Beranda blog Halaman 126

Bupati Wajo dan Ketua DPP Hidayatullah akan Hadiri Peresmian Masjid Al Fatih

0

WAJO, HidayatullahSulsel.com — Pengurus DPD Hidayatullah Wajo melajukan kunjungan audensi kepada Bupati Wajo H Amran Mahmud di kantor bupati, Selasa (22/2/2022).

Audiensi itu untuk mengundang Bupati Amran hadir pada peresmian Masjid Muhammad Al Fatih dan Majelis Quran Hidayatullah yabg akan dikelola oleh DPD Hidayatullah Wajo.

Peresmian masjid dan MQH ini juga akan dihadiri Ketua Umum DPP Hidayatullah Dr KH Nasirul Haq Lc MA.

Masjid Al Fatih dibangun kurang lebih satu tahun di atas lahan wakaf dari H Tombong, tokoh masyarakat setempat.

“Pembangunan masjid ini merupakan kiprah Hidayatullah yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat karena daerah ini merupakan basis pesantren As Adiyah dan kehadiran Hidayatullah bisa menggabungkan dua kekuatan ummat,” jelas Ketua DPD Hidayatullah Wajo ust Sudirman.

Peresmian masjid akan dilaksanakan pada Ahad 27 Februari 2022 di Desa Leppangeng Kecamatan Belawa.■ sudirman

Ust Zaky Mirza Tabliq Akbar di Masjid Agung Takalar dan Kunjungi Ponpes Hidayatullah

0

TAKALAR, HidayatullahSulsel.com — Tinggal menghitung hari, bulan Ramadhan sebentar lagi akan menyapa, Bulan yang di dalamnya penuh keberkahan dan magfirah 1443 H.

Menyambut bulan mulia tersebut, Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar bekerjasama dengan Yayasan RADAR (Rumah Dai Internasional) menghadirkan  Ust Zaky Mirza dalam tabliq akbar bertema “Menyapa Ramadhan dengan Al-qur’an” bertempat di Masjid Agung Takalar, Ahad, (20/2/2022).

Dalam ceramahnya, Ustadz Zacky Mirza, menyampaikan, sebaik-baik sedekah adalah sedekah jariyyah yang pahalanya mengalir terus menerus tiada henti.

“Dan sebaik baik-baik bentuk sedekah adalah berbagi Al-qur’an, sedangkan momen yang paling tepat adalah di bulan suci Ramadhan, membaca 1 huruf Alqur’an akan mendapatkan 10 pahala yang akan mengalir terus menerus tiada henti,” tuturnya di hadapan jama’ah.

Menurutnya, di kehidupan ini dalam berinteraksi manusia akan melalui beberapa fase, yaitu sekedar tahu, sudah mengenal dan atau sudah akrab. Maka dimanakah posisi diri di hadapan Allah?

“Apakah hanya sekedar tau siapa Allah. Sudahkah kita mengenal Allah. Atau kita sudah akrab dengan Allah. Dari ketiga fase itu yang harus kita capai adalah keakraban kepada Allah,” jelasnya.

Dia akhir acara, beberapa santri putri pondok Tahfidz Ahlul Jannah takalar diberi kesempatan untuk tampil membacakan ayat suci al-qur’an dengan hafalan, yang kemudian di tes langsung oleh Ustadz Zacky Mirza, dari bacaan, posisi nomor ayat dan lembaran surah serta mutqinnya hafalannya dan dijawab dengan sigap dan dan lancar oleh santri.

Ustadz Zacky Mirza juga menyempatkan diri berkunjung ke pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah takalar, menyapa dan bersilaturrahim dengan segenap pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah takalar.

Juga di rangkaikan dengan menghadiahkan Al-qur’an bagi santri penghafal A-qur’an yang boarding maupun yang non boarding.

Kepala Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar, Ust Arham, menyambut dengan bahagia itikad baik dari Ustadz Zacky Mirza yang menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Tahfidz ahlul Jannah Hidayatullah Takalar yang masih terbilang sederhana meskipun cuaca yang kurang mendukung karena hujan.■ Tim Media Ahlul Jannah

835 Santri Nikmati Buka Puasa Bersama Laznas BMH

0

HidayatullahSulsel.com — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) mengelar buka puasa sunnah serentak di 6 lokasi berbeda. Sebanyak 835 santri Tahfidz Al Quran menikmati sajian istimewa, Senin (21/2/2022).

Pengasuh santri Yayasan Ar Risalah Parepare Ustadz Firman menuturkan santri yang ada dia asuh terbiasa dengan puasa sunnah Senin Kamis, dan kali ini mereka berbuka dengan dengan menu istimewa. Nasi ayam plus telor goreng.

Hal senada di ungkap oleh Ketua Gerai Palopo Ustadz Fijar Ali Fatih yang mengelar buka puasa di Yayasan Al Mubarak Palopo.

“Alhamdulillah, sebuah kesyukuran dari kami, para santri tahfidz mendapatkan rezeki melalui BMH, dengan adanya program buka luasa ini, para santri lebih bersemangat untuk berpuasa sunnah, yang biasanya berbuka dengan sirup dan kue, kini mereka berbuka juga dengan lauk bergizi,” ujarnya.

Gelaran buka puasa sunnah ini juga di laksanakan di Ahlus Suffah Towuti-Lutim, Ponpes Ummul Qura Pucak Maros, Yayasan Darul Hijrah Tanralili Maros,  dan Yayasan Al Bayan Makassar.

Bagi dermawan yang ingin donasi buka puasa sunnah Senin Kamis dapat disalurkan melalui transfer melalui rekening BRI 3057-01-003964-50-4. Layanan  Jemput Donasi +6285719942004. Kantor Layanan BMH Sulsel Jl. Tamalanrea BTP Blok M No. 27A  Makassar.■ basori

Hidayatullah Parepare Kunjungan Silaturahmi ke Kapolres Baru

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Hidayatullah dengan aparat senantiasa menjalin kemitraan. Kali ini, pengurus Hidayatullah Parepare melakukan silaturahmi ke Kantor Polres ParePare, Senin (21/2/2022).

Kunjungan silaturahmi itu langsung dilakukan oleh Ketua Yayasan Pesantren Hidayatullah Parepare, Ustad Ir Anwar Baits, dan juga Ketua DPD Hidayatullah Parepare, Ustad Muharram. Turut membersamai mereka, Abdul Jabbar SE, mantan bendahara DPW Hidayatullah Sulsel.

Silaturahmi ini digelar sebagai upaya untuk bertaaruf, antar pengurus Hidayatullah Parepare dengan pejabat baru Kapolres Parepare, AKBP Andiko Wicaksono, S.I.K.

Andiko Wicaksono menggantikan AKBP Willy. AKBP Andiko Wicaksono sebelumnya menjabat KOORSPRIPIM Polda Sulsel.

Hidayatullah menjadi ormas pertama yang bersilaturahmi dengan Kaplores baru sejak resmi menjabat Kapolres.

“Hidayatullah adalah ormas yang pertama silaturahim ke sini sejak saya menjabat, Insyaallah kita akan jalin terus komunikasi dan bersinergi dengan program pesantren,” ungkap Wicaksono.

Silaturahmi ini digelar, sebagai upaya Hidayatullah untuk selalu bermitra dengan aparat keamanan.

Dalam silaturahmi tersebut, Anwar Baits, mengemukakan, pentingnya untuk saling mengenal antar pengurus pondok dan aparat keamanan.■ abd jabbar

Pengurus Baru Oshida Masamba Dilantik. Diharap Mendinamisasi Kegiatan Santri

0

LUWU UTARA, HidayatullahSulsel.com — Pengurus Organisasi Santri Putri Hidayatullah (Oshida) Masamba periode 2022-2023 telah terbentuk dan resmi dilantik oleh Ketua PD Muslimat Hidayatullah (Mushida) Luwu Utara Zulqiah SH.

Kegiatan pelantikan yang bertema “Regenerasi yang Berintegritas” itu dibuka oleh Ketua Yayasan Pesantren Hidayatullah Masamba Ust Abd Wahab SPdI di Masjid Putri Kampus Madya Hidayatullah Masamba, Sabtu (19/2/2022).

“Pelantikan pengurus Oshida Masamba beserta merupakan kegiatan rutin tahunan bagian Kepengasuhan Putri dalam rangka memberikan kesempatan pada kader organisasi santri untuk memberikan dan mengembangkan potensi kemampuan manajemen dalam mengelola sebuah organisasi,” jelas Ust Wahab.

Setelah dilantik, dengan bimbingan dan arahan Mushida, pengurus baru terpilih akan mengikuti kegiatan rekontruksi program bersama pengurus Oshuda sebelumnya untuk lebih memperkuat manajerial setiap program di asrama.

Setelah melalui proses dan tahapan maka pengurus baru terpilih yang dilantik sudah dapat memulai semua program kerja yang direncanakan.

Ketua Lembaga Pendidikan Hidayatullah Luwu Utara Nuzul Usman SPd hadir memberikan sambutan dan apresiasi kepada pengurus baru yang terpilih.

“Semoga semua pengurus baru mampu menjadi pelopor kegiatan di asrama serta mencapai target program pada setiap departemen yang ada. Semoga Pengurus baru dapat memberikan kontribusi nyata dalam setiap program yang di rencanakan nantinya.” Harapnya. (DF)

Paskas Sidrap, Bantu Tahfidz Darul Qur’an

0

SIDRAP, HidayatullahSulsel.com — Paskas, ini bukan pasukan elite di Angkatan Udara, atau pasukan baret jingga, tapi Paskas ini, adalah pasukan yang lebih elite dari mereka. Pasukan Amal Sholeh.

Ya, sesuai namanya, Paskas ibarat pasukan elite dalam gerakan amal Sholeh. Ia datang dengan rombongan pasukannya, kadang dua, hingga tiga mobil. Mereka datang, lengkap, selain pasukannya, juga ada bantuan telur, dan beras terbaik nya.

Mereka hadir, dengan gerakan infak beras

Ahad sore (20/2/2022), dengan mengendap-endap, bersama pasukan cilik !nya, Paskas masuk ke pondok Tahfidz Darul Qur’an, di Dusun Bottolita, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pituriawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Lengkap dengan mobil pickup, dan satu unit minibusnya, untuk mengangkut pasukan. Porsenil mereka memcapai 20 an orang.

Menurut Komandan Paskas Sidrap, Anshar Ahmad,S.I.P., Paskas Sidrap yang sudah berusia 3 tahun ini, telah menyuplai beras terbaik, dari Muzakki terbaik, kepada 39 pondok, LSKA, Tahfidz dan Rumah Qur’an. Paskas juga menyantuni 50 an dhuafa setiap bulannya.

“Alhamdulillah, kami berusaha menyalurkan beras terbaik, dan salah satu mitra kami adalah Tahfidz Darul Qur’an di Bulucenrana ini” ungkap Anshar Ahmad.

Menurut komandannya, mereka hanyalah jembatan amal sholeh terhadap orang yang punya rezeki kepada orang yang butuh. Kepada para lenerima manfaat dari gerakan ini, “Mohon doakan kami agar senantiasa istiqomah dan sehat serta semangat dan solid dalam gerakan dakwah ini,” harapnya.

“Dan yan terpenting juga mohon didoakan juga Orang Tua Asuh (Donatur) yang selama ini telah membersamai gerakan dakwah ini. Jangan bosan jadi orang baik, sampai jumpa di Baitullah, jauh di mata dekat dalam doa,” titah Pak Komandan, melalui pesan tertulisnya. Allahu Akbar. (AFM)

Mukhlis Abdullah, Santri Kritis dan Berprestasi di Pesantren Hidayatullah Pangkep

0

SOSOK, HidayatullahSulsel.com — Dunia di Pondok Pesantren memang banyak sekali kisah dan cerita, serta banyak juga istilah khas santri yang mungkin hanya ada di dalam pesantren. Banyak cerita unik dan menarik tentang santri, Kali ini, ada cerita menarik dari seorang santri di Yayasan Dinul Kamil Al-Muhajirin, Hidayatullah Pangkep.

Adalah Mukhlis Abdullah santri asal Dari Jawa Barat, Cirebon, Panguragan Wetan, punya gelar unik. Santri kelahiran 4 April 2008 ini diberi gelar sebagai Santri Kritis di kalangan teman-temannya bahkan para ustadznya.

Bagaimana bisa Mukhlis bisa mendapatkan gelar itu. Sejak Kelas 4 SD, menurut guru bahasa Inggrisnya mukhlis suka sekali bertanya terkait pelajaran yang belum dipahami. hingga masuk di Pondok Pesantren Hidayatullah Pangkep sampai saat ini, kini sudah kelas 2 SMP.

Pertama kali masuk pondok, Mukhlis, sudah tegur salah seorabg santri yang tidak melaksanakan sholat lail.

Menurut pemahaman Mukhlis waktu itu, pondok identik dengan sholat lail, maka wajar mukhlis bertanya kepada seorabg ustadz di pondok terkait aturan Sholat lail.

Saat ini, mukhlis sudah mempunyai hafalan 7 juz dalam waktu 1 setengah tahun dan masih terus bertambah.

Mukhlis, adalah seorang santri yang aktif. Saat waktu shalat lail dia membangunkan temannya dan dia aktif sholat Dhuha dan aktif bertanya di kelas.

Mukhlis, teruslah belajar, belajar dan belajar dan tetap istiqomah dalam menuntut ilmu di Hidayatullah Pangkep. Semoga sukses dan Berprestasi.■ Karding

Mushida Maros Suport Penuh Program MQH dan RQH

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Maros mensuport penuh program Majelis Quran Hidayatullah (MQH) dan Rumah Quran Hidayatullah (RQH).

Mushida merupakan organisasi pendukung Hidayatullah. Keberadaan Mushida sangat di rasakan oleh masyarakat khususnya ibu-ibu di Maros.

Alhamdulillah sudah empat MQH yang terselenggara, di antaranya, MQH Dusun Baku samping pondok putri, MQH Dusun Damai kedua tempat ini berada di Kecamatab Tanralili.

Sedangkan MQH Dusun Damai bertempat Masjid Baitul Karim 2 yang dibangun oleh DPD Hidayatullah Maros beberapa waktu.

Masjid Baitul Karim 2 sudah dipakai aktifitas mengajar Quran bagi ibu-ibu di kompleks D.Queen, Maris.

MQH lainnya baru dua pekan terselenggara di Dusun Lemoangeng Desa Tanete Kec Simbang.
MQH yang keempat di Kecamatan Mandai, terselenggara sejak tiga bulan yang lalu.

“Kami lakukan pembagian kegiatan. Khusus pembinaan untuk ibu-ibu akan diajar oleh Mushida. Sedangkan bapak-bapak pembelajaran quran oleh tim Pos Dai Maros,” jelas Ketua DPD Hidayatullah Maros, Ust Drs Muhammad Kaisar.

Pengajaran quran di MQH, ungkapnya, memakai metode MBA yang selama ini dipakai oleh Hidayatullah dan sudah teruji 8 jam sudah bisa mengaji.■ mk

Hidayatullah Sidrap Datangkan Arsitek Nasional, Desain Site Plan Pesantren

0

SIDRAP, HidayatullahSulsel.com — Melakukan sesuatu tanpa perencanaan, itu sama dengan merencanakan kegagalan. Membangun pondok tanpa merencanakan site plannya, sama dengan merencanakan kegagalan pembangunan pondok itu.

Dalam upaya merencanakan pembangunan pondok itulah, pengelola Tahfidz Darul Qur’an, Hidayatullah Sidrap, menghadirkan arsitek nasional, Ir Muaz Yahya, di pondoknya, Ahad (20/2/2022).

“Kita merencanakan perubahan site plan yang ada, untuk mengikuti konsep pembangunan pondok yang baru” ungkap Ketua Yayasan Darul Qur’an, Ust Sarmadani

Konsep baru dimaksud, pendidikan pondok tahfidz Darul Qur’an.

Rencananya, di Darul Qur’an ini akan dibuat sebuah pondok tahfidz mandiri dan unggul. Dilengkapi dengan fasilitas olahraga, wisata, pendidikan, dan pemukiman warga.

“Alhamdulillah, lokasi pondok kita cukup memadai, 4 hektar, sehingga bisa ditata dengan lebih baik,” ungkap arsitek lulusan Universitas Hasanuddin Makassar ini.

Muaz Yahya dan tim, sudah dikenal sebagai arsitek pondok. Hampir semua pondok pesantren Hidayatullah di kawasan timur, khususnya Sulsel dan Kaltim, melibatkannya dalam mendesain kampus-kampusnya.

Termasuk ikut terlibat, dalam desain finishing Masjid Ar-Riyadh di Kampus Ummul Quro Gunung Tembak Balikpapan. “Semoga ini sebagai amal jariyah saya di Hidayatullah” ucapnya pada suatu kesempatan. Amien. (AFM)

Mubes II Komunitas Panahan Sulawesi di Pondok Tahfidz Ashabul Jannah. Ini Pesan Ketua DPD Hidayatullah Gowa

0

GOWA, HidayatullahSulsel.com — Persaudaraan Panahan Sulawesi atau Brotherhood Archery Celebes (BAC) mengadakan Musyawarah Besar II di Kampus Bollangi Hidayatullah Gowa, Sabtu (19/2/2022) malam ba’da isya.

Mubes dihadiri 50 orang anggota BAC dari berbagai daerah di Sulawesi yang terdiri dari ikhwan dan akwat. Turut hadir dalam acara tersebut Sekdes Timbuseng Nawir.

Tampak pula Pembina BAC Ust Supandi, Ust Safri serta anggota BAC yang sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Dalam sambutannya Ketua DPD Hidayatullah Gowa, Ust Mustaqim, menjelaskan jatidiri Hidayatullah tidak terlepas dari gerakan nawafil sebagai landasan gerakan perjuangan dan ini menjadi acuan pendidikan santri Pondok Tahfidz Ashabul Jannah.

‘’Dipersilahkan kepada komunitas penggiat dakwah, pendidikan maupun UMKM untuk mempergunakan Aula Pondok selama ada yang bertanggung jawab dan bersurat terlebih dahulu supaya bisa dipersiapkan,’’ ujar Ust Mustaqim yang juga sebagai Ketua Badan Pembina Pondok Tahfidz Ashabul Jannah.

Dalam penekananya Ust Mustaqim mengingatkan pentingnya ukhuwah sesama muslim sambil meminta do’a dan dukungannya kepada Pengurus dan anggota BAC karena sebentar lagi akan dilaksanakan pembangunan Masjid Nurul A’la Hidayatullah Gowa.

Di sela-sela obrolannya dengan para pengurus BAC, Ust Mustaqim juga tak lupa memperkenalkan program-program pondok, terutama produk kelor yang sangat dibanggakan sebagai karya santrinya.

Brotherhood Archery Celebes (BAC) adalah persaudaraan pemanah se Sulawesi yang menjungjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan selalu mengidupkan sunah- sunah Rasulullah SAW, di antara anggotanya ada beberapa amil BMH.

Musyawarah Besar ini dilaksanakan di Kampus Bollangi karena kedekatan para pengurus dengan kampus Bollangi yang mana beberapa pengurus BAC ikut membantu perintisan awal dan sampai sekarang jalinan silaturahmi tetap terjaga.

Ketua BAC Ust Muhammad Asyrofi menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi, sebagai organisasi yang selalu mengedepankan ukhuwah antara sesama umat Islam

‘’Saya masih punya hutang janji kepada para pengurus pondok yaitu melatih para santri di sini untuk menjadi pemanah-pemanah hebat, untuk itu kepada teman-teman anggota agar bisa menyempatkan mengagendakan melatih santri dini’,” harap alumnus sabtei Hidayatullah Sorong ini.

D

Ia menyampaikan kesan mendalam kepada santri dan pengurus dengan perkembangan dan capaian pondok selama ini.(DT/IH)