Beranda blog Halaman 142

DPD Hidayatullah Bulukumba Tuan Rumah Halaqah Murabbi Wustha Gabungan Sulsel    

0

BULUKUMBA, HidayatullahSulsel.com — Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Sulawesi Selatan dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan menyelenggarakan Halaqah Murabbi Wustha Gabungan se-Sulsel.

Halaqah gabungan kali ini dilaksanakan dengan tuan rumah DPD Hidayatullah Bulukumba,  di Mandala Ria Beach, pada 19-21 November 2021..

Panitia secara khusus mendatangkan anggota Dewan Murabbi Pusat (DMP) Ust. Naspi Arsyad, Lc sebagai pemateri utama, dan dihadiri oleh 24 Murabbi halaqah wustha Hidayatullah se Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam acara yang berlangsung 3 hari ini, anggota murabbi nasional Ust Drs Ahkam Sumadiana MA, Ketua DMW Ir Abdul Majid MA, serta Ketua DPW Sulawesi Selatan Ust. Nasri Bukhari MPd.

Ust Naspi menyampaikan kepada seluruh peserta yang halaqah yang hadir, agar bersabar mengikuti keseluruhan materi penguatan dan pendalaman materi halaqah wustho yang disampaikan oleh setiap pemateri.

Secara teknis, kegiatan halaqah murabbi gabungan dari persiapan acara sampai selesai, ditangani langsung oleh Ust. Suparman, S.Pd sebagai Ketua DPD Hidayatullah Bulukumba.■ */fir

BMH Hadirkan Rumah Pemberdayaan di Makassar. Gelar Pelatihan dan Pendampingan Usaha “Ibu Hebat”

0

HidayatullahSulsel.com — Pandemi Covid-19 di Indonesia perlahan mulai melandai. Namun demikian, sektor perekonomian masyarakat, masih belum pulih.

Tidak sedikit masyarakat yang kini kehilangan pekerjaan, bahkan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Merespon hal tersebut, Laznas BMH menginisiasi hadirnya Rumah Pemberdayaan, Selasa (16/11/2021).

Rumah Pemberdayaan yang diinisiasi BMH ini terletak di Jl. Letjen Hertasning, Makassar, dan aktif memberikan pelatihan sekaligus pendampingan usaha bagi para mustahik, khususnya bagi ibu-ibu dengan peran sebagai single parent (ibu hebat).

Menurut Kadiv. Program dan Pemberdayaan BMH Sulawesi Selatan, Syamsuddin, “Rumah Pemberdayaan dihadirkan sebagai sebuah ikhtiar untuk membantu dan menguatkan mustahik, yang ditahap awal ini kita fokuskan bagi ibu-ibu hebat (single parent) yang harus berjuang menafkahi anak dan keluarganya seorang diri”.

Dalam menjalankan misinya, Rumah Pemberdayaan menggandeng jaringan pengusaha yang memiliki kepedulian yang sama untuk berbagi, memberikan pelatihan dan pendampingan usaha.

Pelatihan berupa Cooking Class bersama Ayu Safitri Ismail yang merupakan owner Donat Madu Mini Makassar.

Cooking Class ini diikuti oleh 15 ibu hebat dari beberapa daerah, yakni dari Maros, Gowa, dan Makassar.

Juwita (46), salah satu ibu hebat, peserta Cooking Class asal Gowa ini mengatakan sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan di Rumah Pemberdayaan BMH.

“Sejak ditinggal suami 12 tahun lalu saya sudah berjualan kue donat keliling untuk menafkahi dan membesarkan anak-anak. Namun karena tidak pernah belajar, jadi kue donat yang saya bikin masih donat itu-itu saja. Variannya terbatas, pemasarannya juga tidak terencana. Sehingga wajar jika selama ini usahanya sering gulung tikar. Alhamdulillah, dengan mengikuti Cooking Class ini wawasan kewirausahaan saya semakin bertambah. Sudah bisa bikin kue donat yang lebih kekinian, dan sudah ada gambaran terkait cara pemasaran produknya,” urai ibu dua anak ini.

“Insyallah setelah pelatihan ini, BMH melalui Rumah Pemberdayaan akan terus mendampingi dan membantu ibu-ibu hebat memiliki produk usaha sendiri,” pungkas Syamsuddin.■ s/b/*

Santri Hidayatullah Palopo Juara I Poltek Cup 2021 Taekwondo Open Tournament Makassar

0

PALOPO, HidayatullahSulsel.com— Santri Hidayatullah Palopo Rahmanuddin meraih prestasi membanggakan, juara 1 pada Poltek Cup 202q Taekwondo Open Tournament di Makassar, belum lama ini.

“Alhamdulillah Rahmanuddin merupakan santri yang memiliki peluang untuk terus menambah medali pribadinya di kancah Taekwondo, mengingat dia masih berada di bangku sekolah kelas XI MA,” jelas Ketua DPD Hidayatullah Palopo, Ust Amrullah.

Saat ini Rahmanuddin sudah mengoleksi 2 medali yakni emas dan perunggu. Medali perunggu diraih saat Kejuaraan Nasional 2019 sebelum covid-19.

Turnamen Poltek Cup ini merupakan pertandingan pemanasan bagi Rahmanuddin sebelum tampil mewakili Palopo pada pertandingan pra Porda tahun ini.

“Kita berharap kiranya Rahmanuddin bisa melanjutkan prestasinya di pra Porda tahun ini sehingga membanggakan Palopo dan sekaligus menjawab tantangan bahwa santri bisa tong ji berprestasi,” tambah Ust Amrullah.

Ada 3 orang santri Hidayatullah Palopo mengikuti seleksi pra Porda mewakili Palopo. Rahmatullah termasuk yang lolos dan saat seleksi bertanding dengan tentara dan mengejutkan memenangkan pertandingan tersebut.■

Kontributor: Abie Fakhrie

5 Siswa Hidayatullah Towuti, Luwu Timur Raih Juara Pada Kejuaraan Taekwondo di Makassar

0

LUTIM, HidayatullahSulsel.com— Lima Siswa Sekolah Integral Darul Ilmi Pesantren Hidayatullah Towuti, Luwu Timur, berhasil merai medali emas dan perunggu pada Kejuaaraan “Poltek Cup 2021 Taekwondo Open Tournament” yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, sejak 29-31 Oktober 2021

Kelima siswa tersebut adalah Akifah Zakiyyah Hangny, Siswa kelas 5 SD dan Fariq El Yaqzan, siswa Kelas 2 SD meraih medali emas serta Muhammad fiqri yazin dan Khairul Efendy siswa SMA meraih medali perunggu.

Rizqi De Costa sebagai pelatih menyampaikan bahwa prestasi yang diraih oleh kelima siswa Hidayatullah Towuti ini tentu tidak terlepas dari kerja keras mereka dalam berlatih, mulai dari mempersiapkan fisik, teknik, hingga gerakan.

“Sebagai pelatih, saya sangat bangga sebab kerja keras yang kami lakukan selama ini Alhamdulillah membuakan hasil yang baik,” kata Rizqi.

Meski begitu, Rizqi tetap meminta kepada anak didiknya untuk tidak berpuas diri sebab masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi agar lebih siap lagi menghadapi kejuaraan-kejuaraan yang akan datang.

“Insya Allah apa yang kami dapatkan hari ini menjadi motivasi bagi kami untuk melakukan yang terbaik lagi serta memperbaiki kekurang-kekurangan yang ada agar lebih baik lagi pada kejuaraan-kejuaraan berikut,” pungkasnya.

Prestasi dari limi siswa ini sangat memberikan kebanggan bagi sekolah Darul Ilmi Pesantren Hidayatullah Towuti, Luwu Timur. Tak hanya membawa nama sekolah, mereka juga membawa harum nama Towuti Taekwondo Club (TTC) yang selama ini tempatnya berlatih.■

Kontributot: Ridwan

Ustad Abu Bakar Bessah Pimpin DPC Hidayatullah Wotu, Hantar Santri Berprestasi Hingga Tingkat Sulsel

0

HidayatullahSulsel.com — Ustad Abu Bakar Bessah memulai pengabdian di Hidayatullah Wotu Kabupaten Luwu Timur pada 2018 setelah mendapat mandat dari DPW Hidayatullah Sulsel sebagai pimpinan.

Sejak tamat SD Inpres Lohayong 2006 Kabupaten Flores Timur, Ust Abu melanjutkan pendidikan pesantren ke cabang Hidayatullah Bali 2009. Lalu SMA di Hidayatullah Makassar dan tamat 2012.

Pria kelahiran Lohayong 1992 Kabupaten Flores Timur ini melanjutkan ke STIS Hidayatullah Balikpapan selama dua
tahun dan kembali ke Makassar hingga diutus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hidayatullah Wotu, Luwu Timur.

Kepada reporter HidayatullahMalassar.id ia menuturkan awal perjuangannya sebagai pimpinan cabang di Wotu tidaklah mudah. Bersama rekannya memulai melakukan perbaikan program tahfidzul Quran dengan memisahkan tempat putra dan putri yang dinilai terlalu dekat.

Setelah merombak pesantren Ust Abu dan penguris memfokuskan perbaikan kualitas bacaan quran pada santri putra yang dinilai belum fasih bacaan alqur’an.

Setahun membina dengan program unggulanya, DPC Hidayatullah Wotu mengirim santrinya untuk mengikuti MTQ 2019 tingkat Kecamatan di Wotu Luwu Timur dan berhasi menjadi juara.

“Kemudian kami lanjut mengutus santri untuk mengikuti ajang lomba tahfidz quran pada program Imam Desa yang diselenggarakan oleh Gubernur Sulsel tingkat propinsi tahun 2019 di Makassar mewakili kabupaten Luwu Timur dan berhasil meraih peringkat ketiga,” tuturnya.

Sejak santrinya meraih banyak prestasi itu pesabtren Hidayatullah Wotu mulai menarik simpati dan pujian dari masyarakat dan kepala daerah setempat.

Bupati Luwu Timur, Tohoriq Husler (Almarhum) memberi apresiasi dan memberi sumbangan berupa uang pembangnuan untuk asrama. “Alhamdulilah dari prestasi santri itu membuat masyarakat dan Bupati Luwu Timur memberi apresiasi pada pesantren,” imbunya.

Hingga saat ini minat masyarakat setempat sangat tinggi masuk Pesantren Hidayatullah Wotu. Terbukti dengan bertambahnya jumlah santri. “Bahkan kami harus membatasi penerimaan santri tahun ini karena terbatasnya sarana. Gedung yang tak cukup,” tuturnya.

Salah satu program unggulan di Pesantren Hidayatullah Wotu saat ini adalah santri wajib menyelesaaikan hafalan 10 juz sebagai persyaratan mengikuti Ujian Nasional.

Santri juga dibekali dengan kemampuan berdakwah sehingga bisa khotbah dan ceramah ketika berada di tengah masyarakat. Selain itu santri pun tak dipungut biaya apapun.

Ust Abu berharap agar santri yang dididiknya menjadi santri yang menjadi calon pemimpin dan teladan di masa depan. “Ikhlas, sabar dan syukur adalah kunci dari seorang pemimpin dan senantiasa hadirkan iman sebagai kunci keberhasilan dakwah,” pesannya.■

Jelang Muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah Sowan ke Hidayatullah Sulsel

0

Jajaran DPP Wahdah Islamiyah berkunjung dan bersilaturrahim di kantor DPW Hidayatullah Sulsel, di Jalan Tamalanrea Raya, Bumi Tamalanrea Permai, Kota Makassar, Kamis, 14 Oktober 2021.

HidayatullahSulsel.com – Menjelang perhelatan muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah mulai sowan dalam rangka bersilaturrahim dan mengundang kalangan ormas Islam untuk hadir pada acara pembukaan yang akan diadakan di Kota Makassar pada 17-21 Desember 2021.

Dipimpin Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Syaibani Mujiono, panitia muktamar bertandang ke kantor DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Yayasan Al Bayan, Pondok Pesantren Hidayatullah, Jalan Tamalanrea Raya, Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kota Makassar, Kamis (14/10/2021).

Rombongan disambut Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Ustaz Nasri Bohari, Ketua Dewan Murobbi Wilayah Hidayatullah Sulsel Ustaz Abdul Majid, serta Ketua Kampus I Hidayatullah Makassar Ustaz Suwito Fatah, dan sejumlah pengurus Hidayatullah lainnya.

Setelah memperkenalkan sejumlah asatiz yang mendampingi, seperti Ustaz Syaiful Bahri, Ustaz M. Syarif dan Ustaz Irfan Mas’ud, Ustaz Syaibani kemudian menyampaikan salam dari Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin, Ustaz Muhammad Ikhwan Abd Jalil, dan dari Ustaz Rahmat Abdul Rahmat kepada keluarga besar Hidayatullah.

Dalam pemaparannya, Ustaz Syaibani menjelaksan tentang tema Muktamar IV Wahdah Islamiyah.

“Tema muktamar kali ini tentang pendidikan paripurna. Kita ingin melihat wajah pendidikan kita ke depan semakin berkualitas, sehingga niatan dan gerakan pendidikan ini butuh peranan dari semua pihak,” kata Ustaz Syaibani dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, tugas dan peranan ormas seperti Wahdah Islamiyah dan Hidayatullah menyiapkan generasi yang terbina sejak dini untuk semua dimensi, sehingga pendidikan merupakan gerakan islah.

Selain pendidikan, Ustaz Syaibani melanjutkan, Muktamar IV Wahdah Islamiyah juga akan membahas mengenai ketahanan keluarga. Melihat fenomena keretakan hubungan rumah tangga yang dipicu berbagai persoalan, terutama dampak dari pandemi Covid-19, dia menyampaikan, jajaran pengurus DPP Wahdah Islamiyah merasa perlu untuk terus membahas dan mempertajam konsep ketahanan keluarga ini.

Tak ketinggalan, kata Ustaz Syaibani, muktamar juga akan membahas tentang kecintaan terhadap NKRI. “Karena kita ingin menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap negeri kita tercinta ini. Makanya, dalam setiap rangkaian pra-muktamar, seperti di acara tabligh akbar, seminar dan kegiatan lain, kecintaan terhadap NKRI yang kita jadikan tema,” terangnya.

Di pengujung kunjungan tersebut, Ustadz Syaibani memohon doa restu dan dukungan dari segenap jajaran Hidayatullah.

“Mohon doanya agar Muktamar IV Wahdah Islamiyah dapat berjalan sukses. Kemudian, berada di Hidayatullah, serasa berada di rumah sendiri. di kantor sendiri. Suasana ruang rapatnya mirip dengan suasana di DPP Wahdah Islamiyah. Mungkin karena memang kami sudah memiliki kedekatan emosional dengan Hidayatullah. Satu yang memang selalu dipesankan Ustadz Zaitun, yaitu kebersamaan,” jelasnya disambut tawa bahagia para hadirin yang hadir dalam ruangan itu.

Ketua DPW Hidayatullah Sulsel Ustaz Nasri Bohari, menyambut baik dan menyatakan mendukung pelaksanaan Muktamar IV Wahdah Islamiyah.

“Tentu kita sangat berbangga karena pelaksanaan Muktamar IV Wahdah Islamiyah diadakan di Makassar. Saya juga selalu meminta kepada DPP Hidayatullah agar kegiatan-kegiatan dipusatkan di Kota Makassar,” ucapnya.

Ustaz Nasri menyebut gerakan dakwah yang dijalakan Hidayatullah dengan Wahdah Islamiyah tidak jauh berbeda, terutama dalam hal dakwah dan pendidikan. Bahkan, ia menyebut, gerakan tersebut akan menjadi bola salju yang bakal sulit terbendung dalam menciptakan program kebaikan bagi ummat.

Ustaz Abdul Majid, yang termasuk sesepuh di Hidayatullah Sulsel, juga menyatakan mengapresiasi keberadaan dan gerakan dakwah dari Wahdah Islamiyah.

Pertemuan itu berlangsung dengan penuh nuansa kekeluargaan. Dilanjutkan dengan saling tukar bingkisan berupa buku-buku dan produk media dari kedua ormas, dan di akhiri pose bersama.■

Ketua DPD Golkar Sulsel Kunjungi Ponpes Hidayatullah Masamba

0

LUWU UTARA, HidayatullahSulsel.com – Ketua DPD Golkar Sulsel DR HM Taufan Pawe SH MH bersama Bupati Luwu Utara yang juga Ketua DPD Golkar Luwu Utara terpilih, Indah Putri Indriani, berkunjung ke Pesantren Hidayatullah Masamba, Ahad (5/9/2021)

Hadir pula Ketua DPRD Luwu Utara Drs Basir. Rombongan diterima Pengurus Harian Pondok Pesantren Hidayatullah Masamba Ust Abd Wahab sekaligus sebagai Ketua DPD Hidayatullah Luwu Utara.

Ust Wahab berterima kasih atau kunjungan tersebut. “Pondok ini didirikan sejak 2000. Pengurus berharap pondok ini berkembang ke depan dengan membangun kampus 2 di Mappideceng,” jelasnya.

Taufan berharap dengan kedatangan ini membawa bupati dan ketua DPRD sudah bisa diusulkan apa program karena keduanya penentu kebijakan di daerah ini.

“Dan kunjungan ini juga bisa menjadi wujud silaturrahmi yang terjalin selama ini dengan Pemkab Luwu Utara dan kehadiran Hidayatullah di Luwu Utara semakin maju dakwah dan tarbiyah di masyarakat Luwu Utara,” urainya.■ rls

Anggota DPR RI Letakkan Batu Pertama BLK Komunitas di Pesantren Hidayatullah Barru

0

BARRU, HidayatullahSulsel.com — Anggota DPR RI Komisi IX, Hasnah Syam Mars, menyambangi Pesantren Tahfidz Hidayatullah Barru pada Minggu, (5/9/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kejuruan Bahasa.

Sebagai bagian dari program Kementerian Ketenagakerjaan, BLK Komunitas adalah fasilitas pelatihan vokasi yang diperuntukkan bagi lembaga-lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Salah satunya untuk pondok-pondok pesantren.

Kedatangannya bersama rombongan pengurus PKK Barru, diiringi dengan para tokoh masyarakat. Sebelum proses peletakan batu pertama dimulai, Kepala Departemen Agama Barru, H. Jamaruddin, didapuk untuk memimpin doa bersama.

Di depan para santri dan warga pesantren, Hasnah Syam yang juga dokter gigi itu menyampaikan bahwa BLK Komunitas merupakan bagian dari visi dan misi bupati Kabupaten Barru.

“Alhamdulillah, BLK ini tidak terlepas dari visi dan misi bupati Barru demi terwujudnya target ketenagakerjaan,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga memberikan motivasi khusus kepada para santri. Ia menuturkan pentingnya memiliki kemampuan berbahasa asing. Menurutnya, kemampuan berbahasa asing adalah kebutuhan yang tidak terelakkan bagi generasi muda.

“Bahasa itu jendela dunia. Untuk mengenal dunia yang lebih luas, maka bahasa merupakan kebutuhan. Jadi, para santri tidak sekedar menghafal Al-Qur’an saja, tetapi lebih dari itu santri harus memiliki soft skill untuk menunjang masa depan. Salah satunya kemampuan berbahasa asing,” tutur politisi Partai Nasdem tersebut.

Di akhir sambutannya, Hasnah Syam berkomentar terkait pembangunan di Pesantren Tahfidz Hidayatullah Barru. Di depan warga pesantren, para santri dan para tamu undangan yang memadati pesantren tersebut, Hasnah Syam mengutarakan niat akan menyumbangkan seratus sak semen demi kelancaran pembangun di Pesantren Tahfidz Hidayatullah Barru.

“Insya Allah, demi kelancaran pembangunan di pesantren ini, dalam waktu dekat saya akan berinfaq dengan seratus sak semen.” Ucap Hasnah Syam yang kemudian diiringi gemuruh tepuk tangan yang meriah.■ Ian Kassa

Mushida dan MZ Albayan Hidayatullah Makassar Gelar Sedekah Jumat

0

HidayatullahSulsel.com — Pengurus Daerah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Makassar bekerjasama dengan Mitra Zakat (MZ) AlBayan Pesantren Hidayatullah Makassarmenghadirkan program Sedekah Jumat (Semat).

“Tahap awal Semat menjadi program berbagi makanan bagi masyarakat kecil tiap Jumat pagi. Selanjutnya akan lebih bervariasi lagi sedekah yang dilakukan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Kepala Departemen Sosial DPD Mushida Makassar, Retno S.

Pembagian paket sarapan “Semat” kepada masyarakat dari Mushida Makassar dan MZ Albayan dilaksanakan tiap Jumat pagi di gerbang Pesantren Hidayatullah Makassar jalan poros Tamalanrea, BTP.

Retno S mengungkapkan bahwa di masa pandemi ini banyak masyarakat yang terkena dampak sehingga mengalami kesulitan, termasuk makanan. “Kami berupaya untuk membantu mereka yang terdampak pandemj pada setiap Jumat membagi paket makanan,” jelasnya.

Manager MZ Albayan Hidayatullah, Ramli, mengajak kepada kaum muslimin yang memiliki kelebihan rejeki untuk bisa berbagi kepada mereka yg membutuhkan. “Kami membuka donasi Rp 10 ribu per paket makanan atau bisa langsung membantu dalam bentuk donasi makanan dengan menghubungi MZ Albayan,” ujarnya.

Layanan jemput donasi hubungi +62 813-5598-6534 Aba Ramli dan transfer donasi ke rekening BNI Syariah/BSI 4664664435 An. Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar.■

Ponpes Hidayatullah Makassar Wakili Sulsel di Ajang Nasional Pesantren Unggulan BI

0

Makassar (Hidayatullahsulsel.or.id) — Pondok Pesantren Hidayatullah kampus utama Makassar terpilih sebagai wakil dari Sulawesi Selatan dalam seleksi nasional Program Pesantren Unggulan yang digagas oleh Bank Indonesia (BI).

Sebagaimana dikutip dari hidayatullah.or.id, pesantren yang dikelola oleh Yayasan Albayan Hidayatullah tersebut menjadi salah satu dari empat pondok terbaik se-Indonesia Timur yang melaju ke tahap penilaian lanjutan dalam rangkaian Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) 2021.

“Alhamdulillah, ini adalah amanah dan kepercayaan yang sangat membanggakan dari Bank Indonesia. Sekaligus menjadi pemicu semangat untuk terus mewujudkan visi Pesantren Hidayatullah Makassar yang unggul di berbagai bidang,” ujar Ketua Yayasan Albayan Hidayatullah Makassar, Ust Suwito Fatah, MM, saat mengikuti proses penilaian secara daring, Jumat (23/7/2021).

Dalam program ini, unit konveksi milik pesantren, yakni Albayan Konveksi, menjadi salah satu bentuk usaha ekonomi produktif yang diikutsertakan. Unit ini sebelumnya juga telah dipercaya tampil dalam ajang Expo Ekonomi Syariah di Trans Mall Makassar, memamerkan produk-produk busana muslimah dan seragam sekolah.

Albayan Konveksi merupakan bagian dari ekosistem usaha Yayasan Albayan yang mendukung kemandirian ekonomi pondok. Selain itu, pesantren ini juga mengembangkan unit usaha seperti Albayan Ternak, Rumah Pemotongan Ayam, serta rumah makan cepat saji yang bekerja sama dengan Om Chick Resto.

Ketua Departemen Ekonomi Yayasan Albayan, Ust Alyas, menjelaskan bahwa dari proses seleksi awal, BI menetapkan empat pesantren terbaik secara nasional. Keempatnya adalah Ponpes Yatofa (NTB), Ponpes Abdussalam (Kalimantan Barat), Ponpes Hidayatullah Makassar (Sulsel), dan Ponpes Ushuluddin (Kalimantan Selatan).

Keempat ponpes tersebut mengikuti proses in-depth interview bersama para juri yang terdiri dari Dr Basniang Said (Kemenag), Dr Yasmine Nasution (Akademisi UI), dan Dr Yono Harsono (Bank Indonesia).*/Firmal L