Beranda blog Halaman 140

Jelang Nikah Mubarak, DPD Hidayatullah Luwu Bentuk Panitia Lokal

0

LUWU, HidayatullahSulsel.com — Menjelang diselenggarakanya Pernikahan Mubarak 3 pasang di Pesantren Hidayatullah Desa Sampeang, Kabupaten Luwu, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Luwu menggelar rapat pembentukan tim panitia lokal, Rabu (05/01/2022).

Dalam rapat yang diadakan di Kantor DPD Hidayatullah Luwu tersebut, Ketua DPD Hidayatullah Luwu, Ustadz Hamzah Sultan menyampaikan bahwa kerjasama tim menjadi salah satu penentu suksesnya acara tersebut.

“Mengingat acara nikah mubarak ini merupakan bagian dari kerja-kerja keummatan, maka kita perlu persiapan yang matang. Soliditas tim panitia tentu akan berpengaruh signifikan. Olehnya itu, kerjasama tim sangat-sangat diperlukan,” katanya pada peserta rapat.

Senada dengan apa yang disampaikan Ustadz Hamzah Sultan yang memimpin jalannya rapat, Sekretaris DPD Hidayatullah Luwu, Ustadz Arjun, selaku ketua panitia terpilih menghimbau kepada tim panitia untuk saling berkoordinasi satu sama lain.

“Meski cuma 3 pasang peserta pengantin, tetapi acara ini akan berlangsung cukup ramai. Saling berkoordinasi sangat dibutuhkan agar acara ini berjalan sesuai rencana. Apatalagi, jika tidak salah, ini merupakan pertama kalinya kegiatan Nikah Mubarak diadakan di tempat kita,” ujar Ustadz yang juga merupakan alumni dari Perguruan Tinggi Hidayatullah STAIL Surabaya ini.

Nikah Mubarak bagi warga Hidayatullah telah lama menjadi sebuah tradisi. Bagi Hidayatullah, pernikahan yang umumnya diikuti lebih dari satu peserta ini merupakan warisan nilai sebagai wujud kaderisasi dari pendiri Hidayatullah, Ustadz Abdullah Said.(Ian Kassa/*)

Pesantren Hidayatullah Palopo Pembagian Raport Dirangkai Pengajian Orangtua

0

PALOPO, HidayatullahSulsel.com — Setelah menyelesaikan Penilaian Akhir Semester (PAS) 2021/2022, Santri Pesantren Hidayatullah Palopo tingkat SMP dan MA menerima hasil ujian, Selasa (4/1/2022).

Pelaksanaan penerimaan raport ini dihadiri oleh para orangtua/wali santri. Orangtua/wali antusias hadir dalam kegiatan ini walau ada beberapa yang berasal dari daerah pegunungan terpencil.

Para santri bukan hanya melihat nilai-nilai formal mereka tapi semua pelajaran-pelajaran Diniyah yang diajarkan di masjid, semua tidak luput dari penilaian.

“InsyaAllah kita akan melihat apa yang telah anak-anak kita pelajari selama ini, jadi anak-anak kita akan melihat dua nilai mereka, baik nilai formal maupun Diniyah, dan pada akhirnya ketika anak-anak kita sudah tamat, mereka akan mendapatkan dua ijazah, ijazah dari pemerintah dan satu lagi ijazah kepesantrenan,” jelas Kepala Sekolah SMP Hidayatullah Palopo, Ust Fijar, dalam sambutannya kali ini,,

Selain penerimaan rapot, pengurus pesantren juga melaksanakan lengajian bagi para orangtua/wali santri, agar tali silaturahmi tetap terjaga antara orangtua dan pengurus pesantren,,

“Ke depannya kita akan melaksanakan kegiatan rutin ini, ini pertama kali kita laksanakan di tempat kita,” terang Pimpinan Pesantren Hidayatullah Palopo, Ust Amrullah, di sela-sela ceramahnya.

Ia berharap agar para santri menjadi anak yang berbakti dan taat kepada orang tua, dan menjadi kebanggaan bagi semua.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapat sertifikat hafalan quran. Penyerahan sertifikat ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para santri yang lain untuk terus saling berlomba dalam menyelesaikan target hafalannya.■ Fijar Ali Fatih

Pengurus Pemuda Hidayatullah Kota Palopo Dilantik

0

PALOPO, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Kota Palopo melantik Pengurus Pemuda Hidayatullah Kota Palopo di Pesantren Hidayatullah Palopo, Senin (3/1/2022) malam.

Pelantikan pengurus Pemuda Hidayatullah rencananya oleh Ketua Pemuda Hidayatullah Sulawesi Selatan, namun berhalangan dan diwakili oleh ketua DPD Hidayatullah Palopo, Amrullah, S.Fil.I

Ketua Pemuda Hidayatullah Sulsel memberikan sambutan melalui video.

Dalam sambutannya, ust Amrullah mengatakan, “Ormas tanpa pemuda maka tidak ada regenerasi, pemuda harus menjadi potensi besar untuk merubah dan mengawal peradaban, meski berat, kita harus membuktikan bahwa Pemuda Hidayatullah bisa memberikan jawaban,” ujarnya memberikan spirit kepada pengurus yang terpilih

Mufaddal terpilih sebagai Ketua Pemuda Hidayatullah Kota Palopo menggantikan Saifullah Ahmad yang hijrah ke Hidayatullah Gorontalo.

“Jadikan Sistematika Wahyu sebagai landasan kita untuk memajukan Pemuda Hidayatullah berdinamika di tengah masyarakat Kota Palopo,” ujar Mufaddal dalam sambutannya.

Ke depannya ia berharap Pemuda Hidayatullah Palopo dapat melaksanakan dan menjalankan amanah dengan bersungguh-sungguh dan merangkul semua pemuda dalam keakraban dan dalam ukhuwah Islamiyah.

Susunan Pengurus Pemuda Hidayatullah Palopo 2022-2023

■ Ketua : Mufaddal
■ Sekretaris : Jusman
■ Bendahara : Rahmat Sharti

■ Departemen Pengkaderan : Ahmad Gunawan
Anggota : Ahyar, Wahyudi, Fauzan, dan Muhammad Fatah

■ Departemen Dakwah : Haikal
Anggota : Iman, Rusli, Irfan dan Muhammad Rizik.■ Fijar Ali Fatih/*

Pemimpin Baru Hidayatullah Sidrap

0

HidayatullahSulsel.com — Mutasi dan rotasi pengurus, sudah menjadi hal biasa di ormas Hidayatullah. Dengan slogan “kami dengar dan kami taat” reposisi kepengurusan di Hidayatullah menjadi mudah dan indah.

Baru-baru ini, (25/12/2021), DPW Hidayatullah Sulsel memberikan 20 SK (surat keputusan) penugasan baru, juga amanah baru kepada 14 kader Hidayatullah di Sulsel.

Salah satu yang berganti adalah Ketua DPD Hidayatullah Sidrap Ust Burhanuddin, S.Pd.I, ketua lama, digantikan oleh Sarmadani Karani, sebagai Ketua DPD Hidayatullah Sidrap yang baru, juga sebagai Ketua Yayasan Darul Qur’an Sidrap.

Dengan kepemimpinan baru di Hidayatullah Sidrap ini, diharapkan ke depannya, Hidayatullah Sidrap dapat maju dan berkembang lebih pesat lagi, baik dari segi fisik pembangunan, juga program pendidikan dan dakwahnya.

“Insyaallah, ke depannya, semoga Hidayatullah Sidrap bisa memberikan layanan yang terbaik untuk ummat di Sidrap,” ungkap Sarmadani Karani, yang mantan ketua Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar ini.

Hidayatullah Sidrap saat ini memiliki lahan seluas 3 hektar di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Rencananya, di atas lahan seluas 3 hektar ini, akan dibangun pesantren tahfidz agro wisata mandiri. Pondok tahfidz Qur’an, yang terintegrasi dengan agro wisata, berupa pertanian, perkebunan dan perikanan, sebagai wujud kemandirian pondok tahfidz.

“Kita akan bangun tahfidz agro wisata mandiri, sehingga pondok ini nantinya bisa mencetak santri tahfidz yang mandiri,” jelas ketua Yayasan Darul Qur’an ini.

Untuk memaksimalkan dakwah dan pembangunan Hidayatullah di Bumi Nene Mallomo ini, tambahnya, mengharapkan bantuan doa dan dana dari para jamaah. Agar dakwah dan perjuangan Islam bisa indah bersemi di Bulucenrana.■ *

2022 Menuju DPD Maros Keren Jiwa Raganya

0

■ Oleh : Fathi Ayyub Gie, Pengurus DPD Hidayatullah Maros

HidayatullahSulsel.com — Alhamdulillah dipenghujung tahun 2021 ini pertama kali saya mengikuti Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah yang dilaksanakan di Aula Yayasan Al Bayan Pesantren Hidayatullah Makassar, Jl Poros BTP, Rabu-Jumat (29-31/12/2021).

Kegiatan ini dihadiri pengurus inti daerah dari seluruh kabupaten se Sulawesi Selatan. Tujuan kegiatan untuk menguatkan pemahaman tentang jati diri Hidayatullah, penguatan organisasi dan sosialisasi program-program dari masing-masing depertemen.

Dari kgiatan ini, saya banyak merenungi tentang apa sebenarnya yang akan dicapai 2022 di Maros ?

Bagi saya ada dua poin penting yang perlu menjadi keseriusan untuk dikuatkan. Pertama adalah infrastruktur jiwa dan kedua adalah bangunan raga. Hal ini sejalan dengan amanat para pendahulu kita “bangunlah jiwanya bangunlah badannya”.

DPD Hidayatullah Maros merupakan pendatang baru dalam kancah pendidikan dan dakwah, sehingga perlu untuk merancang menuju Maros keren jiwa raganya.

Maka hal utama yg perlu diimplementasikan bagaimana nafas GNH Halaqoh dan Mabit mengalir deras di dalam tubuh setiap pengurus yang ada di Maros, dan memiliki pemahaman jati diri Hidayatullah dan kesadaran akan pentingnya menjalankan setiap hasil yang telah sepekati dan dimusyawarahkan

Kekuatan ruhuhiyah wajib menjadi perhatian serius, maka dengan itu harus memastikan setiap program yang akan dilaksanakan bertujuan menguatkan jiwa, bingakainya harus senafas dengan Al Alaq, Al Qolam dan Al Muzammil. Sehingga gerakan penguatan ruhuhiyah memiliki efek resonansi power yang dahsyat

SDM yang tersibgoh dengan nilai-nilai Qur’ani akan mampu memberikan perubahan yang lebih keren lagi, dengan itu kampus akan senantiasa terjaga dari hal-hal yang negatif, kampus akan lebih mempesona dengan santri yang beradab, kebersihan terjaga, kedisiplinan menjadi menu istimewa keseharian, tata kelola pondok lebih indah dipandang sehingga kalau ingin melihat Islam diaplikasikan silahkan datang ke Maros tepatanya di Kecamatan Tanralili

Kedua pembangunan infrastruktur raga. Fisik yang sehat menjadi ikhtiar. Dengan itu melalui program-program sesuai sunnah nabi memanah, berkuda dan berenang, juga Insya Allah target menuntaskan pembangunan masjid dua lantai, sekolah gratis berkualitas dan maksimal melayani dan peduli ummat melalui Ambulance Gratis maupun pembinaan ummat melalui masjid-masjid dan Rumah Qur’an.

Pendidikan dan dakwah, pengakaderan, ekonomi kemandirian pondok, tata kelola keuangan, kesekretariatan dan layanan sosial semoga bisa terstandardisasi, tersentralisasi, dan terintegrasi secara sistemik di Maros

Ini beberapa harapan besar yang semoga bisa terwujud di Hidayatullah Maros, semoga kesuksesan keberkah secara jama’i dapat tercipta dan semoga keren jiwa raga Maros menjadi fakta dan data.■

Ketua Umum Nashirul Haq Jelaskan Tiga Konsolidasi Utama Hidayatullah di Rakerwil DPW Sulsel

0

HidayatullahSulsel.com — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Dr KH Nashirul Haq Lc MA hadir menyampaikan tausih dan penjelasan arah kebijakan maupun program Hidayatullah pada Rakerwil Hidayatullah Sulsel.

Rakerwil Hidayatullah Sulsel dilaksanakan di kampus utama Hidayatullah Makassar, Jl Poros BTP, Rabu (29/12/2021).

Ulama muda asal Wajo Sulsel itu merinci tiga konsolidasi utama Hidayatullah, konsolidasi jati diri, konsolidasi organisasi dan konsolidasi wawasan.

Tiga konsolidasi itu untuk menyukseskan program standarisasi, sentralisasi dan integrasi sistemik Hidayatullah secara nasional.

“Jika jati diri menjadi karakter dan cara pandang semua kader maka akan sangat mudah upaya sentralisasi dengan pemahaman imamah jamaah dalam bentuk peraturan organisasi, aset disentralisasi dengan pengatasnamaan DPP namun tetap dengan kepemilikan dan pengelolaan masing-masing tingkat kepengurusan dan amal usaha,” urainya.

Standarisasi yang ditetapkan, menurutnya, juga untuk menjaga dan upgrade kualitas pribadi kader dan lembaga.

Sedangkan standarisasi ruhuyiah melalui Gerakan Nawafil Hidayatullah dan halaqah. Standarisasi pula untuk memastikan lembaga pendidikan yang dikelola Hidayatullah memiliki kualitas output alumninya seragam.■ fir

Hadiri Pembukaan Rakerwil Hidayatullah Sulsel, Walikota Makassar Desak Ormas Islam Respon Kegelisahan Ummat

0

HidayatullahSulsel.com — Walikota Makassar Muhammad “Dany” Ramadhan Pomanto hadir pada pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulsel.

Rakerwil tersebut dilaksanakan di Aula Yayasan Al Bayan Pesantren Hidayatullah Makassar, Jl Poros BTP, Rabu (29/12/2021).

Di hadapan peserta Rakerwil para pimpinan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah se-Sulsel, Dany berharap dan mendesak Hidayatullah dan ormas Islam lainnya lebih responsif lagi terhadap berbagai kegelisahan ummat.

“Banyak kejadian dan issu selama ini yang merugikan Islam seperti kejadian pemerkosaan di pesantren maupun isu pembubaran MUI, ini menggelisahkan namun tidak direspon dengan memadai,” ujarnya

Menurutnya dampak medsos luar biasa menimbulkan renggangnya hubungan masyarakat. Maka sebaiknya Hidayatullah dan ormas Islam harus turun ke masyarakat untuk eratkan hubungan.

“Peran dai kader Hidayatullah sangat dibutuhkan. Ormas Islam jangan asyik sendiri.
Untuk kegelisahan ummat tidak boleh diam. Manfaatkan IT dan media digital untuk dakwah dan suarakan kebenaran Islam,” ucapnya.

Termasuk harapnya, agar Hidayatullah dan ormas Islam lainnya membenahi degradasi moral dengan maraknya LGBT.

“Untuk itu Pemkot Makassar membuat program ‘Jaga Anak Ta’ sebagai salah satu program perkuatan keimanan untuk semua agama,” tuturnya.

Hadir saat pembukaan pengurus DPP Hidayatullah Drs Nanang Patria MA, Ketua Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Sulsel Ust Ir Abd Majid MA, Ketua DPW Hidayatullah Sulbar Ust Mardatila.

Selain para ketua DPD, pembukaan dan rakerwil tersebut juga diramaikan oleh pengurus Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulsel dan Pemuda Hidayatullah Sulsel.

Menurut Ketua DPW Hidayatullah Sulsel, Ust Nasri Bohari MPd , rakerwil merupakan implementasi dari rakernas baru-baru ini di Jakarta, untuk dirumuskan dan dilaksanakan di tingkat DPD.

Mewakili Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ust Nanang dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Rakerwil DPW Sulsel disebutnya sebagai gerak cepat untuk tiga konsolidasi Hidayatullah di Sulsel.■

Kegiatan Bina Aqidah di Pesantren Hidayatullah Maros.

0

HidayatullahSulsel.com — Yayasan Darul Hijrah Hidayatullah Maros menggelar kegiatan Bina Aqidah, 26 Desember 2021, bertempat di pondok tahfidz Darul Hijrah putra Dusun Baku Desa Lekopancing, Tanralili, Maros.

Kegiatan bina aqidah dirangkaikan dengan silaturrahmi orangtua santri dengan pengurus pondok.

Diawali setoran hafalan oleh perwakilan santri Farhan putra bapak Ust Hizbullah Lc alumni dari Yaman.

Ketua Yayasan Ust Abd Hadi pada kesempatan itu memaparkan program pondok, mulai dari pembangunan masjid dan pembebasan lahan untuk perluasan pondok.

Ketua Badan Pembina Yayasan Drs Muhammad Kaisar menjelaskan pentingnya kegiatan bina aqidah bagi orang tua santri karena tidak cukup anaknya saja yang diajari aqidah tapi orangtua juga perlu.

“Sebagaimana Nabi Muhammad awal dakwahnya membahas tentang aqidah. Maka demikianlah kita harus selalu berkesinambungan dan istiqomah menjaga aqidah,” ujarnya.

Acara Bina Aqidah diisi Ust Qadir Al Qitri Kepala Departemen Dakwah dan Layanan Ummat Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar.

Wakil Ketua I Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Bayan yang juga aktif menulis pada kolom syarah hadits dari kitab Bhulugul Maram itu memaparkan bagaimana menjadi generasi yang hebat maka harus dimulai dengan meluriskan aqidah setelah itu mempelajari ilmu syar’i.■

LPIH Parepare Pelatihan Dasar Totok Punggung dan Wajah Untuk Kesehatan Santri Putri

0

AJATAPARENG, HidayatullahSulsel.com –Koordinator Putri Lembaga Pendidikan Integral Hidayatullah (LPIH) Parepare mengadakan Pelatihan Totok Punggung dan Wajah untuk kesehatan di ruang lab SMA Hidayatullah Putri, Parepare, Senin-Selasa (20-21/12/2021).

Pelatihan tersebut menghadirkan pemateri Ustzah Misliani Ummu Fauzan dengan peserta seluruh santri putri serta Muslimat Hidayatullah Parepare.

Ketua LPIH Parepare, Ust Ahmad Sabil hadir dan memberi apresiasi kepada seluruh peserta “Semoga dengan adanya pelatihan ini santri semakin sehat, lebih menjaga diri dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri. juga, saya harap laporan sakit itu berkurang dan semua tambah kuat,” ujarnya.

Pelatihan diawali dengan paparan materi yang berkaitan, kemudian dilanjutkan dengan belajar langsung yaitu praktik, para peserta pun berpasang-pasangan satu sama lain.

“Dengan totok punggung, maka semua perlemakan atau penyumbatan yang menumpuk dipunggung akan diurai sehingga darah akan mengalir lancar ke seluruh tubuh, sehingga dengan izin Allah, bisa menjadi bagian bentuk ikhtiar kita, solusi beberapa keluhan yang sering dialami,” terang pemateri yang juga merupakan Ketua PD Muslimat Hidayatullah Sidrap tersebut

Ia menyemangati para santri agar benar-benar serius dalam mempelajari ilmu totok punggung dan wajah ini, yang akan sangat bermanfaat khususnya ketika di asrama ada yang mempunyai keluhan bisa saling membantu, begitupun ketika pulang ke rumah maka bisa membantu keluarga untuk di totok punggung dan wajahnya.

“Makanya perlu sering-sering latihan, melatih jarinya-jarinya agar terbiasa menemukan titik-titik yang mengalami penumpukan sehingga memudahkan untuk diurai,” lanjut ibu dari 6 anak tersebut.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini, memberi kesan tersendiri bagi peserta, sebab mendapatkan ilmu bermanfaat bagi diri dan orang lain.

“Sangat senang mengikuti pelatihan ini, karena dengan adanya kegiatan seperti ini, kita bisa lebih memahami kondisi dan cara untuk membantu teman-teman di asrama saat ada keluahan sakit,” komentar Ketua Organisasi Santri Hidayatullah (OSHIDA) Putri, Kartina.

“Masya Allah, ilmu yang sangat bermanfaat minimal buat diri kita dan keluarga kecil di rumah, sangat perlu untuk mempelajarinya, insya Allah tidak rugi,” tutur Ustazah Sahlah, Ketua PD Mushida Parepare.■ */Sahlah al-Ghumaishaa

Yayasan Al Hijrah Ponpes Hidayatullah Masamba Adakan Tasmi Hafalan

0

LUWU RAYA, HidayatullahMakassar.com — Yayasan Al-Hijrah Pondok Pesantren Hidayatullah Masamba, Luwu Utara, sukses menggelar kegiatan Seremonial Hifdzil Qur’an Tahun Pelajaran 2020/2021, Senin (20/12/2021).

Kegiatan tersebut merupakan puncak dari kegiatan Tasmi’ yang berlangsung sebelumnya sejak 11 sampai 18 Desember 2021.

Tasmi’ quran merulakan kegiatan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an kepada khalayak semua Santri dan murabbi, agar ketika ada kesalahan atau kekeliruan, dapat segera di ingatkan dan dibetulkan.

Tasmi’ kali ini diikuti 56 santri putri siswi MTs SMK Hidayatullah Masamba dengan tingkat hafalan yang berbeda-beda. Terdapat 5 santri yang mendapat penghargaan hafalan terbaik. Yaitu Tri Suci Ananda asal Tarobok (3 juz), Rasty asal Sukamaju (3 juz), Nurfadilah Maulana asal Burau (5 juz), Akilahtusy Syaqifah asal Bontang (5 juz) dan Nafilah Mahmuda asal Sabbang (3 juz).

Ketua Yayasan Al-Hijrah Hidayatullah Masamba Ustadz M Abd Wahab SPdI menyambut baik kegiatan ini dan mendorong agar bisa semakin di giatkan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para santri yang memiliki semangat dalam menghafal al-Quran sekaligus sebagai motivasi bagi santri lain untuk lebih giat dalam menghafal. Semoga kedepannya akan semakin banyak santri yang berhasil menghafal Al Qur’an sesuai target,” harapnya.

Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan itu disambut antusias oleh para orangtua dan santri. Sejak hari pertama kegiatan tasmi’ digelar banyak orangtua yang rutin bertanya perkambangan hafalan anaknya

Para orangtua juga terlihat antusias menyaksikan anaknya saat Tasmi’ Via Zoom dan Google Meet. Para santripun sejak diumumkan kegiatan Tasmi’ begitu sibuk ziyadah dan muraja’ah tiap ada waktu luang.

Sebagaimana penuturan salah seorang pembina bahwa saat menunggu antrian di kamar mandi sekalipun mereka terlihat komat-kamit sibuk muraja’ah dan ziyadah hafalan Qurannya.

Salah seorang santri asal Tolada kelas VII, Salsabila, yang masih tergolong santri baru dan baru enam bulan di pondok, mampu menghafal dan mencapai target hafalan 1 Juz, berhasil mengikuti Tasmi’ dan lulus dengan predikat mumtaz.

Acara serimonial berlangsung khidmat, orangtua dan tamu undangan tak sedikit yang terharu dan meneteskan air mata saat prosesi inti penyerahan sertifikat dan penyematan mahkota kepada orangtua oleh para hafidzah.■ nuzul usman