PANGKEP, HidayatullahSulsel.com — Pengurus dan santri gencarkan proses pembangunan Rumah Al-Qur’an DPD Hidayatullah Pangkep. Santri dilibatkan untuk kerja bakti di Rumah Al-Qur’an di Boddonge, Ahad (14/08/2022).
Ketua DPD Hidayatullah Pangkep Ust Karding menyampaikan saat ini proses pengerjaan Pondasi Rumah Al-Qur’an sudah selesai dan insyaallah dilanjutkan pengerjaan slop Rumah Al-Qur’an. Pihaknya juga berharap dukungam dan do’a para kaum muslimin insyaallah pembangunan Rumah Al-Qur’an ini akan berjalan lancar sampai selesai.
“Alhamdulillah, saat ini pembangunan Rumah Al-Qur’an DPD Hidayatullah Pangkep sudah tahap pengerjaan slop dan tentunya kami berharap dukungan serta do’a ta semuanya untuk terwujud Rumah Al-Qur’an tersebut,” harapnya.
Kebutuhan mendesak saat ini untuk melanjutkan pembangunan rumah Qur’an tersebut seperti, semen 35 zak, besi 10 sebanyak 45 dan kawat besi serta besi 6 sebanyak 10 barang dan haji tukang sebesar Rp. 3.500.000 total dana dibutuhkan mencapai Rp 10 juta lebih.
Bagi ummat yang mau mengambil bagian untuk beramal jariyyah melalui pembangunan Rumah Al-Qur’an ini diberi kesempatan berdonasi dapat menghubungi 082301999854 Ust Karding. Atau bisa langsung transfer ke nomor rekening BRI 0223-01-012918-53-2 Atas nama pondok pesantren Hidayatullah Pangkep. Karding
MAROS, HidayatullahSulsel.com — Ketua DPD Hidayatullah Maros Drs Muhammad Kaisar menyerahkan bantuan pembangunan masjid kepada pengurus Masjid Andi Sitti Halijah, Maros, Sabtu (13/8/2022).
Bantuan senilai Rp 5 juta itu merupakan amanah dari Lembaga Nazir Wakaf Baitul Wakaf milik Hidayatullah mengangkat program membangun 1.000 masjid di pedalaman.
Untuk di kabupaten Maros Baitul Wakaf bermitra dengan DPD Hidayatullah Maros dalam menjalankan program wakaf utamanya dalam hal edukasi ke masyarakat tentang wakaf.
Sudah ada lima masjid yang berhasil dibangun dan melibatkan Baitul Wakaf dan dermawan yang ingin membantu di Maros.
“Wakaf bisa melalui DPD Hidayatullah Maros sebagai pengelola dana wakaf tersebut akan digunakan untuk pembangunan masjid yang ada di Maros dan program membagi Al Qur an dengan sejuta Quran. Bagi yang ingin menyalurkan dananya baik berupa barang atau berupa uang bisa mengubungi pengurus DPD Hidayatullah Maros,” urainya.
Program pembangunan masjid DPD Hidayatullah Maros saat ini di perumahan Mulia Residence dan Pondok Tahfidz Putra Tanralili.
Pengurus DPD Hidayatullah Maros dan seluruh binaan Hidayatullah gencar mensosialisasikan gerakan wakaf utamanya wakaf pembangunan masjid
Bagi yang ingin berwakaf dalam pembangun masjid bisa menghubungi Ust Muhammad Kaisar 081342563546 Ust Abd Hadi 085255992595 atau bisa mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros.rls/fir
MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Maros menggencarkan berbagai kegiatan ummat menyemarakkan bulan hijrah Muharram. Dari terus memacu penyelesaian pembangunan masjid hingga pembagian daging kambing kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pembangunan masjid yang dibangun oleh DPD Hidayatullah Maros berlokasi di Perumahan A Mulia Residence Jl Jend Sudirman Maros. Masjid ini di bangun untuk pengembangan dakwah Hidayatullah di Maros yang selama star dari desa.
Ketua DPD Hidayatullah Maros Ust Muhammad Kaisar berharap kebedaan masjid ini bisa menjadi tempat shalat berjamaah juga menjadi pusat pembinaan Majelis Quran Hidayatullah (MQH) dan kegiatan keislaman di Maros karena posisinya terletak di jantung kota Maros.
“Dan masjid ini juga akan dimanfaatkan untuk TPA bagi anak anak yang ingin belajar Qur an,” tambahnya. Lahan lokasi pembangunan masjid tersebut merupakan wakaf H Arman pemilik perumahan.
Masjid ditarget rampung pada Agustus ini dan diupayakan akan diresmikan oleh Bupati Maros.
Pada 10 Muharram lalu, 8 Agustus 2022, DPD Hidayatullah Maros juga membagi 40 paket daging untuk warga sekitar Masjid Perumahan D Queen Tanralili. Masjid ini juga dibangun oleh DPD Hidayatullah Maros melalui donasi wakaf Sahir Muhammad Mahmud Abu Said yang bermukim di Makkah Arab Saudi.
Pada momentum 10 Muharram Muh Mahmud mengirim 2 ekor kambing untuk dipotong dan dibagikan kepada jamaah Masjid Perumahan D Queen dan langsung dibagikan oleh Ketua DPD Hidayatullah Maros.
“Pembagian daging ini kami lakukan untuk tetap menyambungkan komunikasi dengan berbagai program bukan hanya fisik masjid tapi pembinaan jamaahnya,” jelas Ust Kaisar.
Bagi yang ingin berwakaf Al Qur an dan Wakaf pembangun masjid bisa menghubungi ust Muhammad Kaisar 081342563546 Ust Abd Hadi 085255992595 atau bisa mengirim ke Rek Bank BRI Tanralili 497001020065532 an/DPD Hidayatullah Maros.(rls/fir)
BMH, HidayatullahSulsel.com — Terhitung sudah lima tahun Dino Maulana (17 th) tinggal di lingkungan Yayasan Arrisalah Parepare. Remaja yang telah ditinggal wafat ayahnya saat masih dua bulan ini sekarang telah kelas dua SMA. Dia tidak sendiri beberapa temannya juga telah menjadi yatim dan harus tinggal jauh dari orang tua.
Bersama Dino dan sembilan santri lainnya yang yatim dan dhuafa tim dari Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel) mengajak mereka berbelanja kebutuhan harian di pondok pesantren, Kamis (11/03/22).
Bermacam keperluan mereka beli seperti odol, sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi dan makanan serta minuman ringan.
Dino menceritakan keperluan hariannya selama ini dibantu oleh ustadz dari Pesantren, sedangkan Rahmat Bohari yang telah di tinggal mati ayahnya 8 tahun lalu kadang mendapat kiriman dari kakaknya. “Kalo habis betul sabunku. Minta sama sepupu,” ujarnya.
Tentu saja hidup tidak memiliki orangtua sangat berat bagi anak anak ini. Begitupun jauh dari keluarga. Namun kepedihan itu mereka tahan untuk mendapat pendidikan dan penghidupan masa depan yang lebih baik.
Program Muharram Bangkit yang diinisiasi oleh Laznas BMH mengambil spirit hijrahnya Nabi Muhammad. Program ini memberi kepedulian pada anak-anak yatim dhuafa yang hendak mengentaskan diri dan mandiri menjadi lebih baik.
Yuk bantu yatim lainnya dengan berdonasi kebutuhan harian santri. Basori
LUWU TIMUR, HidayatullahSulsel.com — Baitul Mall Hidayatullah (BMH) menyalurkan bantuan beras sebanyak 920 Kg untuk para santri Tahfidz Qur’an, Yatim dan Dhuafa di Ponpes Hidayatullah Towuti, Jalan Danau Tondano, Desa Asuli, Towuti, Luwu Timur (Lutim), Kamis (11/10/2022).
Penyaluran ini langsung diserahkan oleh Ketua BMH Lutim Ustadz Muammar Muhammad kepada pengurus pondok di depan masjid Umar Bin Abdul Aziz Ponpes Hidayatullah Towuti.
Usai penyaluran, Ustad Muammar menyampaikan bahwa beras yang disalurkan oleh BMH tersebut merupakan amanah dari para donatur untuk diberikan kepada yang membutuhkan.
“Alhamdulillah hari ini penyaluran beras ini kami berikan kepada Pondok Pesantren Hidayatullah Towuti yang membina santri Tahfidz serta anak-anak yatim dan duafa,” kata Muammar
Pimpinan Ponpes Hidayatullah Towuti, Ustadz Irwan Mujahid mengucap syukur dan berharap semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan para dermawan yang senantiasa selalu berpartisipasa dalam kegiatan amal ini.
“Semogah Allah subhanahu wata’ala memberikan kerbakahan bagi para donatur dan muhsinin yang telah berpartisipasi kepada anak anak penghafal Qur’an serta yatim dan dhuafah.” Ucap Ustadz Irwan. Ridwan Gagah
PANGKEP, HidayatullahSulsel.com — Santri dan pengurus Hidayatullah Pangkep melaksanakan amalan sunnah puasa Asyura 10 Muharram. Puasa Asyura 10 Muharram merupakan salah satu puasa sunnah yang mustahab dan dianjurkan Rasulullah. Sebab banyak keutamaan dan hikmah di dalamnya.
Keutamaan puasa Asyura ialah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu. Di riwayat lainnya, Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang puasa Asyura, beliau menjawab, “(Puasa tersebut) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR Muslim).
Alhamdulillah santri Ponpes Hidayatullah Pangkep pun bisa melaksanakan puasa sunnah tersebut. Di samping itu juga santri sering juga berpuasa sunnah Senin-Kamis.
Di samping itu, seorang donatur Salma Asisten Umi Green Coffee menyampaikan kepada pengurus ” Siap menyediakan menu Buka Puasa santri Hidayatullah Pangkep.”
Karding selaku pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Pangkep mengatakan dengan segala kebaikan dalam menjalankan puasa sunnah, dibarengi dengan kegiatan santri sebagai penghafal Al-Qur’an, puasa sunnah Senin-Kamis menjadi program bagi pondok untuk santri-santri kami bila khusus santri Hidayatullah Pangkep.
Atas titipan sedekah dari Ayah, Bunda dan sahabat Hidayatullah Pangkep sekalian, kegiatan Buka Puasa Bersama santri kami ini semoga menjadi keberkahan bagi kita.
Nikmatnya sedekah yang diterima santri sehingga doa-doa kesyukuran pun melambung tinggi kepada yang memberi sedekah. Berkah Allah semoga selalu tercurah untuk kita semua.
Paket santap berbuka puasa santri terdiri dari, buah, kue, dan nasi beserta lauk-lauk bergizi. “Terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala kebaikan dan kedermawanan para donatur pada kami. Semoga setiap ayat yang kami baca, mengalir pahalanya pada Ayah, Bunda sekalian dan usaha ta semakin Lancar dan tambah berkah,” ujar Ketua Yayasan Dinul kamil Al-Muhajiri tersebut.
“Semoga Umi Green Coffee di Jalan Andi Pangerang Pettarani Makassar Kav 5 Makassar Sulawesi Selatan tambah sukses, berkah dan banyak memberikan Manfaat,” harapnya.Karding
LUTIM, HidayatullahSulsel.com — Tiga santri Ponpes Hidayatullah Towuti meraih medali pada kejuaraan Taekwondo Merdeka Cup 2022 yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar. Ahad (7/8/2022).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 5-7 Agustus 2022 ini, diikuti oleh ratusan atlet taekwondo dari berbagai daerah di Sulsel, termasuk tiga santri ponpes Hidayatullah Towuti, Luwu Timur, yang sukses membawa pulang dua medali emas dan satu medali perak.
Akifah Zakiyyah Hangny kelas lima SD membawa pulang medali emas di kelas Pracadet B Putri, Fikri Yasin kelas tiga SMA juga berhasil membawa pulang medali emas di kelas Junior Putra dan Khairul Effendi mendapat medali perak pada kelas Senior Putra.
Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah Towuti Ustadz Irwan Mujahid MPd memberikan ucapan selamat kepada tiga santri berprestasi tersebut.
“Selamat kepada anak-anakku, Semoga ketiga santri kita yang ikut dalam kejuaraan taekwondo ini bisa memberi dampak positif bagi pondok dan ke depannya lebih berprestasi lagi,” kata Ustadz Irwan.
Pelatih TTC Ustadz Rizki De Costa juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pengurua Yayasan Hidayatullah Towuti serta semua pihak yang mendukung tiga santri ini sehingga bisa meraih medali pada kejuaraan Merdeka Cup.
“Alhamdulillah berkat dukungan kita semua termasuk do’a dari para ustadz dan ustadzah di Yayasan Ponpes Hidayatullah Towuti. Alhamdulillah santri kita bisa kembali mendapat medali,” ucap Rizki. Ridwan Gagah
MAROS, HidayatullahSulsel.com — Tagline peduli dan melayani yang terus digaungkan menjadi daya spirit pembangkit semangat dalam memaksimlkan kepedulian dan melayani ummat di Maros.
Itu menjadi komitmen dari program penyediaan ambulance gratis hasil kerjasama Telkom, Hidayatullah Maros dan BMH menjadi sumber kekuatan dalam melayani ummat baik kesehatan, dakwah, sosial dan kemanusiaan, Sejak empat tahun lalu ambulance beroperasi tanpa henti dan tanpa nanti
Pagi kemarin, Ahad (7/8/2022), ambulance meluncur ke Pinrang menghantar jenazah dari Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Layanan ini terbuka untuk semua masyarakat tanpa melihat status sosial karena tujuannya agar semua ummat benar-benar merasakan manfaatnya.
Untuk bisa menggunakan pelayanan ambulans gratis ini, masyarakat cukup menunjukan kepemilikan KTP dan Kartu Keluarga . Biaya operasional akan ditanggung oleh donatur yang bersedia
Warga cukup menelpon ke nomor 081268286030 dan menjelaskan tujuan penggunaan ambulance. Diupayakan sehari sebelum pemakaian karena ambulance ini adalah ambulance serba guna dengan tujuan melayani setiap kebutuhan masyarakat baik kesehatan, dakwah dan sosial. Fathi
PANGKEP, HidayatullahSulsel.com — Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Yayasan Dinul Kamil Al-Muhajirin Pondok Pesantren Hidayatullah pangkep memeriahkan dengan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Pembukaan dilaksanakan di Ruang Kelas Belajar Santri Hidayatullah Pangkep, Ahad (07/08/2022).
Hadir dalam acara pembukaan Porseni tersebut Ketua Yayasan Dinul kamil Al-Muhajirin Ustadz Karding, Bendahara DPD Hidayatullah Pangkep Ustadz Andi Amri dan Ketua DKM Masjid Muhammad Al-Fatih ustadz Agustan serta seluruh santri Hidayatullah Pangkep.
Ketua Panitia Porseni Asdar menyampaikan dengan pembuka porseni berarti para santri harus mempersiapkan diri untuk tampil semaksimal mungkin.
“Pembukaan porseni sudah dibuka untuk santri Artinya porseni sudah mulai digelar, jadi kepada seluruh santri dimohon untuk saling bekerja sama menyukseskan acara ini sesuai dengan apa yang telah diamanahkan oleh kelompoknya,” tuturnya.
Ust Karding mengatakan “Ke pasar membeli ketan, Perginya bersama mama, Hari Merdeka harus dirayakan, Sebagai bentuk rasa hormat kita kepada Penjuang kemerdekaan. Ini adalah momen untuk merenung perjuangan para pejuang terdahulu , momen untuk semangat melanjutkan perjuangan terdahulu agar bangsa terus semangat, serta melalui porseni ini santri harus juga semangat untuk memberikan penampilan yang terbaik di setiap kegiatan porseni ini,” tuturnya.
Harapan Karding , agar Porseni ini para santri selalu menjunjung nilai-nilai sportivitas antara sesama santri di saat pertandingan. Karding
TAKALAR, HidayatullahSulsel.com — Pernikahan merupakan salah satu tanda-tanda kebesaran Allah dengan mempertemukan dan menyatukan kedua insan dalam janji suci syari’at pernikahan
Masa di mana pondok tahfidz Ahlul Jannah Takalar di usia yang masih cukup baru dan masih di sebut-sebut sebagai pondok perintisan untuk pertama kalinya mengukir sejarah dengan akan diadakannya penggelaran pernikahan atau Walimatul Ursy bagi salah satu pengasuh putri, Sabtu (06/08/2022)
“Pernikahan itukan merupakan salah satu tanda-tanda kebesaran Allah, juga menjadi sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah, Jadi ketika melihat salah satu pengasuh putri yang sudah layak dan siap menikah kami akan menguruskan prosesi pernikahannya, ini adalah merupakan kultur Di Hidayatullah bahwa manakala para santri atau pun pengurus di lembaga ini sudah layak siap menikah maka pengurus akan menikahkan mereka” ungkap Ketua DPD Hidayatullah Takalar, Ustadz Baharuddin Jabbar.
“Ini merupakan sejarah bagi pondok tahfidz ahlul jannah di usianya yang masih baru sudah bisa menggelar acara pernikahan untuk santrinya, juga sejarah bagi kedua mempelai pernikahan pertamakali yang akan terjadi di tempat ini adalah pernikahan mereka berdua” lanjutnya
Pernikahan ini akan menggabungkan dua kekuatan, keakraban dan keharmonisan bagi kedua DPD yaitu DPD Maros dan DPD Takalar sebab mempelai laki-laki berasal dari Hidayatullah Maros sedangkan perempuan dari DPD Hidayatullah Takalar.
Acara yang mengukir sejarah ini di hadiri langsung Oleh ketua DPW Hidayatullah Sulawesi selatan Ust Drs Nasri Bukhari, juga hadir anggota DMW Hidayatullah Sulsel Ust Khairun Misjaya dan turut diramaikan oleh DPD dari beberapa penjuru di Sulsel.
“Turut juga hadir para Ketua DPD dan Kampus Madya, ada DPD Selayar, DPD Bulukumba, DPD Bantaeng, DPD Jeneponto, DPD Sinjai, DPD Bone, DPD Gowa, DPD Makassar, DPD Matos dan beberapa pengurus kampus madya, juga perlu disampaikan di tengah-tengah kita juga hadir beberapa tokoh dari unsur pemerintah” ungkap Ust Arham dalam sambutannya.
Sementara Kepala KUA, Bapak Azhari Rahim Dg Ewa berkesempatan menyampaikan sepatah kata, menyatakan dukungan penuh terhadap pergerakan dan pembangunan Pondok Pesantren Hidayatullah, khususnya di Takalar.
“Saya menyampaikan dukungan penuh untuk pergerakan dan pembangunan Pondok Pesantren Hidayatullah, terlebih lagi di Takalar ini, tahun 1993 sebetulnya saya sudah diajak ke Gunung Tembak menjadi santrinya ustadz Abdullah Sa’id tapi belum jodoh tetapi ketika berbicara tentang pondok maka diingatan saya adalah Pondok Pesantren Hidayatullah” pungkasnya.
“Sebetulnya dulu selalu ada keinginan untuk bisa ke Gunung Tembak lagi dan ikut pernikahan mubarakah tapi takdirnya saya tidak menikah di sana, untuk itu saya senang sekali karena bisa hadir dan menikahkan di tempat ini, pernikahan ini adalah yang pertama di bulan muharram ini tercatat di KUA,” lanjutnya.
Pada sesi nasihat pernikahan Ust Nasri Bukhari menyampaikan bahwa, pernikahan itu adalah ikatan suci antara dua insan karena allah, maka sangat tidak elok jika prosesnya tidak baik, untuk itu hidayatullah hadir mesyi’arkan proses pernikahan yang sesuai dengan sunnah dalam suasana penuh kesedersanaan .
“Pernikahan itu adalah ikatan suci antara dua insan karena Allah dengan akad dan niatnya karena Allah, maka sunggu tidak elok jika ritual yang sakral itu dalam prosesnya tidak baik, penuh maksiat dan kebatsiran, campur baur antara laki-laki dan perempuan, tentu keberkahannya akan hilang.
Untuk itu Hidayatullah hadir dengan syi’ar pernikahan yang sesuai sunnah sehingga mulai dari prosesnya sampai kedua mempelai berumah tangga insya allah diliputi keberkahan,” jelasnya.
“Pernikahan di Hidayatullah pada dasarnya sama dengan pernikahan di luar pada umumnya yang membedakan adalah menikah niatnya untuk perjuangan, prosesnya adalah perjuangan dan setelahnya pun akan mendapatkan penugasan untuk perjuangan, oleh karena itu di sebut sebagai pernikahan perjuangan” lanjutnya.
Acara berjalan lancar penuh bahagia dari semua yang hadir di tempat acara. Mansyur