Beranda blog Halaman 98

Jelang Pembukaan, BTH Sulsel Sosialisasi di Kampus Madya Hidayatullah Parepare

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Manajemen Baitul Tamwil Hidayatullah (BTH) Sulsel gencar melakukan sosialisasi produk dan layanannya menjelang pembukaan secara resmi pada akhir bulan ini.

Pekan ini, sosialisasi dilaksanakan kepada pengurus Yayasan Ar Risalah Kampus Madya Hidayatullah Parepare, Sabtu 12 Rabiul Awal 1444 H (8/10/2022) di kantor Yayasan Ar Risalah Kampus Madya Parepare

Sosialisasi dilakukan langsung oleh Direktur BTH SulSel Baso Zulfikar SHI dan diikuti jajaran pengurus Yayasan Ar Risalah Kampus Madya Hidayatullah Parepare.

“Sosialisasi ini kami lakukan untuk memahamkan kepada seluruh kader/jama’ah Hidayatullah tentang BTH. Tentunya sakaligus mengajak seluruh kader/jama’ah Hidayatullah untuk menjadi anggota BTH, serta menabung di BTH,” urainya.

BTH Sulsel akan dibuka secara resmi akhir bulan ini dengan kantor pelayanan utama di Jl Tamalanrea Raya, BTP, Makassar, di samping Kantor Laznah BMH Sulsel.

Menanggapi unit usaha baru DPW Hidayatullah Sulsel bertagline “Untung bersama, sejahtera bersama serta berkah berjamaah”, Ketua Yayasan Ar Risalah Hidayatullah Parepare Ust Abdul Jabbar SE mengatakan, siap bekerjasama dengan BTH Sulsel terutama pada penggajian guru.

“Sehingga gaji guru-guru dapat teratur pendistribusiannya secara rutin. Seluruh pengurus yayasan dan guru/karyawan akan kami ajak bergabung menjadi anggota di BTH, serta dapat menabung di BTH karena produk tabungannya menarik,” ujarnya.(reskyaman)

SDH Sultanbatara Angkatan IV Kuliah Perdana oleh Kepala Kemenag Parepare

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Sekolah Dai Hidayatullah (SDH) Sulsel Sulbar dan Sultra (Sultanbatara) menyelenggarakan kuliah perdana angkatan IV di Gedung Peradaban Hidayatullah, Parepare, Sabtu 12 Rabiul Awal 1444 H (8/10/2022).

Kuliah perdana tersebut oleh Kepala Kemenag Parepare, H Fitriadi SAg MA dan dirangkai penandatanganan MoU komitmen bantuan beasiswa SDH Sultanbatata dengan LAZNAS BMH Sulawesi Barat.

Hadir membuka kegiata kuliah perdana itu Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Ust Drs Nasri Buhori MPd, Ketua DPW Hidayatullah Sulbar Drs H Mardhatillah, Ketua LAZNAS BMH Perwakilan Sulsel : Kadir SPdI.

Tampak pula Ketua LAZNAS BMH Perwakilan Sulbar Rahmat Wijaya SPd, Ketua DPD Hidayatullah Parepare Muharram, S.Pd.I, Ketua Yayasan Kampus Madya Hidayatullah Parepare Abd Jabbar, SE.

Juga hadir Ketua Yayasan Pendidikan & Pelatihan Dai Sumariadi, S.Pd.I, para dosen SDH Sultanbatara dan Mahasantri SDH Angk. IV.

Fitriadi pada kesempatan itu mengajak seluruh elemen ormas Islam untuk bersinergi dengan Kementrian Agama. “Parepare kota kecil bukan berarti agama di kota ini tidak majemuk. Dengan majemuknya agama dan budaya sehingga butuh toleransi sesama umat beragama,” ujarnya.

Ia merinci toleran dalam tiga pendekatan yakni toleransi eksternal dan internal umat beragama serta toleransi budaya kemasyarakatan.

Terungkap pula bentuk kepedulian Kemenag Kota Parepare terhadap Pesantren Hidayatullah dengan dimasukkannya proposal lab yang merupakan satu-satunya proposal pesantren yang dibawa oleh Kepala Kemenag Kota Parepare ke DPR-RI.(*)

Yayasan Auladi Pesantren Hidayatullah Jeneponto Pergantian Ketua. Ini Sebab dan Harapannya

0

JENEPONTO, HidayatullahSulsel.com — Yayasan Auladi Pesantren Hidayatullah Jeneponto melaksanakan Rapat Yayasan dihadiri langsung oleh Ketua Badan Pembina Yayasan Ustadz Drs Nasri Bohari MPd dan Anggota Badan Pembina Ustadz Armin SHI, Kamis (5/10/2022).

Agenda paling penting dalam rapat tersebut pergantian Ketua Yayasan. Selama ini Yayasan Auladi diketuai Baso Zulfikar SH, digantikan oleh Muhammad Basri sebagai Ketua Yayasan yang baru.

Bisri sebelumnya sebagai Sekretaris Yayasan. Sedangkan Baso mendapat amanah baru sebagai Manager Baitul Tamwil Hidayatullah (BTH) Sulawesi Selatan. BTH merupakan amal usaha baru Hidayatullah di Sulsel yang segera beroperasi.

Ust Nasri yang juga Ketua DPW Hidayatullah Sulsel itu menyampaikan arahan bahwa Yayasan Auladi telah diakui perannya mengelola pesantren ‘tak berpagar’ , “Masyarakat setempat telah merasakan keberadaannya mampu memperankan sebagai lembaga dakwah dan layanan pendidikan,” jelasnya.

Untuk itu lanjut Ust Nasri yang juga putra asli Jeneponto, yayasan ini harus dikelola dengan baik, propesional, memberikan layanan dan program yang terbaik untuk ummat atau masyarakat sekitar.

“Maka kepada pengurus yang diamanahi tugas harus aktif membaca dan memahami kondisi, juga senantiasa mengevaluasi kinerja dan memenitoring segalanya kegiatan yang menjadi program diterapkan di Yayasan Aluladi,” tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kehadiran Hidayatullah yang diwujudkan dalam kegiatan mainstream tarbiyyah dan dakwah seoptimal mungkin dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Sebagaimana Auladi di Desa Pallantikan Jeneponto hadir telah memberi manfaat dan dampak bagi masyakarat, khususnya masyarakat sekitar pondok

Kepada pengurus baru, Ustadz Armin yang juga perintis pesantren Hidayatullah di Bumi Turatea Jeneponto menyampaikan harapannya, semoga dengan ketua yang baru bisa lebih membawa program yayasan ke arah lebih baik.

“Tahfidz cilik Auladi yang merupakan Binaan yayasan ini adalah program unik dan jarang ditemukan di pesantren lain, sebuah pesantren yang mendidik santri usia masih anak-anak untuk mampu menghafal dan mengamalkan nilai Alquran dalam.kehidupan kesehariannya,” jelasnya.

Dia pun berpesan agar perogram unik tersebut lebih dikembangkan dan dilejitkan lagi. Juga selanjutnya mendorong tim yayasan untuk bekerja lebih maksimal.dan bermanfaat bagi umat. (baso zf)

Hadiri Rakor FKPP Luwu, Hidayatullah Belopa Siap Sinergi dengan Seluruh Ponpes

0

LUWU, HidayatullahSulsel.com — Ketua Yayasan Al-Jihad Islamic Boarding School Pesantren Hidayatullah Belopa, Ustadz Hamzah Sultan, turut serta menghadiri Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pondok Pesantren (Rakor FKPP) se-kabupaten Luwu di Pondok Pesantren Pertanian Islamiyah Salubanga, Luwu, Kamis, (6/10/2022).

Pesantren Hidayatullah Belopa salah satu anggota FKPP yang secara aktif mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) rutin diadakan sekali dalam 3 bulan. Pada pertemuan tersebut, Hamzah menyatakan, Pesantren Hidayatullah Belopa siap berpartisipasi aktif dalam menjalin sinergisitas bersama seluru pondok pesantren dan juga bersama pemeritah daerah.

“Dalam rapat ini, kami berkomitmen berpartisipasi aktif serta siap bersinergi dengan segenap ponpes se Luwu. Demikian halnya juga dengan pemerintah,” jelas Hamzah.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula sebagai pembicara Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kasi Pendis Kemenag), Drs Fakhruddin Umar MPdI. Fakhruddin mengharapkan program kemampuan berbahasa asing sudah selayaknya menjadi ciri khas pondok pesantren. Demikian halnya dengan Qirotul Kutub dan Tahfidzul Qur’an.

Senada dengan harapan Kasi Pendis Kemenag, Hamzah mengucapkan syukur sebab program tahfidz di Pesantren Hidayatullah Belopa merupakan program unggulan.

“Ya, Alhamdulillah. Terlepas dari kekurangan yang ada, Kami di Pesantren Hidayatullah memang mengedepankan program tahfidz atau hafalan Qur’an sebagai program unggulan. Insya Allah, ke depannya kami juga akan menjadikan kemampuan berbahasa asing sebagai bagian dari ciri khas kami.” Ujar Hamzah kepada reporte hidayatullahsulsel.com

Di penghujung dari Rakor FKPP se-Luwu tersebut, beberapa hasil yang dicapai di antaranya membangun citra pondok yang identik dengan kemampuan berbahasa asing, Qirotul Kutub, dan Tahfidzul Qur’an. Kedua, Komitmen pada visi dan misi pondok. Dan ketiga, menjaga pondok dari pengaruh radikalisme. (Ian Kassa)

Majelis Taklim An Nur BTP Kunjungi Ponpes Hidayatullah Bollangi.

0

GOWA, HidayatullahSulsel.com — Pengurus dan anggota Majelis Taklim An Nur blok C BTP mengunjungi Pesantren Hidayatullah Bollangi Pondok Tahfidz Ashabul Jannah, Gowa, Ahad (2/10/2022).

Kunjungan tersebut sebagai rangkaian program roadshow sosial. “Informasi yang kami dapatkan ponpes ini mendidik secara gratis anak-anak dhuafa untuk menjadi hafidz Quran,” ujar Penasehat Majelis Taklim An Nur, Dra Hj Hastami Murdiningsih.

Ponpes Hidayatullah Bollangi terletak di atas gunung/bukit Desa Bollangi Gowa dengan pemandangan indah.

Agenda kunjungan itu diisi dengan penyerahan berbagai bantuan berupa sembako dan dana untuk pembangunan masjid serta dilaksanakan pengajian oleh pimpinan pondok yang juga Ketua DPD Hidayatullah Gowa, Ustadz Mustakim.

“Dalam hidup ini kita harus punya tujuan, kita akan ke mana. Untuk itu kita perlu petunjuk agar tidak salah arah atau tidak tahu arah. Petunjuk itu ialah Al Quran dan As Sunnah,” jelasnya dalam tausiyah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari tuan rumah, semoga ke depannya pesantren semakin solid dalam membangun cita-cita Islam dan segala pembangunn yang sedang dilaksanakan mendapat kemudahan dari segi apapun serta semoga Rahmat dan Berkah dari Allah senantiasa menyertai kita,” ujar Ketua Majelis Taklim An Nur, Dr Hj Andi Erni.(Afiah/*)

Pesantren Hidayatullah Parepare Borong Juara Pidato Tiga Bahasa

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Santri putra putri Pondok Pesantren Hidayatullah Parepare ikut serta memeriahkan kejuaraan Pekan Olahraga Seni Antar Pondok Pesantren (POSPEDA) tingkat kota Parepare, Senin-Selasa (27-28/9/2022).

Dari ajang yang diselenggarakan oleh kantor Kementerian Agama Kota Parepare itu santri Hidayatullah Parepare memborong sejumlah juara.

Pemimpin Pondok Pesantren Hidayatullah Parepare, Ust Abdul Jabbatlr mengaku antusias agar santri-santrinya mengikuti seleksi POSPEDA ini baik di bidang olahraga maupun seni.

“Tujuan kami mengikutsertakan santri dalan acara POSPEDA, selain berpartisipasi dalam mensukseskan program pemerintah, sekaligus menguji kemampuan santri untuk dapat bersaing ke level yang lebih tinggi,” ujarnya. ngkap ustadz Abdul Jabbar.

POSPEDA 2022 dilaksanakan di beberapa lokasi. Seleksi cabang seni dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kota Parepare dan cabang Olahraga dilaksanakan di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare.

Santri mewakili Pesantren Hidayatullah Parepare nyaris semuanya menduduki peringkat 3 besar.

Prestasi yang diraih pada ajang POSPEDA tingkat kota Parepare kali ini, diantaranya Juara 2 pidato bahasa Arab Putra (Afdal), Juara 1 pidato bahasa Inggris Putri (Eka Herlina), Juara 2 pidato bahasa Indonesia Putri (Nurul Ilmi), Juara 3 pidato bahasa Arab Putri (Nur Qalbi) dan Juara 3 lomba lari 400 meter Putra (Fadlan Mujahid).

Ust Abdul Jabbar merasa bersyukur, bangga dan bahagia, dengan prestasi para santri Hidayatullah Parepare. Menurutnya pencapaian tersebut luar biasa karena persiapannya belum terlalu matang, namun Para pembina telah maksimal mendampingi mereka di waktu yang singkat.

“Saya sangat bersyukur, bangga dan bahagia, santri kami memperoleh juara, mereka berhak mendapat apresiasi. Kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat mensukseskan kegiatan ini,” lanjutnya.

Dengan prestasi yang ditorehkan tersebut, santri Hidayatullah Parepare akan mewakili Parepare di kompetisi serupa tingkat Sulsel.(Sahlah al-Ghumaishaa)

SD Integral Al Hijrah
Malam Bina Iman dan Taqwa

0

MASAMBA, HidayatullahSulsel.com — Guru dan santri SD Integral Al Hijrah Masamba menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) di pondok pesantren Hidayatullah Masamba, Kamis (29/9/2022).

“Mabit merupakan program kegiatan SD Integral Al Hijrah Masamba meningkatkan nilai ruhiyah para santri yang sekolah di tempat kami,” jelas Ketua Yayasan Al Hijrah, Nurhadi Yusuf.

Kegiatan ini juga untuk memotivasi santri melaksanakan Gerakan Nawafil Santri (GNH) khususnya melaksanakan amalan shalat malam dan menjadi sarana mempererat silaturahim.

Pengurus Yayasan Al Hijrah pondok pesantren Hidayatullah terus berbenah dan mulai tahun ini dibuka kelas khusus Tahfidz di kampus 2 Uraso.

Pembenahan di antaranya membangun rumah guru yang membutuhkan bantuan pendanaan. Pembangunan rumah guru tahfidz 3 unit untuk memaksimalkan guru tahfidz dalam mengajar.

Rumah yang digunakan saat ini masih rumah darurat dari atap nipah. Pengurus akan menghadirkan rumah yang layak huni di pondok tahfidz Al Hijrah Uraso Mappideceng.

Ketua Yayasan Abd Wahab berharap pembangunan di pondok tahfidz bisa berjalan dengan lancar. Setelah selesai pembangunan rumah akan di bangun masjid permanen

“Kami mengajak kaum muslimin dan muslimat yang ingin membantu bisa menghubungi ust Muh Nuzul Usman no kontak 085201131132 atau mengirim langsung ke rek BRI Masamba no rek 064101026423503 An Yayasan Al Hijrah Hidayatullah Masamba dan Bank Sulselbar Masamba No 5202610000044633 Yayasan Al Hijrah Hidayatullah Masamba,” rincinya.(*)

Bersama Pemkab, Hidayatullah Luwu Komitmen Wujudkan Masyarakat Religius

0

LUWU, HidayatullahSulsel.com — Hadir dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Luwu dengan ormas di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Luwu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Luwu, Ustadz Hamzah Sultan menyatakan komitmen Hidayatullah Luwu turut mewujudkan masyarakat yang religius, Kamis (29/9/2022).

“DPD Hidayatullah Luwu berkomitmen untuk menjadi mitra pemkab Luwu dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan berperadaban,” ucap Hamzah kepada reporter hidayatullahsulsel.com.

Senada dengan pernyataan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Kabupaten Luwu, Luther Bija, yang ditunjuk oleh Bupati Luwu untuk membuka rakor tersebut, juga menyampaikan harapannya agar semua ormas yang ada di Kabupaten Luwu dapat turut serta bersama pemerintah daerah dalam mengentaskan persoalan masyarakat.

“Bapak Bupati menitipkan pesan, bahwa kami di pemerintahan daerah berharap agar semua ormas bisa bekerjasama dalam memetakan dan mencari solusi dari persoalan masyarakat,” kata Luther.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu, H. Akmal. Ia memaparkan sudah selayaknya ormas-ormas diajak untuk bersinergi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Luwu yang aman dan harmonis.

“Kita di pemerintahan, sudah seharusnya mengajak setiap ormas untuk bersinergi. Terutama dalam hal mewujudkan Kabupaten Luwu yang harmonis,” jelas Akmal di depan perwakilan-perwakilan ormas yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

Rapat yang mengusung tema, “Kemandirian Ormas sebagai Mitra Pemerintah” tersebut merupakan bentuk pengawasan ormas dan ormas asing dalam hal pendaftaran, pemberdayaan dan evaluasi.(Ian Kassa)

Kebakaran di Dua Lokasi di Sulsel, Laznas BMH Kirimkan Bantuan

0

HidayatullahSulsel.com — Dua kebakaran melanda perumahan padat penduduk. Delapan rumah yang berada Sawerigading, Desa Sorowako Kecamatan Nuha, Luwu Timur ludes dilahap si jago merah, mengakibatkan 13 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal (23/9).

Sementara itu, di Jalan Rappokalling Timur, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sebanyak 32 rumah terbakar dan 3 rumah terdampak. Sebanyak 47 KK dengan 186 anggota keluarga harus mengungsi di penampungan dan keluarganya.

Merespon dua kejadian itu Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) telah menurunkan 2 tim berbeda untuk membantu evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana kebakaran.

Bantuan diberikan berupa bahan makanan pokok 16 dos air mineral, 5 dos minyak goreng dan 2 karung beras, 6 dos mie instan. Bantuan yang diberikan diterima oleh wakil masyarakat terdampak yang disaksikan oleh pemangku kebijakan setempat.(*)

Abu Zinda, anggota SAR Hidayatullah yang turun langsung kelokasi kejadian mengatakan cuaca yang panas dan hembusan angin yang kencang membuat kebakaran cepat menjalar, “Perlu kewaspadaan dari masyarakat, harus bijak dalam mengunakan listrik dan kompor termasuk hal rawan lainnya, terlebih di musim kemarau”. Ujarnya.(*)

Laznas BMH-Paragon Bagi Quran Hingga Pelosok Sulawesi

0

HidayatullahSulsel.com — Desa Asuli yang berada tak jauh dari Danau Towuti, berjarak 627 Km atau perlu 14 jam berkendara dari Makassar menuju ke timur wilayah admistrasi Kabupaten Luwu Timur. Lokasinya berada di cekungan Teluk Bone dan diapit oleh tiga provinsi lainnya, di sinilah Yayasan Pondok Pesantren Ahlus Shuffa berada, terdapat jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak, SD, SMP dan SMA.

Sebagai salah satu ciri khas pesantren, pondok ini menerapkan program khusus penghafal Al-Qur’an, peminatnya datang dari berbagai kalangan. Penduduk asli setempat yang berutur bahasa Tae, Padoe atau wilayah sekitar yang berbahasa Bugis-Makassar juga memiliki minat yang cukup besar untuk menyekolahkan anak-anak mereka yang berbasis pesantren.

Walau berada jauh di pedalaman Sulawesi, soal pendidikan sudah cukup merata. Bahkan anak-anak mereka yang tinggal di pondok pesantren mampu beradaptasi dan bisa memiliki hafalan Al-Quran. Satu di antaranya Risma, remaja yang telah yatim sejak belia ini, telah menjadi santri sejak sekolah dasar.

Kini, ia telah memiliki hafalan 5 juz. Tentu saja menjadi seorang penghafal Al-Qur’an bukan perkara mudah. Sebab perlu kesabaran untuk mengulang-ulang hafalan. Terlebih bagi seorang wanita ada waktu-waktu tertentu dilarang memegang Al-Qur’an, walau tetap bisa bermurajaah.

Di pesantren ini, terdapat seratusan santri putri, mereka mengakses pendidikan yang setara dengan laki-laki tanpa meninggalkan kodratnya sebagai seorang wanita. Menghafal Al-Qur’an dan berpendidikan menjadi sebuah bekal terbaik untuk melahirkan anak-anak terbaik di masa depan.

Program penyaluran Al-Qur’an yang jumlahnya seribu eksemplar lebih ini dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) merupakan amanah dari mitra, yakni dari Paragon. PT Paragon Technology and Innovation merupakan perusahaan kosmetik lokal terbesar di Indonesia. Perusahaan berdiri sejak tahun 1985 dan telah mengembangkan lima brand, Wardah, Make Over, Emina, Putri, dan IX.(*)