MAKASSAR — Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sulawesi Selatan resmi digelar di Ballroom Hotel Ibis Makassar, Ahad (10/5/2026). Agenda strategis yang berlangsung selama dua hari hingga 11 Mei 2026 itu dibuka secara resmi oleh Direktur Utama BMH Pusat, Supendi, M.Kom.
Rakerwil tahun ini mengusung tema transformasi sumber daya manusia dan jaringan untuk akselerasi BMH sebagai lembaga zakat terdepan. Forum ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran BMH dalam mendukung program-program keummatan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Dr. Muh. Saleh, M.I.Kom, yang hadir sebagai pendamping BMH Sulsel, dalam sambutannya menegaskan posisi strategis BMH dalam struktur perjuangan organisasi. Ia menyebut BMH sebagai basis kekuatan utama yang menopang keberlangsungan program dakwah dan pendidikan Hidayatullah.
“BMH harus tetap berada di garda terdepan dan menjadi basis kekuatan utama bagi seluruh program perjuangan Hidayatullah. Keberhasilan BMH adalah mesin penggerak bagi dakwah dan pendidikan kita,” ujar Muh. Saleh di hadapan peserta Rakerwil.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara prinsip dasar perjuangan yang bersifat tetap (tsawabit) dengan kemampuan adaptasi (mutaghayyirat) terhadap dinamika zaman. Menurutnya, seluruh amil BMH harus berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah sebagai fondasi gerakan, sekaligus mampu berinovasi dalam merespons perubahan, terutama dalam aspek teknis dan pengembangan program.
Pendekatan tersebut, lanjutnya, harus tetap berada dalam koridor manhaj Rasulullah, di mana strategi dan metode dapat berkembang secara dinamis tanpa meninggalkan nilai-nilai wahyu sebagai pijakan utama.
Rakerwil ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Dewan Murabbi Wilayah Hidayatullah Sulsel Ir. H. Abdul Majid, M.A., Ketua Yayasan Al-Bayan Hidayatullah Makassar Moh. Arfa, M.M, Ketua STAI Al-Bayan Dr. Abdul Qadir Mahmud, M.A., serta Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah (Mushida) Sulsel Rahmatia ZR., S.H.I., M.M.
Peserta kegiatan terdiri dari manajemen BMH Sulsel, fungsionaris amil BMH tingkat wilayah serta para Ketua Unit Layanan Zakat BMH dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Panitia pelaksana melaporkan, forum ini akan difokuskan pada evaluasi capaian kinerja semester pertama serta sinkronisasi target penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kemaslahatan umat di Sulawesi Selatan. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan atas kelancaran dan keberkahan seluruh agenda hingga akhir pelaksanaan.*/Jabbar



