PAREPARE (HidayatullahSulsel.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan menggelar pertemuan tahunan pasca-Ramadhan yang diikuti sekitar 100 peserta di Parepare, akhir pekan ini, untuk mengevaluasi program Ramadhan sekaligus merumuskan arah strategis organisasi ke depan.
Kegiatan yang dikenal sebagai Syawalan tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai Sabtu malam (28/3) di Masjid Al-Mubarak, kompleks Pesantren Hidayatullah Parepare, dan dilanjutkan Ahad pagi (29/3) di Gedung Peradaban Hidayatullah, Mattirotasi.
Peserta terdiri atas pengurus DPD Hidayatullah se-Sulawesi Selatan, perwakilan pesantren tingkat madya, unsur Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Dewan Murabbi Wilayah (DMW), serta undangan lainnya.
Panitia menyebutkan forum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri, tetapi juga wadah evaluasi terstruktur terhadap pelaksanaan program Ramadhan di berbagai daerah.
“Forum ini menjadi ruang bersama untuk merefleksikan capaian program sekaligus menyusun langkah strategis ke depan,” ujar ketua panitia.
Pada sesi awal Sabtu malam, lima perwakilan wilayah memaparkan laporan capaian, tantangan, dan rekomendasi program. Diskusi menyoroti upaya peningkatan efektivitas kegiatan serta perluasan dampak dakwah di masyarakat.
Memasuki Ahad dini hari, peserta melaksanakan qiyamullail berjamaah yang dilanjutkan dengan shalat Subuh. Sesi penguatan kemudian disampaikan oleh Murabbi Nasional Hidayatullah, Ahkam Sumadiyana, dengan penekanan pada pentingnya menjaga kesinambungan spiritual pasca-Ramadhan.
Acara kembali digelar pukul 08.30 WITA dengan menghadirkan sejumlah pimpinan, antara lain Ketua DMW Hidayatullah Sulsel Ustads H. Abdul Majid, M.A., ketua DPW Hidayatullah Sulsel ustadz Dr. Muhammad Saleh, dan puncaknya disampaikan oleh Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah Ustsdz Dr. AbdulAziz Qahhar Muzakkar, M.Si.
Dalam arahannya, para pimpinan menekankan pentingnya menjaga ruhiyah, memperkuat sinergi kelembagaan, serta meningkatkan kualitas program dakwah dan pendidikan di wilayah masing-masing.
Pertemuan tahunan ini diharapkan memperkuat soliditas organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan program yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.



