Beranda blog Halaman 96

Santri Hidayatullah Kota Parepare Ikuti Upacara Hari Santri Nasional

0

PAREPARE, HidayatullahSulsel.com — Santri Hidayatullah Parepare berpartisipasi menyemarakkan dan mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare.

Sebelumnya Lembaga Pendidikan Intergal Hidayatullah (LPIH) Parepare merencanakan melaksanakan sendiri upacara Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Hidayatullah.

Santri Pesantren Hidayatullah yang berpartisipasi mengikuti upacara Hari Santri Nasional tersebut dari santri SD, SMP dan SMA baik santri putra maupun putri.

Ketua LPIH Parepare Muhammad Erwin berharap “semoga semangat Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan tertanam kokoh pada jiwa-jiwa santri, menjadi generasi yang siap berkontribusi menjaga keutuhan dan martabat NKRI, kapan dan dimanapun,”(*)

Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar Berbagi Al Qur’an di Hari Santri

0

TAKALAR, HidayatulluhSulsel.com — Masih dalam suasana menyemarakkan Hari Santri Nasional, Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar menyelenggarakan pawai dan berbagi Al-Qur’an kepada masyarakat sekitar, Ahad, (23/10/2022).

Kegiatan ini diawali dengan apel pagi dipandu langsung oleh Pimpinan Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar Ust Arham Baharuddin SE.

Dalam sambutannya Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan pawai dan berbagi Al-qur’an hari ini adalah wujud dari spirit Hari Santri 22 Oktober 2022 yang diperingati kemarin.

“Kegiatan pawai dan berbagi Al-qur’an yang akan kita laksanakan ini adalah sebegai wujud spirit yang kita ambil dari peringatan Hari Santri Nasional kemarin. Kita isi dengan hal-hal yang positif, kita semarakkan dengan Syi’ar kebaikan sebagai bukti nyata bahwa kita serius menapaktilasi dan melanjutkan apa yang telah diwariskan kepada kita dari para pendahulu yang telah gigih memperjuangkan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Harapannya, lanjut Ust Arham, dengan berkeliling pawai dan berbagi Al-qur’an kepada masyarakat membawa kebaikan untuk pondok juga membawa pengaruh kepada masyarakat untuk lebih peduli lagi dengan Islam melalui Al-Qur’an.

“Sebab Al-Qur’an adalah petunjuk yang membawa kepada kemuliaan dan keselamatan dunia akhirat” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Paddinging sangat mengapresiasi apa yang di lakukan oleh Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar dengan dilakukannya kegiatan pawai dan berbagi Al-Qur’an kepada masyarakat

“Kami mewakili Pemerintah Desa mengapresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Pondok Tahfidz Paddinging atas diselenggaraknnya kegiatan pawai dan berbagi Al-Qur’an ini, karena ini adalah syi’ar yang baik dan sangat tepat untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keberadaan pondok, sehingga orang tua khususnya yang ada di desa paddinging akan memasukkan anak-anaknya kepondok untuk menghafal Al-Qur’an, sehingga beberapa tahun kedepan kita melihat perubahan di Paddinging” tutur aparat Desa Paddinging, Arifin

Kemeriahan Hari Santri Nasional kali ini, menurut Ketua Panitia Hari Santri Ponpes Ahlul Jannah, Ummi Yanti, masih berlanjut hingga beberapa hari kedepan dengan agenda perlombaan dan baksos.

“Pada acara puncak tentunya akan ada pengumuman dan pemberian hadiah kepada seluruh pemenang lomba” terang Ummi Yanti sebagai penanggung Acara.(arh/*)

Peringati Hari Santri, Laznas BMH Berbagi Sarung untuk Santri

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) menyerahkan bantuan sarung bagi santri pondok pesantren. Event nasional tersebut dilaksanakan serentak di berbagai wilayah. Di Sulawesi Selatan kegiatan dilaksanakan di Makassar, Maros, Parepare, Palopo, dan Luwu Timur, pada Sabtu (22/10/2022).

Kadiv Markom Laznas BMH Sulsel, Rizki Da Costa menyampaikan target penyaluran sarung sebanyak seribu sarung yang dilaksana di berbagai wilayah.

“Program ini melibatkan berbagai kalangan untuk berkolaborasi, dan sarung yang telah menjadi bagian keseharian kita sangat identik dengan santri,” ujarnya.

Di Maros, pembagian sarung bertempat di pondok pesantren Daarul Hijrah Hidayatullah,Tanralili, sebanyak 80 santri memperoleh sarung.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Hidayatullah Maros, Ust Muhammad Kaisar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan Laznas BMH di wilayah kerjanya.

Di hadapan santri ia menyampaikan nilai-nilai kebangsaan dan perjuangan santri kala masa awal kemerdekaan. “Peran itulah yang dikenang dan diperingati hari ini. Hari ini kita isi negeri ini dengan nilai nilai peradaban, ilmu pengetahuan dan nilai ketakwaan,” ujarnya.

Sebelumnya Ketua Perwakilan BMH Sulsel ust Abd Kadir menguraikan program BMH dan peran santri yang memperjuangkan Indonesia merdeka. “Semangat juang ini harus tetap terpelihara kepada santri saat ini,” harapnya.(*)

Sekolah Daiyah Hidayatulah Sultanbatara Kuliah Perdana oleh Ketua DPW Sulsel

0

BONE, HidayatullahSulsel.com — Sekolah Daiyah Hidayatullah (SDH) Sultanbatara (Sulsel Sulbar dan Sultra), Bone menggelar kuliah perdana oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulsel Ust Drs Nasri Bukhari MPd, bertepatan Hari Santri Nasional, Sabtu (22/10/2022).

Kuliah Perdana tersebut berlangsung di Aula Gedung Ibnu Taimiyah kampus Pesantren Putri Hidayatullah Panyula Bone, diikuti sebanyak 18 mahasantri dan unsur manajemen SDH Putri.

Peserta kuliah perdana menyimal dengan antusias materi kuliah perdana tersebu bertajuk “Menjadi Mujahidah Penuh Cinta (Cerdas, Inspiratif dan Tangguh)”.

Ust Nasri menyampaikan yang menarik perhatian para mahasantri putri yang seluruhnya masih berada di usia remaja menjelang dewasa.

Dalam kesempatan tersebut ia menekankan peran strategis para daiyah dan muhafizah untuk melahirkan generasi rabbani melalui pendidikan berbasis tauhid yang tengah digencarkan oleh lembaga pendidikan Hidayatullah baik melalui jalur sekolah formal maupun non formal.

“Kelak alumni SDH putri di Bone ini akan diperebutkan oleh kampus-kampus pesantren di lingkup internal Hidayatullah maupun eksternal yang menyelenggarakan pendidikan putri,” ujarnya.

Kepala Departemen Pendidikan DPW Hidayatullah Sulsel sekaligus Ketua Pengarah SDH Putri Bone Dwi Subagyo SSi menuturkan dengan fokus keunggulan tahfizh, bahasa Arab dan manajemen kepengasuhan maka SDH Putri Bone akan menjadi pabrik guru sekaligus musyrif qur’an pondok putri khususnya untuk wilayah regional Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara.(*)

Santri, Ulama dan Resolusi Jihad Abad 21

0

Oleh : Fatahillah, Pengurus DPD Hidayatullah Maros

HidayatullahSulsel.com — Alhamdulillah hikmah yang dapat diperoleh dari memperingati hari santri, yakni menyerap energi spirit para pendahulu dalam kancah pertempuran melawan para penjajah.

Resolusi adalah tuntutan, peran ulama begitu penting untuk sebuah kemenangan baik lahiriah dan batiniah. Sejarah mencatat bagaimana peran ulama, sehingga abad 21 ini ulama harus menjadi sandaran dan sumber energi dalam kehidupan. Kita berharap ada resolusi dari ulama di abad 21 ini tentu resolusi jihad pendidikan dan dakwah, ekonomi dan politik

Santri harus memahami bahwa hari ini perang itu tidak lagi berhadapan dengan penjajah melalui senjata, tapi penjajah hari ini berbentuk peradaban modern, yang mana pola kerjanya sangat halus, kadangkala justru sebagian manusia tidak sadar mempersilahkan musuh masuk dalam kehidupan kita, inikan tidak mudah ? Inilah tantangan yang harus dihadapi oleh santri di zaman penuh intrik

Penjajah hari ini bernama kemalasan, kebodohan, ketidakdisiplinan, tidak menjaga kebersihan jiwa dan raga, tidak taat, tidak menjalankan hasil musyawarah, pemikiran keliru, dan anti terhadap saran masukan. Inilah sesungguhnya musuh hari ini para santri Hidayatullah yang harus dibombardir dengan CornerShot bernama GNH (Gerakan nawafil Hidayatullah).

Maka jihad menjadi senjata ampuh untuk mengalahkan semua penjajah hari ini, perjuangan kesungguhan dalam merencanakan, berfikir merenungkan agar matang betul perencanaan ini, tidak mungkin melakukan kebaikan tanpa perencanaan yang baik, inilah disebut Ijtihat,

Setelah ijtihat barulah jihad, jihad adalah keseriusan dalam mewujudkannya, perjuangan fasilitas penunjang disiapkan, perjuangan melaksanakan berbagai rintangan dan godaan disebut dengan mujahada.

Ijtihad, jihad dan mujahada bermakna jahadu, sebagaimana dalam surat Ali Imron ayat 142


, أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا۟ ٱلْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ مِنكُمْ وَيَعْلَمَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar

Dalam tafsir As- sa’di dijelaskan
ini merupakan pertanyaan penolakan, maksudnya, janganlah kalian berpikir dan terlintas di benak kalian bahwa kalian akan masuk surga tanpa kesulitan dan menghadapi segala macam cobaan di jalan Allah ﷻ dan dalam mencari keridhaan Allah ﷻ.

Karena surga itu merupakan puncak keinginan dan suatu yang paling utama untuk diperebutkan oleh orang-orang yang bersaing.

Semakin besar keinginan, maka semakin besar pula sarana dan pekerjaan (yang dibutuhkan) untuk mencapainya, maka tidaklah amal itu akan menyampaikan kepada ketenangan kecuali dengan meninggalkan (sifat) santai, dan tidaklah amal itu mendapatkan kenikmatan kecuali dengan meninggalkan kenikmatan tersebut.

Akan tetapi cobaan-cobaan dunia yang diderita oleh seorang hamba di jalan Allah ﷻ ketika jiwa menempatinya dan terlatih dengannya serta mengetahui akibat dari itu semua, maka hal itu akan berbalik menjadi suatu anugerah bagi orang-orang yang memiliki hati nurani yang dalam, di mana mereka bahagia dengannya dan mereka tidak peduli dengan cobaan itu.

Itu adalah karunia Allah ﷻ yang diberikan kepada orang yang dikehendakiNya. Kemudian Allah ﷻmengecam mereka dengan ketidaksabaran mereka terhadap suatu perkara yang sebenarnya mereka harapkan dan mereka inginkan seraya berfirman,

Alhamdulillah resolusi Allah menjadi pemantik bagi santri untuk terus bergerilya dan all out melakukan manuver terhadap penjajah abad modern hari ini. Tentu menggunakan strategi langit dan bumi dengan nafas Al Alaq, Al qolam, Al Muzammil, Al Mudatsir dan Al Fatihah

Insya Allah dengan kuatnya aqidah, tajamnya bambu rucing bernama GNHalaqohMabit, dengan integritas spiritual yang bersih, insya Allah disitu ada kemenangan dunia Akhirat.(*)

BMH Sulsel-Hidayatullah Maros Gelar Kegiatan Semarakkan Hari Santri Nasional

0

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Laznas BMH Sulsel bersama DPD Hidayatullah Maros menggelar kegiatan menyemarakan Hari Santri Nasional, Jumat (21/10/2022).

BMH Sulsel menyerahkan bantuan paket sarung kepada santri dan santap coto bareng bersama santri di pondok Tahfidz Darul Hijrah Hidayatullah Tanralili.

Ketua DPD Hidayatullah Maros Ust Muhammad Kaisar mengatakan kolaborasi BMH Sulsel dan DPD Hidayatullah Maros pada hari santri dalam rangka membangun bangsa dan ummat di masa yang akan datang.

“Kami berterima kasih kepada BMH Sulsel, semoga pondok kami bisa melahirkan santri penghafal quran dan harapan semoga bisa menjadi pondok alternatif di masa yang akan datang,” ujarnya.(*)

Bersama Kemenag Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar Memperingati Hari Santri Nasional

0

TAKALAR, Hidayatullah Sulsel com — Pengurus dan santri Pondok Tahfidz Ahlul Jannah Hidayatullah Takalar mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional diselenggarakan oleh Kementrian Agama Kabupaten Takalar di Pondok Pesantren Modern Tarbiyyah Takalar, Sabtu (22/10/2022)

Dalam sambutannya Kepala kementrian agama, DR H Muhammad SAg MAg selaku pembina upacara menyampaikan momen peringatan Hari Santr Nasional ini dijadikan upaya untuk mengingat kembali kontribusi besar dan semangat para santri dan Kiai dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Momen memperingati hari santri nasional ini meneguhkan harapan besar kepada pondok-pondok pesantren dan santri-santri saat ini untuk bisa lebih semangat berkarya dan melakukan yang terbaik untuk mengisi kemerdekaan yang telah diwariskan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa
Upacara yang dilakukan setahun sekali ini juga untuk yang pertama kalinya di laksanakan di pondok pesantren, sebelum-sebelumnya dilaksanakan di kantor Kemenag Takalar.

“Kedepan insya Allah pelaksanaannya akan di lakukan di pondok-pondok pesantren yang ada di Takalar secara bergantian,” tuturnya.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional kali ini dihadiri oleh Kepala Seksi PD Pontren Kemenag, Pengawas Madrasah dan PAI, para Kamad dan pimpinan-pimpinan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Takalar, juga turut hadir Para Kepala KUA Kecamatan dan Pejabat penghulu.

Diakhir sambutannya, Muhammad tak lupa mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah dalam hal ini Pondok Pesantren Modern Tarbiyah Takalar yang telah menjadi tuan rumah yang baik pada pelaksanaan peringatan hari santri tahun ini

“Atas nama Kemenag Takalar mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, pengurus, guru guru dan santri telah mensukseskan acara ini, acara ini bukan biasa biasa saja tapi luar biasa,” ucapnya.(*)

Ramaikan Hari Santri, Santri Hidayatullah Belopa Ikuti Upacara di Kemenag Luwu

0

LUWU, Hidayatullah Sulsel.com — Menyemarakkan Hari Santri Nasional, Yayasan Al-Jihad Pondok Putri Pesantren Hidayatullah Belopa melibatkan hampir seluruh santrinya untuk turut serta dalam upacara Hari Santri di lapangan tennis Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Luwu. Sabtu (22/10/2022).

Mengenakan gaun berwarna putih berlapiskan almamater hijau, santri putri Pesantren Hidayatullah Belopa, bersama sejumlah santri dari berbagai pesantren lainnya melakukan long march menuju titik kumpul tempat diselenggarakannya kegiatan yang bertema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan” tersebut.

Senada dengan tema tersebut, dalam posisinya sebagai Pembina Upacara Hari Santri, Asisten 3 Bupati Kabupaten Luwu, Drs Amang Usman, membacakan pesan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.

Pesan tersebut mengajak seluruh santri dan warga negara Indonesia agar senantiasa mendoakan bangsa dan ulama, serta berperan dalam menjaga martabat kemanusiaa.

“Do’akan bangsa kita, jaga tanah air kita, do’akan pula para ulama, dan yang tak kalah pentingnya, mari kita berperan menjaga martabat kemanusiaan.” Demikian pesan tersebut yang dibacakan di depan ratusan santri.

Kepada reporter hidayatullahsulsel.com, Ketua Yayasan Al-Jihad Pesantren Hidayatullah Belopa, Ustadz Hamzah Sultan SPd, menuturkan, Hari Santri merupakan momen penuh inspirasi, khususnya bagi para santri yang sekarang ini tengah menikmati jerih payah santri terdahulu.

“Peringatan Hari Santri tak hanya sekadar seremonial belaka, tapi jadikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para santri terdahulu yang telah berkorban jiwa dan raga dalam mempertahankan kemerdekaan. Tentu ini menjadi inspirasi bagi para santri saat sekarang ini untuk menjadi pelopor terdepan dalam memberikan andil terbaik buat bangsa dan tanah air Indonesia.” Jelas Hamzah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP-SMA Yayasan Al-Jihad Pesantren Hidayatullah Belopa, Ustadz Abdullah SPd, mengharapkan agar di hari spesial para santri se-Indonesia ini bisa menjadi pemantik lahirnya tokoh bangsa dan intelektualis Islam dari kalangan santri.

“Peran santri dalam memerdekakan bangsa ini tidak bisa dinafikan. Itu nyata dan pasti. Maka, santri saat ini wajib menapaktilasi perjuangan pendahulunya. Insya Allah, melalui pondok pesantren akan lahir generasi bangsa yang intelektualis, yang siap membawa Indonesia lebih baik lagi,” ujar Abdullah.(Ian Kassa)

Sayap Dakwah Hidayatullah di Maros Terus Mengepak

0

Oleh : Fatahillah, Bendahara DPD Hidayatullah Maros

MAROS, HidyatullahSulsel.com — Kolaborasi gerakan dakwah dan pendidikan yang di inisiasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Maros dan Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (LAZ BMH ) terus digas tanpa tapi tanpa nanti dan tanpa letih dengan spirit Al Fatihah

Alhamdulillah mesin dakwah dan pendidikan senantiasa dihidupkan dan digerakkan. Hasilnya diperumahan Recidence A Mulia 3, Turikale, Maros, telah dibuka program Majelis Qur’an Hidayatullah (MQH).

MQH dikhususkan untuk orang dewasa, dan TPA untuk anak-anak di lokasi tanah wakaf yang keempat ini.

Tanah wakaf pertama dan kedua ada di Tanralili, ketiga di Mandai semuanya sedang berjalan program pendidikan dan dakwah Hidayatullah.

Adapun lokasi kelima statusnya masih pinjaman di Marusu. Walau demikian juga telah jalan program pembelajaran Qur’an, disana daerah perumahan.

Ada tiga rumah dipinjamkan oleh seorang ibu dermawan, satu rumah dipakai untuk kegiatan shalat dan mengaji santri, dan rumah kedua dipakai oleh ustadz dan keluarganya.

Insya Allah lokasi keennam di Kecamatan Camba yang telah diwakafkan. Rencananya akan dibangun pesantren Tahfidzul Qur’an agroprenuer karena lokasinya yang begitu subur dan terdapat sumber air.

Insya Allah pendidikan dan dakwah menjadi fokus target para pengurus, dengan itu harapaanya lahir generasi pecinta, penghafal, pengamal dan pejuang Al Qur’an,

Tentu ini bisa terwujud dengan adanya semangat berjamaah yang baik dan benar, kesungguhan untuk terus bersama-sama masyarakat, pemerintah dan tokoh agama

Sebab Al Qur’an merupakan pedoman hidup yang menjadi petunjuk bagi ummat manusia sehingga program pendidikan Qur’an dan dakwah menjadi prioritas utama di dalam menjalankan roda kepengurusan.(*)

Santri Hidayatullah Masamba Berpartisipasi Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

0

LUWU UTARA, HidayatullahSulsel.com — Pengurus dan santri Pondok Pesantren Hidayatullah Masamba Berpartisipasi mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional di Lapangan Taman Siswa Kelurahan Kapppuna, Masamba, Luwu Utara, Sabtu (22/10/2022).

Sebanyak 200 santri Pondok pesantren Hidayatullah Masamba mengikut upacara peringatan Hari Santri Nasional bersama santri ponpes se Luwu Utara.

“Kami sangat berharap dengan peringatan Hari Santri ini dapat memacu semangat para santri dalam menuntut ilmu,” ujar Ketua Yayasan Ponpes Hidayatullah Masamba Abu Mujahid.

Pondok pesantren Hidayatullah Masamba salah satu pondok pesantren di Luwu Utara yang bersenergi dengan pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat dengan visi “Membentuk insan beriman, bertaqwa dan cerdas serta memiliki kemampuan daya saing”

Pondok pesantren Hidayatullah Masamba mengelola pendidikan formal dan diniyah dari TK- SMK.

“Semua jenjang pendidikan yang kami kelola memiliki legalitas dari pemerintah yang ijazahnya berlaku dan diterima dimana saja. Baik dalam urusan pekerjaan maupun untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi,” tambahnya.(*)