BerandaBeritaBerita WilayahEnam Alumni STIS Hidayatullah Balikpapan Ditugaskan ke Berbagai Pesantren di Sulsel

Enam Alumni STIS Hidayatullah Balikpapan Ditugaskan ke Berbagai Pesantren di Sulsel

BALIKPAPAN (HidayatullahSulsel.or.id) — Sebanyak enam dari 75 alumni Sarjana Hukum (S.H.) STIS Hidayatullah Balikpapan yang menerima amanah penugasan dakwah tahun 2026 akan mengabdi di berbagai pesantren Hidayatullah di Sulawesi Selatan.

Penugasan tersebut merupakan bagian dari distribusi 75 alumni STIS Hidayatullah ke berbagai daerah di Indonesia dalam rangka memperkuat dakwah dan pengabdian Hidayatullah di tengah masyarakat.

Prosesi penugasan digelar di Masjid Ar-Riyadh, Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, Ahad (2/8/2026), dalam kegiatan Penugasan Dai dan Daiyah Sarjana Hukum STIS Hidayatullah Balikpapan Tahun 2026.

Ketua Umum DPP Hidayatullah KH Naspi Arsyad dalam taujihnya mengingatkan para alumni bahwa penugasan tidak semata-mata berkaitan dengan penempatan geografis, tetapi menjadi bagian dari proses tarbiyah untuk menguji dan membentuk kualitas pengabdian seorang kader.

Ia menyebut fase penugasan sebagai marhalatu syaqqil anfus, yakni tahapan ketika seorang kader ditempa untuk keluar dari kenyamanan pribadi dan belajar mendahulukan amanah dakwah serta kepentingan umat.

“Penugasan bukanlah hukuman, melainkan proses pembentukan jiwa yang melahirkan keikhlasan, kesabaran, ketaatan, dan kepemimpinan,” ujar Naspi.

Menurutnya, para sarjana yang telah menyelesaikan pendidikan tidak hanya membawa bekal akademik ke tempat tugas. Mereka juga membawa amanah untuk melanjutkan estafet dakwah dan menerjemahkan ilmu yang diperoleh menjadi pelayanan serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam menjalankan tugas di daerah masing-masing, Naspi mengingatkan para kader untuk tetap memegang ats-tsawābit, yakni prinsip-prinsip dasar perjuangan yang tidak berubah meskipun medan dakwah berbeda.

“Seorang kader boleh berpindah, namun yang tidak boleh berubah adalah akidahnya, manhaj perjuangannya, keikhlasannya, adabnya, ibadahnya, loyalitasnya kepada jamaah, serta komitmennya dalam melayani umat. Kader boleh lentur dalam strategi, tetapi tidak boleh goyah dalam prinsip,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting bagi para alumni yang akan menghadapi lingkungan dan tantangan dakwah yang beragam. Menurut Naspi, ukuran keberhasilan kader bukan ditentukan oleh nyaman atau tidaknya lokasi penugasan, melainkan oleh kesungguhannya menjaga amanah dan nilai-nilai perjuangan.

“Nilai seorang kader tidak diukur dari apakah tempat tugasnya sesuai dengan keinginannya, tetapi dari kesediaannya taat ketika amanah itu justru tidak sesuai dengan keinginan pribadinya,” katanya.

Naspi juga mengingatkan para alumni agar tidak menjadikan fasilitas maupun penghasilan sebagai ukuran keberhasilan dalam menjalankan tugas. Ia meminta kader menjaga perasaan sesama dan menghindari sikap mempertontonkan kemudahan yang diperoleh di tempat tugas.

“Jangan pernah membanggakan besarnya gaji atau fasilitas di tempat tugas. Jangan melakukan flexing. Bisa jadi ada saudara-saudara kita sesama kader yang tetap istiqamah berdakwah dengan penghasilan yang sangat terbatas,” pesannya.

Khusus bagi enam alumni yang akan ditempatkan di pesantren-pesantren Hidayatullah di Sulsel, penugasan tersebut diharapkan dapat memperkuat aktivitas pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Keberadaan kader baru juga menjadi bagian dari kesinambungan kaderisasi Hidayatullah. Mereka diharapkan tidak hanya menjalankan tugas sesuai bidang keilmuan, tetapi mampu beradaptasi dengan kebutuhan pesantren dan masyarakat serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 75 sarjana hukum STIS Hidayatullah Balikpapan secara resmi menerima amanah penugasan ke berbagai wilayah Indonesia. Bagi Hidayatullah, distribusi kader tersebut menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kesinambungan dakwah sekaligus memperluas kontribusi organisasi melalui pengabdian para alumninya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments