Beranda blog Halaman 137

Buka Rakerda DPD Hidayatullah Parepare. Ust Nasri Harap jadi Kampus Percontohan di Sulsel

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Parepare melangsungkan pembukaan rapat kerja daerah di Masjid Al Mubarak Pesantren Hidayatullan Parepare yang akan berlangsung pada 18-19 Januari 2022 di gedung Peradaban Hidayatullah, Parepare, Jl. Matirotasi

Hadir membuka rakerda itu Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan Ustadz Drs Nashri Buhari MPd.

Ketua DPD Hidayatullah Parepare Ustadz Muharram SPd dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran langsung Ketua DPW Hidayatullah membuka rakerda DPD Parepare.

“Tentu ini merupakan suatu kesyukuran tersendiri bagi kita karena mendapat perhatian khusus dari DPW. Sehingga dengan suport ini diharapkan para pengurus lebih optimal bekerja melaksanakan program sepanjang 2022 ini,” ujarnya.

Ust Nasri mengatakan Parepare merupakan sentral, pengatur atau stasiun untuk beberapa wilayah. Baik Sulbar, Sultra bahkan ke Sulteng. Maka Hidayatullah Parepare harus bisa menjadi percontohan.

“Parepare sudah ditantang di tahun sebelumnya untuk dijadikan pilot lroject kampus percontohan di seluruh kampus Hidayatullah di Sulsel ini baik dari segi tarbiyah, dakwah dan amal usahanya,” harapnya. ■ *

Sabtu-Ahad, Hari Eratkan Ukhuwa Warga Hidayatullah Towuti

0

LUTIM, HidayatullahSulsel.com – Bagi ummat Islam, selain memperbaiki spiritualiatas atau hubungan kepada Allah ta’ala, hubungan kepada sesama manusia juga mesti dijaga. Terlebih perintah itu adalah anjuran dalam agama Islam.

Maka atas dasar itu, warga Hidayatullah Towuti membangun rekayasa sosial dengan menjadikan akhir pekan, yakni Sabtu dan Ahad sebagai hari untuk mempererat Ukhuwah.

Pada Sabtu, seluruh warga dan santri pondok melakukan aktivitas kerja bakti bersama dengan membersihkan seluruh wilayah kampus serta menata tampilan pondok agar tetap terlihat nyaman dan indah dipandang.

Kegiatan ini dilaksanakan pukul 08:00 – 11:00 bertujuan untuk menambah kekompakan serta membangun kerja sama yang baik antar warga. Selain, untuk menciptakan kedekatan emosional antara santri dan pengasuh.

Sementara Ahad adalah hari ngopi bersama di rumah warga secara bergiliran. Kegiatan yang dimulai setelah wirid pagi ini adalah berkumpul memperkuat persaudaraan satu sama lain sehingga di Hidayatullah Towuti kegiatan ini disebut “Ngopi Ukhuwah”.

Kebiasaan yang dilakukan oleh warga Hidayatullah Towuti ini bukan tanpa alasan. Selain adalah perintah Allah Ta’ala. Tadisi ini juga sudah dibangun sejak lama oleh para pendiri Hidayatullah.

Sehingga kerja bakti dan membangun hubungan baik antar sesama adalah aktivitas wajib bagi kader Hidayatullah yang mesti dijaga.

Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah Towuti, Ustadz Irwan Mujahid menyampaikan kegiatan Sabtu dan Ahad ini disepakati sebagai Hari Eratkan Ukhuwah bagi semua warga. “Sengaja dibuatkan agenda khusus untuk memperkuat kekompakan, menyeragamkan visi dan misi yang telah disepakati bersama,” ujarnya.

“Inikan tradisi Hidayatullah, yah kita wajib menjaga itu, sebab nilai-nilai yang terkandung di dalamnya itu kan baik semua. Melalui aktivitas Sabtu-Ahad ini. Alhamdulillah warga kita semakin kompak dan persaudaraan antara kita juga semakin hari semakin baik,” kata Irwan.■ ridwan gagah

Hadirkan Ketua DPD Makassar, Pesmadai Kajian Tematik Akhir Pekan

0

MAKASSAR, HidayatullahSulsel.com — Pesantren Mahasiswa (Pesmadai) Makassar menyelenggarakan kajian tematik akhir pekan bersama Ketua DPD Hidayatullah Makassar, Dr Nasrullah Sapa LC MA di Asrama Mahasiswa Pesmadai Mapala, Rappocini, Makassar, Ahad, (16/1/2021).

Dosen muda UIN Alauddin Makassar ini memberikan stimulus dakwah kepada para mahasantri Pesmadai Makassar yang notabene-nya berasal dari beberapa universitas di Makassar, seperti Unhas, Al-Birr Unismuh, Unismuh, STAI Al-furqan, Al-Azhar Mesir (online), dan UNM Makassar.

“Indonesia hari ini masih berada dalam fase dakwah, cara sederhananya kita berdakwah dimulai dengan orang sekitar kita, lingkungan di mana kita berada, kerabat serta keluarga kita,” ujarnya.

Anggota Pengurus Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel itu juga mengharapkan para mahasiswa bisa menjadi agen dakwah di universitas dimana kuliah.

“Jangan menjadi pribadi eksklusif setelah mengikuti kajian-kajian, tapi sapalah teman-teman di kampus berbaur dan tebar kebaikan,” pesannya.

Sementara itu penanggung jawab Pesmadai Makassar Abdurrahman Sibghatullah BSh menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dirutinkan setiap akhir pekan dan terbuka untuk kalangan mahasiswa umum di area wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pesmadai Makassar telah berjalan dua bulan lebih, diresmikan pada 1 November 2021 lalu oleh Ustadz Dr H Abdul Aziz Qahar Mudzakkar MSi menempati rumah Abraham Samad Ketua KPK 2011-2015.■ abid

Buka Raker Yayasan Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa, KH Naspi Arsyad Ajak Kuatkan Komitmen Perjuangan

0

GOWA, HidayatullahSulsel.com — Yayasan Ashabul Jannah Kampus Perintisan Hidayatullah Gowa menyelenggarakan rapat kerja (raker) 2022 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Yayasan Jl. H.M. Yasin Limpo, Samata Gowa, Sabtu (15/1/2022).

Raker dihadiri Badan Pembina Yayasan KH Naspi Arsyad Lc, Ust Mustaqim SSosI dan Ust Irfan Yahya Daeng Taba. Juga hadir Badan Pengawas Yayasan Ust Irwan Ibrahim SPdI serta jajaran Badan Pengurus Yayasan Ashabul Jannah Hidayatullah Gowa.

Dalam sambutannya KH Naspi mentadabburi ayat 15-17 dari surah Ali Imran yang dibacakan sebelumnya, “Bacalah al-Qur’an seolah-olah alqur’an itu turun kepadamu,” ujarnya mengutip Syech ‘Aid al-Qarni.

Sebagai Badan Pembina Ia menekankan bahwa keterlibatan setiap kader pada amal usaha di Hidayatullah termasuk sebagai pengurus yayasan harus dilandasi niat untuk berjuang.

“Bahwa ayat-ayat yang dibacakan tadi (surah Ali Imran) itu berbicara tentang surga yang menjadi balasan bagi orang yang berjuang. Di sana juga tersirat bahwa berjuang itu adalah ujian, yang artinya kita harus bersabar, tabah serta lapang dada dalam perjuangan,” tambahnya.

Pakar parenting itu menambahkan bahwa berjuang harus dilakukan secara berjama’ah yang terpimpin. “Berjuang bersama dalam kesatuan jama’ah itu artinya mencari kesatuan rasa, kesatuan pikiran, kesatuan kemauan serta kesatuan gerak,” ujar Anggota Dewan Murabbi Pusat ini.

Mengakhiri sambutannya Ia menyampaikan bahwa kehadiran kader di lembaga Hidayatullah semuanya baik. “Tidak perlu lagi ada orang yang dicurigai niatnya, karena kita semua mengharapkan kebaikan,” tutupnya.■ irfan yahya

BMH-Dinas Kesehatan Jeneponto Gelar Khitanan Gratis bagi Santri Cilik Auladi

0

JENEPONTO, HidayatullahSulsel.com – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jeneponto melaksanakan khitanan massal secara gratis kepada santri cilik Auladi Hidayatullah diDusun Bulu-bulu, Pallantikang, Bangkala, Jeneponto, Jum’at, (14/1).

Santri yang ikut dalam khitanan ini sebanyak 50 anak. Mereka begitu antusias mengikuti kegiatan, apalagi panitia penyelenggara menyiapakan paket hadiah berupa baju koko, sarung, songkok, al Quran serta dana pembinaan bagi peserta yang berkhitan.

Selain itu kegiatan ini juga menggandeng tim medis dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) serta Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN selaku sponsor.

Pimpinan Pondok Pesnatren Auladi Hidayatullah Jeneponto, Ustadz Armin, menyambuk baik kegiatan ini. Mewakili orang tua santri, Armin mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada BMH, Dinas Kesehatan, PPNI dan YBM PLN serta para muzakki yang telah menjadikan pondok kami sebagai tuan ruma khitanan ini, semoga kegiatan seperti ini bisa berjalan secara terus menerus,” harapnya.■ ridwan gagah

Sekolah Da’i Hidayatulah Kembali Buka Pendaftaran

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Sinergi kolaboraksi Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Pos Da’i Hidayatullah kembali berikhtiar membuka pendaftaran peserta baru kader da’i tangguh dalam program Sekolah Da’i Hidayatullah Sultanbatara (Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara).

“Saat ini masih sedang berjalan proses pembelajaran Perkaderan sekolah da’i angkatan 3 , namun sebagai upaya ekspansi dari para pengelola agar cepat menebar informasi pendaftaran dalam rangka percepatan rekrutmen juga promosi program,” jelas pengelola SDH Sultanbatara, Ust Ahmad Syahril yang juga dosen Qur’an di SDH Sultanbatara.

Ketua Yayasan SDH Sultanbatara, Ust Sumariadi SPd berharap adanya sinergi dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah dan kebijakan setiap Dewan Pengurus Daerah (DPD) agar dapat mengirimkan utusan atau kader untuk siap dibina selama setahun dan siap terjun tugas mengemban amanah dakwah.

Dosen atau pengajar SDH di Parepare itu merupakan asaatidz berpengalaman serta ulumul syar’i yang mempuni diantaranya ada lulusan Madinah, Ar Royyah Sukabumi, serta asaatidz lain berkualitas.

Output program Sekolah Da’i ini dihasilkan dari tiga Program Takhassus “Takhassus Qur’an” dengan target 5 Juz Mutqin Standar Sanad

Kedua program “Takhassus Bahasa Arab” dengan target dapat bercakap bahasa Arab. Dan program “Takhassus Pengkaderan Da’i” dengan target hadirnya dai dengan Skill yang mempuni tentunya untuk siap terjun ke ummat.

Program Sekolah Da’i ini bertempat di Pesantren Hidayatullah Parepare, tepatnya di Jalan Sakinah Bacukiki Barat diselenggaraka dengan program full beasiswa.■ ahmad syahril

Ust Aziz Buka Cabang Hidayatullah ke 32 di Sulsel

0

LUWU, HidayatullahSulsel.com — Anggota Dewan Pertimbangan Hidayatullah Ust Dr H Abd Aziz Qahhar Mudzakkar merintis pembukaan pesantren untuk cabang Hidayatullah ke 32 di Desa Tulaju, Bajo, Luwu.

Perjalanan ke wilayah Tulaju satu setengah jam dari pusat Kota Belopa. Rencana pembukaan cabang baru Hidayatullah ke 32 di Sulsel itu terungkap dari kunjungan Ketua Departemen Sosial DPW Hidayatullah Sulsel Ust Armin Karim dan rombongan menemui Ust Aziz yang tengah membersihkan lahan seluas 4 Ha itu.

“Ini untuk pesantren tahfizh putra jadi silahkan atur saja  santri yang di kampus Sampeang bawa ke sini sementara santri putri Kampus Belopa pindahkan ke Sampeang,” instruksinya kepada Pimpinan Ponpes Hidayatullah Belopa Ust Hamzah Sultan didampingi Ketua Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Sulsel Ust Dwi Subagyo.

Lahan yang berada di kaki Gunung Tolaju yang dikitari sungai tersebut panoramanya sangat indah. Saat ini sesang dibudidaya komoditi jagung, tumbuh subur memenuhi  hampir seluruh lokasi.

Juga puluhan bibit Durian Sangkin sudah ditanam di lahan tersebut. Durian Sangkin merupakan jenis durian termahal saat ini di Indonesia yang mencapai Ro 100 ribu per kilo.

Potensi lain di lahan tersebut memubgkinkan dibudidayakan berbagai jenis ikan konsumsi untuk kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan potensi wirausaha santri.

Hadir pula pada kunjungan itu Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Sulsel Ust Ismail Mukhtar. Lokasi ini juga merupakan pesantren cabang Hidayatullah ke 6 di tanah kelahiran Ust Aziz.■ ismail

BMH Lutim Salurkan Beras untuk Santri Pesantren Tahfidz Hidayatullah Towuti

0

LUTIM, HidayatullahSulsel.com – Lembaga Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Perwakilan Luwu Timur (Lutim) menyalurkan bantuan beras 410 kg kepada para santri tahfiz Ponpes Hidayatullah Towuti, Lutim. Kamis (13/1).

Ketua BMH Perwakilan Lutim, Muammar Muhammad, mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud komitmen dan konsistensi BMH dalam turut serta membantu meringankan beban kebutuhan pangan semua lapisan masyarakat, khususnya santri pesantren. Sekaligus merupakan salah satu rangkaian program yang digaungkan yakni “Kebaikan Tanpa Batas.”

“Alhamdulillah hari ini program beras untuk santri telah disalurkan kepada para santri di Pesantren Hidayatullah Towuti. Semoga amanah dari para donatur ini bisa membantu meringankan kebutuhan para santri di pondok ini,” terangnya.

Di Lutim terdapat beberapa titik binaan BMH untuk program penyaluran beras. BMH menargetkan bisa berkontribusi lebih banyak untuk pesantren dan lembaga pendidikan lainnya agar proses pembelajaran dapat terus berjalan.

“Semoga kebaikan ini menghadirkan generasi Qurani di masa mendatang. Insha Allah kebaikan kita semua akan dibalas keberkahan oleh Allah ta’ala,” ujar Muammar.

Bantuan beras yang disalurkan oleh BMH ini disambut baik oleh pengurus lesantren. Melalui pengasu santri, Ust Muhaimin, mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada BMH dan para donatur yang tetap konsisten menyalurkan bantuannya kepada yang membutuhkan.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami sampaikan atas apa yang dilakukan BMH melalui program kebaikan tanpa batas ini. Semoga Allah memberikan berkah bagi semua donatur BMH,” ucapnya.■ ridwan gagah

Spirit Kebersamaan Ditekankan pada Rakerda Gabungan DPD Pinrang-Sidrap

0

PINRANG, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Pinrang menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) gabungan pada 13-14 Januari 2022.

Rakerda merupakan titik awal dalam melaksanakan program setahun kedepan sekaligus mengevaluasi program DPD setahun yang lalu. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus Hidayatullah Menro, Desa Watang Pulu, Suppa.

DPD yang terlibat dalam rakerda gabungan itu DPD Pinrang dan DPD Hidayatullah Sidrap, dengan tema “Konsilidasi Jati diri, Organisasi dan Wawasan Menuju Terwujudnya Standarisasi Sentralisasi dan Integritasi Sistemik”.

“Tema ini harus betul-betul bisa dijiwai oleh para kader, khususnya pengurus inti DPD yang sudah menyandang amanah sebagai kader alumni Marhala Wustha. Sehingga betul-betul bisa memaknai jati diri sebagai seorang kader Hidayatullah yang melaksanakan program kerja yang telah dimusyawarahkan,” urai Ketua Departemen Organisasi DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ust Anwar Baits dalam sambutanya membuka rakerda.

Sebagai tuan rumah Rakerda, Ketua DPD Hidayatullah Pinrang Ust Hamka Syaifullah mengaku yakin Hidayatullah adalah lembaga terbaik yang Allah subhana wa ta alla tunjukkan sehingga dirinya bisa bertahan sampai sekarang di Hidayatullah.

Di kesempatan yang sama Sekretaris DPW Hidayatullah Sulsel Ust Sumariadi sebagai pendamping raker gabungan tersebut dalam penyampaian menutup rakerda mengutip penyampaian Pemimpin Umum Hidayatullah, “Dalam melaksanakan amanah kita di lembaga ini, maka minset kita adalah Jihad. Semua yang kita lakukan dalam layanan ummat adalah layanan terbaik (akhsanu amala),” ujarnya.

Menurutnya, raker yang dilaksanakan adalah simpul yang terikat secara spiritual sehingga akan terasa kesolidan. “Bahwa apa yang kita cita-citakan di lembaga ini, kita jawab dengan kerja nyata, kerja cerdas dan kerja ikhlas,” jelasnya.

Tentu hal itu, tambahnya, akan menjadi kerangka untuk bisa melaksanakan kegiatan dakwa dan tarbiyah di lapangan. “Perkuat dengan langkah strategis. Sebagai asbab mendapatkan predikat akhsanu amala sebagai medan jihad,” tegasnya.

“Kita tidak cukup menjadi Superman, tetapi harus mewujudkan super tim dengan bekerja sama bukan sama-sama kerja,” lugasnya.■ abd samad

Jum’at Berkah DPD Hidayatullah Maros Tebar Dai

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Maros berupaya total meningkatkan dakwah dan sumber daya manusia. Kehadiran DPD Hidayatullah di Maros diharapakan mampu memberikan pencerahan dan penguatan literasi di masyarakat

Ketua Departemen Dakwah DPD Hidayatullah Maros Ustadz Robianto telah mengepakkan sayap-sayap dakwah melalui Program Qur’an, ta’lim, dakwah fardiyah dan Khutbah Jum’at.
Untuk Jumat ada beberapa titik masjid yang ditebar dai untuk khutbah.

Fatahillah salah satu dai yang diutus untuk khutbah Jum’at mengaku bahagia karena implementasi nilai-nilai Qur’an bisa dikabarkan ke ummat melalui panduan Al Alaq yang diracik menjadi program-program dakwah seperti ta’lim, Maros membaca, khutbah Jumat.

Di dalam khutbah Jum’atnya, salah seorabg putra dari Pemimpin Umum Hidayatullah itu membahas Al Alaq ayat 1-5, sebagai nutrisi gizi jiwa agar dalam menghadapi setiap problematika dan ujian kehidupan. “Kita harus kembali ke masjid dan melibatkan Alllah sebagai sumber solusi kehidupan,” ujarnya.

Pria 5 anak dari istri pertama itu juga mengungkapkan bahwa energi dan manfaat membaca Al Qur’an mampu mengokohkan dan menguatkan jiwa dan raga. Juga bahagian dari meningkatkan imunitas iman dan ilmu.

Untuk membangun Kecintaan kepada Allah harus dilatih dengan gemar membaca Al Qur’an , maka mesti harus ada target harian dalam membaca Qur’an, sedekah dan sholat berjamaah.

“Juga perlu memahami bahwa manusia adalah hamba yang lemah, tidak memiliki kemapuan, sehingga segala aktivitasnya senantiasa bersandar kepada Tuhan Semesta Alam,” urainya.

Ia juga berbagi majalah kepada pengurus masjid sebagai salah satu upaya menguatkan literasi masyarakat.■ fathi