Beranda blog Halaman 119

Laznas BMH Salurkan 248 Kg Minyak Goreng

0

HidayatullahSulsel.com — Banyak emak-emak mengeluhkan kelangkaan minyak goreng. Selain harganya yang mahal dan belum merata, barang utama itu tidak mudah dijumpai di warung tetangga atau toko ritel.

Memikirkan kebutuhan satu keluarga saja sudah bikin pening. Lantas bagaimana kondisinya jika itu untuk memenuhi kebutuhan santri yang jumlahnya tidak sedikit?.

Pondok pesantren mitra Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) di Sulawesi Selatan ada di 25 titik, pengurus telah melakukan pengetatan pengunaan minyak goreng, namun tetap saja minyak harus tetap tersedia, sebab ada 1.617 santri yang tinggal dan belajar untuk menuntut ilmu di pesantren.

Minyak goreng yang dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan santri ini telah disiapkan sebanyak 310 kemasan atau dengan berat total mencapai 248 kilogram.

Distribusi bantuan menjadi satu rangkaian ekpedisi kebaikan zakat di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Program ini menyalurkan rupa-rupa bahan makanan pokok yang diperuntukkan bagi santri, para guru dan dai di berbagai tempat di Sulawesi Selatan pada Jumat (25/03/2022).

Mari titipkan sedekah terbaik untuk santri, jadikan Ramadhan yang sudah di depan mata memiliki makna yang lebih di hadapan tuhan dan kebaikan kepada sesama. Layanan Jemput Donasi: +6285719942004. Kantor Layanan Laznas BMH Jl. Tamalanrea BTP Blok M No. 27A Makassar.■ rls

Ketua DPD Hidayatullah Pangkep Beri Testimoni pada Public Expose Program BMH di Jakarta

0

JAKARTA, HidayatullahSulsel.com — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Pangkep turut serta menghadiri dan menyampaikan testimoni pada kegiatan Public Expose program Laznas BMH di Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Kegiatan dilaksanakan di Aula Gedung Sekolah Pemimpin Hidayatullah Depok, dengan tema “Ramadhan, Berbagi Kebaikan dengan Zakat”.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh narasumber Novelis, Sutradara dan Da’i Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik), Kementrian Agama bidang Dirziswaf Drs H Tarmizi Tohor MM dan Pimpinan BAZNAS KH Achnad Sudrajat Lc MA dan Ketua Pengurus BMH Firman Zainal Abidin, SE MAk.

Hadir pula Direktur Utama BMH Supendi SKom MM dan seluruh karyawan BMH pusat dan tamu undangan.

Karding dalam sambutannya, mengutip ayat
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
(QS. Muhammad 47: Ayat 7)

“Kami mengartikan ayat ini bukan menolong agama Allah tapi jika kamu berjuang, berkorban untuk agama ini atau mau terlibat dalam mengurus Agama ini maka Allah akan memberikan pertolonganya. Tidak mungkin Allah akan memberikan kita pertolongan jika kita tidak mau terlibat dan apalagi tidak mau berkorban,” ujarnya.

Ust Karding hadir pada kegiatan tersebut mewakili dai tangguh Hidayatullah yang telah berjuang dari nol merintis pembukaan wilayah dakwah.■ rls

DPD Hidayatullah Maros-Bank Sulselbar Jajaki Kerjasama Perkuat Program Wakaf

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Maros menjajaki kerjasama penguatan program wakaf dengan Bank Sulselbar. Hal itu terungkap dari kunjungan pengurus DPD Maros di Bank Sulselbar Jl. Jend. Sudirman, Pettuadae, Kec. Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (24/3/2022)

Ketua DPD Hidayayullah Maros Ustadz Drs Muh Kaisar mengatakan, rencana kerjasama tersebut untuk galang dana wakaf dan membangun sinergi untuk pengumpulan dana wakaf dengan memanfaatkan potensi masing-masing kedua pihak dengan gerakan wakaf untuk membangun masjid,

“Alhamdulillah masjid yang sudah berjalan hasil wakaf ada 3 tempat. Dan sekarang lokasi di pondok Tahfidz Hidayatullah Tanralili gencar menggalang dana wakaf untuk pembangunan yang akan dipakai untuk para penghafal qur an dan kegiatan halaqah Quran bagi para santri dan masyarakat Dusun Baku Tanralili,” jelasnya.

Bendahara DPD yang juga Ketua Laznas BMH Gerai Maros, Fatahilah, menjelaskan, bahwa program penguatan generasi terus digencarkan melalui pendidikan, dakwah dan sosial.

“Alhamdulillah fokus saat ini pembangunan masjid tahfidzul Qur’an Yayasan Darul Hijrah. Bagi masyarakat yang ingin berwakaf bisa melalui transfer ke Rek Bank Sulselbar , no 530 261 0000062511, A/N DPD Hidayatullah Maros,
Atau datang langsung ke lokasi Pondok pesantren di Dusun Baku Desa Lekopancing, Tanrali Maros,” urainya.■ fathi

BMH Luwu Timur Salurkan Beasiswa Santri Yatim dan Dhuafa Penghafal Qur’an

0

HidayatullahSulsel.com — Laznas BMH Sulsel Gerai Luwu Timur menyalurkan Beasiswa Orang Tua Asuh kepada santri-santri tahfidz binaan di Luwu Timur, Senin (21/3/2022).

“Laznas BMH Lutim setiap bulannya menyalurkan secara rutib dana beasiswa Orang Tua Asuh kepada 10 santri yatim dan dhuafa lenghafal Qur’an,” jelas Ketua Gerai BMH Luwu Timur Muammar Muhammad.

Dari jumlah santri yang menerima program beasiswa ini dua di antara mereka ananda Almubarak (17 thn) dan Faiz (15 thn) sampai hari ini telah berhasil menghafalkan 15 Juz.

Ini semua, kata Muammar, berkat bantuan para sahabat donatur yang terus ikut mendukung program Beasiswa Orang Tua Asuh santri.

“Alhamdulillah terimakasih pak, Paket perlengkapan MCK dan alat tulis ini sangat membantu saya setiap bulannya untuk tidak lagi gelisah. Biasa saya kehabisan sabun dan tidak ada uang untuk beli jadi minta sama temanku dulu. Alhamdulillah sekarnag setiap bulannya ada BMH yang kasikan,” ujar seorang santri.

Program beasiswa BMH menawarkan program orang tua asuh. Saat ini baru 10 anak yatim dan dhuafa lenghafal qur’an yang mampu BMH berikan bantuan.

“Masih banyak lagi anak-anak santri yang menjadi binaan kita belum mendapatkan bantuan beasiswa,” ungkap Muammar.

Untuk paket donasi per bulannya bagi SD Rp 200 ribu, SMP Rp 250 ribu dan SMA Rp 300 ribu.
“Semoga paket donasi ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan para santri yang sedang bersabar dalam proses belajar dan menghafal qur’an,” harapnya.■ rizqi

Antara Syari’ah dan Budaya

0

■ Oleh : Ustadz Dr Tasrif Amin, Ketua Dewan Murabbi Pusat, Hidayatullah

HidayatullahSulsel.com — Syariah adalah jalan yang lurus yang suci dan luhur, sehingga dalam ajaran Islam syariah adalah berjalan di atas perintan Allah Ta’ala untuk meraih kebahagian dunia dan akhirat.

Dasar-dasar syariah ditentukan oleh Al-Quran dan hadits Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Tujuannya adalah untuk menciptakan ketertiban, ketenangan, dan kedamaian.

Sementara budaya merupakan sebuah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang di sebuah wilayah, lalu diturunkan kepada generasi berikutnya.

Penjelasan singkat antara syariah dan budaya ini bisa kita pahami bersama bahwa syariah dan budaya itu jauh berbeda.

Syariah itu bersumber dari AlQuran dan sunnah, ia bersifat tetap tidak bisa dirubah, maju secara spiritual tapi tidak menafikan perkembangan material. Sedangkan budaya merupakan hasil karya cipta manusia di masyarakat yang dapat berubah sesuai perubahan zaman.

Meski berbeda tapi hubungan antara syariah dan budaya itu bisa ditinjau dari beberapa sisi. Bagaimana budaya bisa masuk ke dalam khasanah Islam, yaitu pertama ketika budaya bisa memberikan efek ketaatan beragama.

Kedua, budaya bisa masuk dalam khasanah Islam ketika kehadirannya mendorong atau menguatkan ummat Islam dalam mentaati syariat Islam.

Dengan demikian, budaya dalam perspektif Islam bisa diartikan sebagai hasil karya, karsa dan cita manusia yang memanifestasikan nilai-nilai keislaman.

Dalam beberapa kesempatan Allahuyarham KH Abdullah Said sering mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah Bin Mas’ud, terkait dalil bahwa shalat jama’ah itu syariat bukan budaya untuk menerangkan perbedaan syariat dan budaya tadi.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa ingin bertemu dengan Allah di hari kiamat kelak dalam keadaan Muslim, hendaklah ia menjaga shalat lima waktu dimanapun ia diseru kepadanya.

Sungguh, Allah telah mensyari’atkan kepada Nabi kalian, sunnah-sunnah yang merupakan petunjuk. Shalat lima waktu termasuk sunnah-sunnah yang merupakan petunjuk.

Seandainya kalian shalat di rumah kalian sebagaimana orang yang tertinggal ini shalat di rumahnya (dia tidak shalat berjama’ah di masjid) niscaya kalian akan meninggalkan sunnah Nabi kalian.

Seandainya kalian meninggalkan sunnah-sunnah Nabi kalian, niscaya kalian akan sesat. Dan saya melihat (pada zaman) kami (para shahabat), tidak ada yang meninggalkan shalat berjama’ah kecuali seorang munafik, yang telah diketahui kemunafikannya.( HR. Muslim).■ Ridwan Gagah

*) Disarikan dari ceramah penguatan manhaj pada Rakor Kampus Madya di Masamba, Luwu utara, pekan lalu.

Yayasan Al Hijrah Hidayatullah Masambah Evaluasi Triwulan dan Persiapan Sambut Ramadhan

0

MASAMBA, HidayatullahSulsel — Yayasan Al Hijrah Ponpes Hidayatullah Masamba melaksanakan rapat dihadiri oleh dewan pembina, dewan pengawas dan pengurus harian aula Al Hijrah, Ahad (20/3/2022).

Hadir Dewan Pembina Ust Drs H Ahkam Sumadiyana, Drs Muhammad Kaisar dan Rezkiyaman.
Dari unsur Dewan Pengawas hadir Ust Rasyid dan jajaran pengurus harian, Ketua M Abd Wahab, Nuzul Usman dan Syukron.

Pembina memberi arahan sekaligus mengevaluasi program selama tiga bulan berjalan setelah raker yayasan Januari lalu.

Pembina meminta pengurus mempersiapkan menyambut bulan Ramadhan yang tidak lama lagi hadir. Agar sukses Ramadhan bisa tercapai yakni sukses tarbiyah, sukses ibadah dan sukses layanan ummat dan dana ummat.

“Semoga tahun ini kinerja pengurus yayasan maksimal terutama mengurus amal usaha pendidikan,” ujar Ketua Pengurus Harian Yayasan Al-Hijrah Hidayatullah Masamba, Abd Wahab.(abu mujahid)

Verifikasi Legalitas Organisasi, DPD Hidayatulah Wajo Terima Kunjungan Badan Kesbangpol Wajo

0

WAJO, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Wajo menerima kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wajo dalam rangka verifikasi legalitas organisasi di Kampus Putri Pondok Pesantren Hidayatullah Mario, Senin (21/3/2022)

Hadiri dari tim Badan Kesbangpol Wajo Drs H Alamsyah MSi, A Misjuliawanti SP, staf dan analis Ormas Andi Hasnintong, Sudirman, Asrianto H dan Munawir.

“Kegiatan kunjungan Badan Kesbangpol Wajo merupakan salah satu bagian syarat dalam verifikasi legalitas organisasi masyarakat, yang harus dilakukan untuk mendapatkan perizinan sebuah organisasi dalam pemerintahan Kabupaten Wajo,” tutur Kepala Badan Kesbangpol Drs H A Alamsyah MSi.

Ia juga mengapresiasi DPD Hidayatullah Wajo yang telah beritikad baik dan proaktif mengusulkan perizinan kepada Pemkab Wajo.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPD Hidayatullah Wajo Ust Sudirman.(zain)

Sosialisasi STAI Al Bayan di Rakor Pendidikan Hidayatullah Sulsel. Hadir untuk Lahirkan Kader Profesional

0

LUWU, HidayatullahSulsel.com — Rapat Koordinasi Wilayah Pendidikan dan Kepesantrenan Hidayatullah se-Sulsel di Walenrang Utara, Senin (21/3/2022) diisi dengan berbagai agenda pemaparan.

Salah satunya sosialisasi keberadaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Bayan Hidayatullah Makassar di hadapan pengurus departemen pendidikan dan LPIH yang berasal dari berbagai daerah di Sulsel.

Hadir mewakili Badan Pengelola STAI Al Bayan memaparkan tentang STAI, Ketua Prodi PGMI STAI Al Bayan Ust Dr Misjaya Muhammad Khairun MPdI.

Ia menjelaskan STAI Al Bayan hadir sebagai solusi atas kurangnya SDM pendidik khususnya internal bagi sekolah-sekolah Hidayatullah.

Maka ia mengajak kepada seluruh DPD Hidayatullah se-Sulsel untuk mengirimkan para kadernya melanjutkan pendidikannya di STAI Al Bayan.

“Wujud keberhasilan suatu pendidikan bukan dilihat dari sisi banyaknya santrinya namun dari segi bagaimana mereka terantar untuk menjadi kader,” ujarnya.

Dan tegas Ust Misjaya, STAI Al Bayan hadir untuk menghadirkan kader yang memiliki kualifikasi akademik dalam bidang pendidikan dan ekonomi syariah.(muhammad erwin554)

Ramadhan, Keutamaan dan Ancaman

0

■ Oleh : Fatahillah, Bendahara DPD Hidayatullah Maros

HidayatullahSulsel.com — Madrasah Ramadhan akan segera tiba, terdapat jutaan kebaikan di dalamnya. Al Qur’an dan hadits menjelaskan tentang keutamaan dan pesona Bulan Mulia Ramadhan, juga Nabi kita melalui hadist-hadisnya memotivasi agar kita bersemangat mempersiapkan diri untuk menyambut tamu agung bulan ampunan.

Alhamdulillah kebahagian tanpa batas ketika tamu istimewa tiba. Ia membawa Sejuta Hadiah, berupa ampunan, Lailatul Qadar malam yang lebih baik dari 1000 bulan atau 83 tahun lebih, juga pahala amal kebaikan dilipat hingga 10 kali lipat.

Alhamdulillah mendalami litarasi ayat Puasa dalam surah Al Baqarah 183 ayat ini turun di bulan Sya’ban, hari senin, hari kedua di bulan Sya’ban tahun kedua Hijrah,

“Wahai orang-orang yang memiliki Iman, diwajibkan atas kalian menunaikan puasa, sebagaimana kewajiban ini berlaku pada ummat terdahulu dengan tujuan agar iman bertambah kuantitas dan kualitasnya.

Mengapa diturunkan di bulan Sya’ban ? Ini isyarat agar ada persiapan yang matang, dalam menghadapi Ramadhan, sehingga Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam di bulan Sya’ban memperbanyak puasa sunnah, mempertajam do’a. Kecintaan kepada Nabi ditandai dengan senantiasa berikhtiar meneladani beliau, bagaimana dengan kita ? Jika Nabi saja memiliki persiapan tentu kita bukan Nabi harus lebih siap.

Alhamdulillah kita sejatinya telah dilatih melalui GNHalaqoh dan Mabit , ini adalah rekayasa sistemik dan sistematis sehingga jiwa raga terlatih dan siap full power menyambut tamu mulia

Mengapa kita mesti mempelajari aturan-aturan terkait puasa dengan baik dan benar, agar ibadah semakin meningkat, semangat bertambah dan lebih memantapkan diri agar ibadah lebih berkualitas

Mari merenungi kenapa dalam hadits Nabi dikatakan “Celaka orang yang mendapati Ramadhan namun dosa-dosanya tidak diampuni,” Ternyata ,memang keterlaluan, jika tidak diampuni, sebab keistimewaan Ramadhan sangat mendukung kita berbuat baik, pahala dilipatgandakan, disediakan Lailatul Qadar, dan sejuta keistimewaan lainnya.

Alhamdulillah kita dituntun dalam menyambut bulan Ramadhan di antara yang disiapkan adalah
doa. Doa yang paling sering dibaca Nabi ketika akan menyambut bulan Ramadhan

اللهم أهله عليناباليمن والايمان ولسلامةوالإسلام ربي وربك الله (الترميذى)

Ya Allah mohon hadirkan awal Ramdhan kepada kami dengan penuh ketentraman dan penuh kekuatan iman (spirit ibadah) sehat dan selamat serta kekuatan Islam (mampu memperbanyak amal sholeh) lakukan karena tuhanku dan tuhanmu Allah.

Kita sering dengar Persiapan atau tarhib ? Ia bermakna
رحب: dada yg lapang atau hati yang tenang
ترحيب : berupaya melapangkan jiwa dan hati disertai dgn kebahagian untuk menerima sgala perintah Allah di bulan Romadhon

مرحبا : selamat datang. Senang dengan kedatangan Bulan Romadhon

Mengapa shahabat begitu senang ketika turun perintah Puasa ? Karena ada tiga keutamaan dahsyat dalam bulan Ramadhan yang tidak ditemulan di bulan-bulan lain.

  1. Allah menjanjikan ampunan tiada batas bagi orang yang bermuhasabah dan bertobat
  2. Terdapat malam yang apabila kita melakukan kebaikan diganjar 1.000 bulan kebaikan, kira-kira 83 tahun.

Allah memanggil hanya orang-orang beriman dengan menggunakan huruf nida yakni huruf يا. Rahasia huruf ini memiliki makna fleksibel ia dapat digunakan memanggil orang yang jauh, dekat, dan bahkan orang sangat dekat sekali. Artinya orang yang kadar imannya jauh dari Allah maupun yang dekat dari Allah maka Allah tetap memanggilanya, Allah tidak membeda-bedakan.
Sedangkan الذين memiliki makna untuk semua orang dari segi usia. Mau anak kecil, kakek-kakek tetap Allah panggil.(*)

DPD Hidayatullah Maros dan Santri Kerja Bakti Bangun Rumah Dai

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah ( DPD ) Hidayatullah Maros mengadakan kerja bakti bersama santri dan masyarakat di pesantren Hidayatullah kampus II Dusun Baku Desa Lekopancing, Tanralili, Maros, Senin, (8/3/2022).

“Alhamdulillah, sejak awal kami senantiasa melakukan kegiatan dengan berkolaborasi melibatakan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, instansi dan santri. Ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan kebersamaan dalam membangun jiwa raga Maros,” ujar Bendahara DPD Hidayatullah Maros Fatahilah.

Ia juga menambahkan spirit Alfatihah menjadi landasan dalam membangun dan mengembangkan pesantren. Santri dan masyarakat pada lesempatan itu kerja bakti mendirikan rumah dinas dai, luasnya 6 × 10 yang nantinya ditempati oleh dai/ustadz yang bertugas.

Santri yang sedang puasa begitu bersemangat. Menurut salah seorang santri, kerja bakti di saat puasa semakin mempertebal dan memperbanyak pahala.

Daeng Rauf tokoh masyarakat setempat ikut ambil andil, ia sangat senang karena kehadiran pesantren membawa kebahagiaan tersendiri karena anak-anaknya dan masyarakat bisa menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Darul Hijrah.

Laznas Baitul Mal Hidayatullah (BMH) turut berperan aktif memberikan support baik materil dan moril. “Sebagai mitra pondok kami senantiasa total dalam mensuport, karena ini sejalan dengan harapan Laznas BMH, membangun Jiwa Raga Maros dengan program-program Pendidikan , dakwah dan sosial,” ujar Ustadz Robianto sebagai kepala proyek yang dikerja baktikan.

Untuk kelanjutan pembangunan rumah dai tersebut, pihak Hidayatullah Maros membuka kesempatan berdonasi melalui rekening bank Muamalat 8010048933 atau WA 0812 68 28 60 30.■ fathi