Soppeng, HidayatullahSulsel.com — Pimpinan pondok pesantren Hidayatullah Salaonro Soppeng Ir H Muhammad Arif MIcom dipercaya menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Ramadhan Andalan Mengaji di Soppeng.
Ramadhan Andalan Mengaji di Kabupaten Soppeng digelar selama 7 hari di seluruh SMAN dan SMK, Senin 1016/4/2023.
Ramadhan Andalan Mengaji 2023 bagi peserta didik SMA dan SMK Sse-Sulsel merupakan program prioritas Gubernur Sulawesi Selatan H Andi Sudirman Sulaiman, sebagai peningkatan karakter dan literasi Al-Qur’an bagi peserta didik di Sulsel.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 7 Salaonro Soppeng bekerjasama dengan BKPRMI Sulsel
Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng Syamsuddin, SS MSi menjelaskan “Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memiliki kemampuan bersikap dan berperilaku mulia berdasarkan tuntunan Nabi Muhammad, mengimani dan menjalankan syariat Islam pada setiap sendi kehidupannya, bersikap hormat kepada orang tua dan guru, meningkatkan taraf intelektualitas dan kedisiplinan peserta didik.
Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Soppeng Ilfan Kurniadi MPd berharap kegiatan Ramadan Andalan Mengaji ini dilanjutkan dalam bentuk pembentukan TQA pada masing-masing satuan pendidikan.
“Sehingga kegiatan pembelajaran Al Qur’an ini terus berlanjut di satuan pendidikan dan insya Allah LPPTKA BKPRMI khusus Kabupaten Soppeng selalu siap membantu apabila dibutuhkan,” ujarnya. (rls/*)
Parepare, HidayatullahSulsel.com — Memasuki hari ke-25 Ramadhan 1444 H, Ahad (16/4/2023), Yayasan Ar-Risalah Pesantren Hidayatullah Parepare mengadakan buka bersama seluruh warga Kampus Madya Hidayatullah Parepare di Masjid Al-Mubarak yang terletak di jalan Sakinah Bumi Harapan, Bacukiki Barat Kota Parepare.
Ketua Yayasan Ar-Risalah ustadz Abdul Jabbar mengharapkan kepada seluruh warga kampus agar senantiasa menjalin komunikasi, komitmen dan kekompakan antar satu dengan yang lainnya.
“Alhamdulillah, tepat di hari ke-25 Ramadhan ini bisa diselenggarakan buka bersama antar warga kampus Madya Hidayatullah Parepare, yang sebelumnya diagendakan di hari ke-28 Ramadhan, namun mengingat beberapa warga sudah mulai izin untuk pulang kampung maka kita majukan, semoga kita semua bisa menjalin komunikasi, komitmen dan kekompakan dengan baik,” ujarnya.
Acara dirangkaikan dengan pembagian bingkisan lebaran yang dipersiapkan oleh Yayasan Ar-Risalah Pesantren Hidayatullah Parepare yang diperuntukkan kepada warga kampus agar bisa disegerakan pemanfaatannya.
“Yayasan menyiapkan sebanyak 32 paket bingkisan lebaran yang isinya berupa sarung, mukena sholat dan sembako. Bingkisan ini diberikan lebih awal untuk bisa segera dimanfaatkan. Penyerahannya pun dikemas dengan suasana buka puasa bersama agar lebih terasa kekeluargaannya,” lanjutnya.
Salah satu wargapun menyampaikan apresiasinya akan suasana keakraban yang ada, dan ucapan terima kasih akan bingkisan lebaran yang telah diberikan oleh Yayasan, “Alhamdulillah, layanan yayasan begitu maksimal, baik dari sisi tarbiyah, maupun sosial, serta keakraban sangat terasa. Bingkisan sembako dan THR yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami, karena diserahkan lebih awal,” ujarnya.(Sahlah al-Ghumaishaa’)
Maros, HidayatullahSulsel. com — Pengurus OSIS dan guru SMA 11 Maros berkunjung ke Pondok Tahfidz Hidayatullah Tanralili, Ahad (16/4/2023), diterima pengurus pondok di Masjid Andi St Halijah Pondok Tanfidz Putra Dusun Baku Desa Lekopancing, Tanralili, Maros.
Kunjungan dipimpin langsung Kepala Sekolah H Muh Said dalam rangkaian kegiatan pesantren Ramadhan SMA 11 Maros sekaligus berbagi kepada santri penghafal Al Quran Hidayatullah Tanralili.
Ketua DPD Hidayatullah Maros Ust Muhammad Kaisar pada kesempatan tersebut menjelaskan program DPD Hidayatullah Maros di antaranya membagi Al Quran wakaf.
“Pada bulan Ramdhan ini pengurus memberi layanan ummat dengan tebar Al Quran kepada masyarakat muslim, bermitra dengan Yayasan Wakaf suara Hidayatullah Pusat.
Sejumlah donatur Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZ BMH) Gerai Maros juga mengunjungi Pesantren Tahfidzul Qur’an Tanralili Maros. Diantaranua karyawan SPBU Ballu-ballu Maros, di hari yang sama.
Para donatur datang menyaksikan kondisi pesantren dan santri yang selama ini mereka sisihkan sebagian gaji yang diterima, sebagai tabungan akhiratnya.
Salah Seorang donatur sangat bahagia dapat mengunjungi dan mendengarkan lantunan ayat-ayat Quran yang dilantunkan Syahdini yang saat ini telah menghafal 12 Juz.
Ketua BMH Maros Fatahillah menjelaskan kepada donatur donasi penyelesaian pembangunan masjid pondok. (rls/*)
Bagi yang ingin berwakaf Al Quran dan Pembangunan Masjid bisa menghubungi ust Muhammad Kaisar 📱081342563546 mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros
Pangkep, HidayatullahSulsel.com — Santri Hidayatullah Balocci dan pengurus Muslimat Hidayatullah (Mushida) Pangkep serempak melaksanakan kegiatan berbagi pada Ramadhan kali ini.
Kegiatan dilaksanakan Ahad (16/4/2023). Santri mulai dari kelas 1-2 SMA semua ikut berpartisipasi dalam penyaluran tersebut.
Dalam kegiatan tersebut Agustan selaku pendamping santri memberikan arahan kepada santrinya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, atau orang yang bersedekah lebih baik dari orang yang menerima.
Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya bersedekah, tidak hanya bagi orang yang mampu tetapi juga bagi meraka yang hidup dalam keadaan serba kekurangan.
“Bagi orang yang kurang mampu tetaplah bersedekah. Sedekah bisa dengan membaca tasbih, tahmid, dan amal solih lainnya,” pesan Agustan.
Agustan berharap kegiatan semacam ini dapat mempererat silaturahmi serta memberikan keberkahan bagi seluruh pihak.
“Semoga pertemuan ini dapat menjadi ajang silaturahim, saling memaafkan antara warga dengan Pondok Pesantren dan selalu mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” katanya.
Agustan juga menyampaikan bahwa pembelian sembako tersebut hasil dari sedekah dari Donatur yang memang diperuntukkan untuk warga Mallengnge.
Harapannya, dengan gelaran ini dapat memberikan pesan moral kepada santri akan pentingnya berbagi dengan sesama.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, bisa menanamkan karakter kepada santri, bahwa dengan melaksanakan perintah Allah SWT yaitu bersedekah, bisa memberikan kegembiraan dan membesarkan hati saudara-saudara kita,” tutupnya.
Sementara Mushida Pangkep berbagi sembako berupa Mie Instan,Susu, Telur, dan Teh kepada masyarakat Mallengnge, Jumat pagi (14/4/2023).
Ketua PD Muslimat Hidayatullah Balocci Ustadzah Muliani mengatakan tujuan berbagi sembako kepada masyarakat Mallengnge adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus Organisasi, sesama Muslim.
“Marilah kita meningkatkan rasa kepedulian dan empati kita sesama manusia dengan berbagi di bulan Ramadhan ini, “tuturnya
Selaku ketua PD Muslimat Hidayatullah Balocci, Ia menghimbau kepada seluruh ummat Muslim, khusus yang ada di Kabupaten Pangkep agar berlomba-lomba menebar kebaikan serta meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Agar menjadi pribadi yang lebih baik pasca Ramadhan meninggalkan kita.(rls/*)
*) Bagi para dermawan yang ingin terlibat dalam program berbagi ini bisa menghubungi HP/WA : 082301999854. Rekening Donasi an.Pondok Pesantren Hidayatullah Pangkep BRI 0223-01-012918-53-2.
Oleh : Ust Drs Nasri Bukhari MPd,Ketua DPW Hidayatullah Sulsel
HidayatullahSulsel.com — Sudah sangat jarang ditemukan shalat tarawih 20 rakaat dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Shalat seusai shalat tarawih 11 rakaat itu kalaupun ada biasanya jama’ah yang ikut hanya bisa dihitung jari, karena harus mampu shalat sampai sekitar jam 22.00.
Lebih susah lagi ditemui shalat tahajud 4 jam berjama’ah yang dilaksanakan setelah tidur malam. Ibadah ini menjadi bagian dari sejarah pendirian Pesantren Hidayatullah Pusat di Gunung Tembak di Balikpapan. Waktu itu sering diimami langsung oleh Ust Abdullah Said, pendiri Hidayatullah di Balikpapan.
Shalat di Pesantren Hidayatullah tersebut oleh sebagian kalangan disebut unik dan fenomenal, karena dimulai dari jam 00.00 sampai jam 04.00. Terbayang kelelahan berdiri, ruku’ dan sujud. Dan lebih berat lagi menahan dan melawan rasa ngantuk di waktu seharusnya digunakan untuk istirahat malam.
Disanalah letak kenikmatan bangun malam dan taqarrub kepada Allah, di saat orang umum dalam lelap mimpi indahnya sehabis shalat puasa dan tarawih. Dan ini dirasakan sekarang juga oleh santri dan warga kampus Pesantren Hidayatullah Parepare, yang diprogramkan Pesantren itu sholat malam 4 jam di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Shalat lail 4 jam ditambah makan sahur yang agak banyak membuat ngantuk menyerang, apalagi ketika selesai shalat subuh, Sementara bada subuh santri tetap diharuskan mengikuti program taushiyah oleh ustadz yang terjadwal.
Subuh yang bertepatan dengan kedatangan tamu, Ust Mursyid MS, Ketua DPD Hidayatullah Penajam Paser Utara, Kabupaten yang belakangan cakup populer sebagai wilayah IKN Nusantara. Dan untuk menghormati tamu ini diberi waktu mengisi taushiyah subuh.
Sebagaimana ustadz penceramah lainnya, sedikit agak trauma berceramah ba’da shalat subuh di Ramadhan, di masjid di pondok. Apatalagi kalau audiensnya adalah santri, disamping diharuskan sholat tarawih bada Isya, istirahat sebelum jam 22.00. Baru saja tertidur 1 jam. sudah harus bangun kembali mempersiapkan diri melaksanakan shalat tahajjud yang panjang. Dimulai dari jam 00.00 hingga jam 04.00 dini hari, bahkan kadang bisa lebih dari itu.
Melihat kondisi audiensi yang tidak kondusif menerima ceramah khususnya para santri,.terlihat telaah diserang oleh rasa ngantuk yang tak kuat dilawannya. Maka, Ust Mursyid pun memutar otak agar suasana ngantuk mampu terkalahkan oleh semangat dan fokus mendengarkan ceramah.
Ustadz sang tamu yang puluhan tahun telah berpengalaman menjadi guru dan pengasuh.itu pun membuat tips doorprise berupa THR kepada santri yang bisa menjawab pertanyaan. Ternyata tips itu cukup mujarab untuk mampu mengendalikan psikologi jama’ah agar bisa fokus sehingga bisa menangkap isi ceramahnya
Ya itulah THR (Tunjangan Hari Raya), semua orang menyukainya baik yang memberi terlebih lagi yang menerimanya. THR juga lebih banyak dipersepsikan sebagai hadiah khusus di hari raya Idul Fitri. Pada hal THR itu adalah tunjangan setiap ada hari raya, yang bisa didapat pada hari raya lainnya selain hari raya Idul Fitri
Harusnya THR yang diterima setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, diberikan setelah dia ber- ”THR’ yaitu Tunaikan Haknya Ramadhan, seperti puasa Ramadhan, Zakat Fitrah dan amalan sunnah lainnya.
“Barang siapa yang berpuasa satu bulan Ramadhan, ditambah enam hari (Syawal) setelah Idul Fitri, pahala puasanya seperti pahala puasa satu tahun. Dan siapa yang mengerjakan satu amalan kebaikan, baginya sepuluh kebaikan.” (HR Ibnu Majah).
Setelah ‘THR’ tersebut mampu dilaksanakan dengan maksimal barulah dia berhak mendapat ‘THR’, yaitu Terima Hadiah Ramadhan, Yakni kebaikan dan kebahagiaan. Termasuk tentu mendapat THR dalam pengertian umum di masyarakat.(*)
Maros, HidayatullahSulsel.com — Masjid Pondok Tahfidz DPD Hidayatullah Maros kembali mendapatkan wakaf bahan bangunan untuk penyelesaian masjid.
Kali ini dari keluarga lmarhum H Salam yang diterima Sabtu (15/4/2023). Wakaf bahan bangunan berupa batako untuk dinding masjid di lantai dua senilai Rp 5,8 juta.
H Salam merupakan pemilik pabrik Batako dengan perusahaan CV Naksan Jaya Beton. Ia pernah menjadi santri di Hidayatullah Balikpapan Kaltim.
Selama 10 hari terakhir Ramadhan, masjid yang sementara dalam proses pembangunan ini digunakan santri untuk itikaf.
Itikaf di Masjid Andi St Halijah pondok Tahfidz Darul Hijrah diikuti Pengurus DPD Hidayatullah Maros bersama para santri Tahfidz Darul Hijrah Tanralili.
Juga sejak malam pertama dilaksanakan shalat yahajjud dengan Imam Mudir Tahfidz Ust Firdaus Abu Iftitah alumni Quranic College Pesantren Ar Rahman Bogor ust Bachtiar Nasir Lc.
Ust Basri alumni pondok Pesantren Hidayatullah Batam yang setia mendampingi para santri untuk di bangunkan mulai jam 01.30 dan shalat di mulai jam 02.00 dengan bacaan 1 juz.(kaisar/*)
*)Untuk program layanan ummat pengurus mengangkat program wakaf Al Qur an Rp 150.000 dan wakaf masjid mulai Rp.50.000
Bagi yang ingin berwakaf Al Qur an dan Pembangunan Masjid bisa menghubungi ust Muhammad Kaisar 081342563546 atau mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros
HidayatullahSulsel.com — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) menyalurkan paket Ramadan bagi guru ngaji, pendakwah dan keluarga dhuafa.
Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto yang hadir dalam kegiatan buka puasa di Pondok Pesantren Al Bayan Hidayatullah Makassar turut menyaksikan penyerahan secara simbolis paket lebaran kepada ustadz Syarifuddin, dai dan guru yang berasal dari Tompobulu Maros.
“Terimakasih atas perhatian Laznas BMH dengan menginisiasi paket lebaran untuk para guru ngaji,” ujar Ustadz Syarif.
Ketua Laznas BMH Sulsel, Kadir, menyampaikan jika lembaganya menyalurkan paket lebaran secara bertahap di banyak lokasi, “Alhamdulillah, berkat donasi yang diamanahkan kepada kami telah tersalur sebanyak 494 paket dan di tambah penyaluran paket yang bekerjasama dengan Yayasan Al Insyirah sebanyak 340 paket dhuafa,” ujar Kadir.
Perhatian Laznas BMH yang ditujukan kepada dai bukan saja dilaksanakan di Makassar, namun juga untuk dai pedalaman di Maros, Parepare, Bone, Palopo, Lutra dan Lutim.
“Paket bingkisan ini juga akan kami kirim untuk dai yang bertugas di daerah minoritas seperi Toraja dan Toraja Utara. Ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi kepada dai pedalaman,” imbuh Kadir.
Dukungan dan sedekah terbaik untuk dai pedalaman dapat di salurkan langsung di Kantor layanan zakat Laznas BMH jalan Tamalanrea Raya No.27A Makassar. Layanan jemput donasi HP/WA 0857 1994 2004. Rekening Donasi an. Baitul Maal Hidayatullah. BSI: 1000258225.
Selain melakukan penyaluran donasi terkumpul, BMH Sulsel juga terus melakukan edukasi Zakat melalui kegiatan Zakat Goes To School ke sekolah-sekolah yang berada di kota Makassar. Kegiatan ini dimeriahkan oleh Rijal Djamal konten kreator Makassar.
Zakat Goes To School kedua dilaksanakan di SMA 21 Makassar.
“Selama Ramadhan BMH Sulsel mempunyai beberapa program yaitu sedekah buka puasa, mushaf Al Qur’an dan termasuk kegiatan Zakat Goes To School,” terang Kadiv Markom dan Penghimpunan BMH Sulsel, Rizky.
Kepala Sekolah SMAN 21 Makassar Andi Ernawati mengapresiasi kegiatan ini apalagi ada penjelasan tentang bagaimana cara berbagi kebaikan dengan zakat dan telah menghadirkan konten creator yang begitu kreatif yang memotivasi anak-anak.
Sementara untuk kegiatan penghimpunan zakat juga dilaksanakan di sekolah-sekolah, salah satunya di TK Sahabat Bunda di jalan Paccerakkang Biringkanaya, Kamis (13/4/2023).
kegiatan ini adalah lanjutan dari program Zakat Goes to School yang diadakan oleh Laznas BMH. Tim Laznas BMH membawakan materi tentang zakat kepada anak-anak TK Sahabat Bunda.Â
“MasyaAllah tahun ini BMH datang dengan metode baru lagi ya ada boneka Yahyanya anak-anak senang sekali. Memberikan pengetahuan sejak dini kepada anak didik kami dengan cerita yang inspiratif itu cukup membantu anak-anak dalam berkembang,” ujar Kepala Sekolah TK Sahabat Bunda, Sriwati.(rls/*)
HidayatullahSulsel.com — Ketua Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Sulawesi Selatan, Abdurrahman Sibghatullah, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Kajian Ramadhan yang diselenggarakan komunitas Dakwah Najma di Masjid Baitul Karim, kawasan Unhas, Kamis (6/4/2023).
Mengangkat tema Amazing Ramadhan with Al-Quran, Ustadz Abdurrahman Sibghatullah menyampaikan Al-Quran memberikan keberkahan bagi yang memiliki interaksi dengannya.
“Nabi Muhammad menjadi Nabi terbaik karena Al-Quraan turun kepadanya, Ramadhan menjadi bulan terbaik karena Al-Quran turun di dalamnya, dan siapapun yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya dia bakal menjadi manusia terbaik,” jelasnya.
Ia menambahkan, ada tiga target di bulan Ramadhan yang harus tercapai yakni hubungan kepada Allah (ketaqwaan) harus meningkat, kedua karakter pribadi harus makin berkualitas dan yang ketiga interaksi sosial kita harus lebih makin baik.
Hadir sejumlah mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai Kampus di Makassar. Selain kajian Komunitas Najma juga melakukan kegiatan sosial yakni buka puasa bersama dengan warga sekitar dan memberikan pengajaran mengaji bagi anak-anak sekitar masjid.(rls/*)
HidayatullahSulsel.com — Bendahara Umum Pemuda Hidayatullah (Pemhida), Kamilul Huluk, berkunjung ke Pesantren Mahasiswa Dai (Pesmadai) Makassar, Rabu (12/4/2023).
Kedatangan Bang Huluk, sapaan khas di Pemhida, bersamaan dengan kegiatan buka puasa bersama Pesmadai se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Pesmadai Pusat bekerjasama dengan Pemuda Hidayatullah di Makassar.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur Bang Huluk hadir di waktu yang tepat sekali,” ujar Ketua Pesmadai Makassar, Abdurrahman Sibghatullah, yang juga Ketua Pemhida Sulawesi Selatan. Hadir membersamai Ketua Pemhida Makassar, Ghafur Hamran.
Di hadapan mahasantri Pesmadai, Bang Huluk memberikan motivasi agar mahasiswa harus memiliki jiwa entrepreneur yakni mandiri dan bisa berwirausaha.
“Jangan cuma aktif di bangku kuliah, silahkan lakukan kegiatan kegiatan pergerakan yang positif dan produktif menghasilkan,” tegasnya di hadapan belasan mahasantri Pesmadai dan Pengurus Pemuda Hidayatullah.
Kegiatan buka puasa ini dihadiri sejumlah tamu Pesmadai dari Mahasiswa Universitas Negeri Makassar jurusan Bisnis Administrasi.
“Alhamdulilah senang sekali dengan adanya kegiatan seperti ini, selain dapat motivasi positif, kebersamaannya juga dapat,” ujar Mujaddid, mahasiswa UNM semester 4 Jurusan Bisnis Administrasi.
Kegiatan berakhir dengan Tausiyah singkat oleh Ketua Pesmadai Makassar, Bang Abdurrahman Sibghatullah.(rls/*)
Maros, HidayatullahSulsel.com — BMH gerai Maros kembali melaksanakan penyaluran donasi ke pesantren tahfidzul Qur’an di Dusun Baku Desa Lekonpancing, Kamis (13/4/2023)
Penyalurkan donasi dari para muzakki berupa tiga ekot kambing, beras fitrah, air dos, dan apresiasi terhadap santri putri yang menyelesaikan 15 kali khatam Al-Quran.
Ainul santri asli Flores sangat bahagia dan senang dengan adanya apresiasi berupa uang tunai dari BMH. Santri yang sudah duduk di jenjang kelas 2 SMA itu mengaku semakin bersemangat karena adanya apresiasi tersebut.
Ketua BMH Maros, Fatahillah, di hadapan para santri meminta agar santri benar-benar berqur’an dengan totalitas, secara khusus meminta untuk menghantamkan sampai 20 kali.
“Terakhir kami meminta santri agar senantiasa mendoakan para donatur dan muzakki, semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik,” harapnya.
Sebelumnya, BMH Maros melakukan inovasi layanan memaksimalkan penghimpunan donasi dari muzakki.
Layanan dibuka pagi jam 08.00 – 22.00 malam. “Kami juga siapkan santri Tahfidzul Qur’an Tanralili Maros juga imam masjid agar masyarakat yang ingin talaqqi Qur’an sambil berzakat,” jelasnya.(rls/*)
*) Kantor layanan BMH Maros Alamat : Jl. Jenderal Sudirman No 27. Pettuade Kec.Turikale ( Depan Kantor Pajak Pratama Maros ).
More information 0821-9530-3065 dan 0813-5634-4450