gambaran bagaimana semestinya seorang kader Hidayatullah. “Menjadi petugas di Hidayatullah maka harus mau diatur kapan saja. Semakin tinggi jabatannya maka harus memberikan contoh yang baik.”

“Bukan justru merasa lebih tinggi jabatannya atau ilmunya sehingga sangat sulit untuk diatur, sebab penyakit yang tidak mau diatur adalah kesombongan. Maka harus senantiasa disibghah, ditrainingkan, dan salah satu caranya adalah melalui rihlah seperti ini,” tambahnya

Ustadz Nasri pun menyampaikan bahwa penyakit kesombongan ini obatnya adalah Al-‘Alaq, agar lebih mengenal siapa dirinya, yang asalnya dari dzat yang hina, dan dimuliakan karena ketaqwaan.

“Al-‘Alaq inilah yang akan menjadi obat dari berbagai penyakit kesombongan. Maka harus senantiasa meng-iqra’. Bahwa pendekatan ukhuwah ini dengan menggunakan pendekatan Allah yang Akram, yang diberi ilmu dan menjadi hebat karena atas kehendak Allah. Maka penyakit bisa diobati dengan menjaga ukhuwah,” lanjutnya.

Terakhir ia mengingatkan kembali poin yang harus diperhatikan saat kegiatan seperti Family Gathering ini ketika diadakan di luar kampus Hidayatullah yaitu tempat yang memungkinkan untuk tetap bisa shalat berjamaah, air yang cukup untuk kebutuhan terutama wudhu, ada makanan serta terjamin keamanannya.

“Rihlah bersama keluarga ini tentu sangat boleh. Namun standar yang menjadi pertimbangan hal yang pokok adalah ibadah/sholat. Jangan refreshing apabila tidak terjamin pelaksanaan sholatnya, makanan dan keamanannya,” mengingatkan.

Ketua YPH Parepare ustadz Abdul Jabbar sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini. “Semoga silaturahmi ini menjadi wadah untuk mencairkan suasana antar satu dengan lainnya, tatkala sebelumnya terdapat banyak kekhilafan, sehingga benar-benar terealisasi sebagaimana tema yang kita usung yaitu ‘Rekatkan Ukhuwah, Kuatkan Jama’ah, Raih Kemenangan’, semoga kegiatan ini terus berlangsung di lain kesempatan,” harapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari diisi beberapa kegiatan diantaranya Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) yang diisi oleh Anggota DMW Hidayatullah Sulawesi Selatan, ustadz Drs Ismail Mukhtar. Halaqah Gabungan dengan Spirit Kelembagaan dibersamai oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan ustadz Drs Nasri Bukhari, M.Pd selaku Anggota Badan Pembina KMH Parepare.

Selain itu ada berbagai macam game baik buat anak-anak, bapak-bapak, untuk ibu-ibu mendapat bagian dibidang logistik, terakhir adanya tes kekompakan dan keromantisan keluarga dengan menjawab soal yang sama oleh suami dan istri di tempat berbeda. Sehingga yang berhak mendapatkan hadiah adalah yang mengumpulkan poin terbanyak dari jawaban yang sama.

Juara pertama diraih oleh keluarga ustadz Amiruddin Ibrahin dan ustadzah Khadijah, Juara kedua diraih oleh keluarga ustadz Reskyaman dan ustadzah Susilawati dan juara ketiga diraih oleh keluarga ustadz Muharram dan ustadzah Syarifah Aini.

Ketua panitia ustadz Habibi Nursalam Bonggo pun merasa bahagia dengan berjalannya kegiatan ini dengan lancar, atas kerjasama dan sinergitas semua pihak, dan tidak lupa kembali mengingatkan pada acara penutupan agar seluruh peserta memastikan kembali akan kebersihan tempat acara sebelum ditinggalkan.

“Alhamdulillah, sangat patut kita bersyukur atas terlaksananya dengan lancar kegiatan Rihlah kali ini, tuan rumah yang sangat responsif setiap kebutuhan, serta seluruh peserta saling ta’awun dalam menjalankan perannya masing-masing,” ujar Direktur Sekolah Da’i Hidayatullah (SDH) Sultanbatara di Parepare.(Sahlah al-Ghumaishaa’)

Laznas BMH Kuatkan Kolaborasi Tebar Kebaikan Ramadhan

0

HidayatullahSulsel.com — Laznas BMH berkunjung ke redaksi dan kembali menguatkan kerjasama dengan media Tribun Timur, Selasa (21/3/2023).

Ketua BMH Sulsel Ust Kadir menyampaikan kunjungan itu untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi kebaikan bersama Tribun Timur yang selama ini sudah terjalin.

“Tribun Timur sudah 19 tahun berkarya dalam pemberitaan,. Setiap momentum Ramadhan juga mendapat berkah dengan kerjasama kebaikan yang dilakukan oleh BMH,” ujar Pimpred Tribun Timur, Thamzil Tahir.

Humas BMH Pusat Imam Nawawi dalam kunjungan itu menuturkan syiar kebaikan melalui media minstrem seperti Tribun Tmur menjadi upaya penyeimbang dari sisi berita negatif yang masih sering tersajikan di beberapa media setiap harinya.

“Nah dengan program ‘Bukti Nyata Kebaikan’ yang diangkat BMH di Ramadhan 1444 H kali ini semoga menjadi nutrisi bagi saudara kita yang sedang kesusahan dan resah dengan ancaman resesi,” ujarnya.

BMH Daerah

BMH gerai daerah (kabupaten/kota) juga menggeliat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menebar kebaikan.

BMH Gerai Maros melaksanakan berbagai event kegiatan literasi intelektual, rapat konsolidasi dengan mitra, mengadakan tarhib Ramadhan, lomba hafalan, dan wisuda akbar santri.

“Semua dalam rangka menyambut tamu nan agung yang membawa segudang keistimewaan, Ramadhan. Alhamdulillah, BMH telah menebar baliho sosialisasi sebagai syi’ar dan rasa bahagia dengan hadirnya bulan sangat istimewa,” jelas Ketua BMH Gerai Maros, Fatahillah al Ayubi.

Sementara BMH Gerai Luwu Utara juga meluncurkan program bantuan pembangunan masjid dan donasi Al Quran di kantor Gerai BMH Luwu Utara Jl Lamaranginang No 5 Lurah Bone Tua, Senin (20/3/2023).

Ketua LAZ BMH Gerai Luwu Utara ust Syukron Amin menjelaskan ini sebagai program Ramadhan dengan membuka penawaran donasi program pembangunan masjid Rp150.000 dan donasi Al Quran Rp 100.000

“Kami mengajak masyarakat berzakat Infaq dan shadaqah serta wakaf melalui BMH. Bisa menghubungi kontak 081336651815 atau mengirim langsung ke rek BRI Masamba 064101026423503 dan Bank Sulselbar Masamba 5202610000044633 An Yayasan Al Hijrah Hidayatullah Masamba atau An Baitul Maal Hidayatullah
Bank Syariah Indonesia rek 1000258222 konfirmasi 085290652314,” urainya.(rls/*)

Hidayatullah Maros Utus Santri dan Penyuluhan Kesehatan Bersama PPNI

0

Maros, HidayatullahSulsel.com — Hidayatullah Maros mengutus Santri Putri Ponpes Tahfizh Darul Hijrah Hidayatullah Maros mengikuti lomba Munaqasyah 5 juz dilaksanakan Forum Komunikasi Rumah Tahfidz Al Quran, Gowa, Senin(20/3/2023).

Kadep Pendidikan dan Pengkaderan DPD Hidayatullah Maros, Ust Karim, mengatakan, keikutsertaan santri putri Andi Besse Ros Putri Mulia pada lomba tersebut sebagai partisipasi untuk menunjukan eksistensi dan perkembangan santri.

Ia menjelaskan, “Pondok kami terus berbenah meningkatkan kualitas juga membuka layanan pengajaran Al Qur an di Masjid binaan dan TPQ selama bulan Ramadhan di mana gerakan dakwah Al Qur an ke masyarakat di Ramadhan terus digalakkan,” urainya.

Demikian pula melalui Departemen Dakwah, DPD Hidayatullah Maros mendistribusikan Al Qur an ke sejumlah tempat hasil kemitraan dengan dengan Yayasan Wakaf Al Quran Suara Hidayatullah melalui program Satu Juta Al Quran.

Bersama Baitul Wakaf, Hidayatullah Maros bekerjasama oleh Persatuan Perawat Nasional Sulsel melakukan penyuluhan dan pengobatan kesehatan kepada santri tahfidz di pondok Tahfidz Darul Hijrah Putra dan Pondok Tahfidz Darul Hijrah Putri, Rabu (22/3/2023).

Kegiatan diinisiasi oleh Ketua PPNI Sulsel Andi Rahmat yang juga merupakan alumnus pondok pesantren Hidayatullah Balikpapan.(kaisar/*)

*) Bagi yang ingin berwakaf Al Qur an bisa menghubungi :
ust Muhammad Kaisar 📱081342563546 mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros

Pemuda Hidayatullah Sulsel Geber Masjid, Bersih Jelang Ramadhan

0

Makassar, HidayatullahSulsel.com — Menyambut Ramadhan 1444 H, Pemuda Hidayatullah Sulsel menggelar Gerakan Bersih-bersih Masjid (Geber Masjid), Selasa (21/3/2023).

Geber Masjid dilaksanakan bersama Pemuda Hidayatullah Makassar, santri Hidayatullah Maros dan Makassar di Masjid Baitul Karim, kawasan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.

“Geber Masjid kali ini mengusung tema ‘Masjid Indah, Ramadhan Makin Berkah’ diharapkan mampu memberikan motivasi kepada generasi muda agar cinta dan peduli terhadap Masjid,” jelas Ketua Pemuda Hidayatullah Sulsel Abdurrahman Sibghatullah.

Kegiatan ini merupakan tahun kedua dilaksanakan oleh Pemhida Sulsel. Tahun ini bersama dengan BMH terlaksana di empat titik.

Geber Masjid terlaksana dengan baik dan mendapat sambutan hangat dari Ta’mir masjid Baitul Karim. Ketua Takmir Masjid Baitul Karim, Ustadz Edi NR, mengucapkan terima kasih atas inisiatif aksi bersih-bersih masjid sehingga kondisi makin nyaman, apalagi menjelang memasuki bulan Ramadhan.

Juga dilaksanakan kegiatan futsal ukhuwah, yakni futsal bersama yang dihadiri oleh generasi muda Islam di Makassar.(hanif)

*) Pemuda Hidayatullah Sulsel di Ramadhan ini menyelenggarakan Safari Ramadhan ke beberapa daerah di Sulsel dan Majelis Ilmu Virtual. Bagi yang ingin berbagi kebaikan berkah Ramadhan, dapat ditransfer ke Bank Syariah Indonesia (BSI), No. Rek: 7174206117 An. Pemuda Hidayatullah Sulsel, konfirmasi ke +6285746565484 (hanif).