Jumat, Maret 20, 2026
BerandaBeritaBerita WilayahDPW Hidayatullah Sulsel Sebar 40-an Muballigh sebagai Khatib Idulfitri 1447 H di...

DPW Hidayatullah Sulsel Sebar 40-an Muballigh sebagai Khatib Idulfitri 1447 H di Berbagai Daerah

Makassar (HidayatullahSulsel.or.id) — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan kembali menggelar program dakwah strategis dengan menugaskan sekitar 40-an muballigh untuk menjadi khatib Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M di berbagai titik di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan syiar Islam di momentum hari raya.

Ketua DPW Hidayatullah Sulsel, Ustaz Dr. Muhammad Saleh, menyampaikan bahwa penyebaran muballigh ini tidak hanya difokuskan di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah-daerah pelosok yang minim akses terhadap dai dan khatib yang terorganisir.

“Momentum Idul Fitri adalah titik strategis untuk menyampaikan pesan-pesan keumatan, persatuan, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Karena itu, kami berupaya memastikan bahwa masyarakat di berbagai daerah dapat merasakan kehadiran dai yang membawa pesan dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan,” ujarnya.

Program ini terlaksana melalui sinergi antara DPW Hidayatullah Sulsel dengan Korps Muballigh Hidayatullah (KMH) Sulsel, yang selama ini berperan sebagai lembaga koordinatif bagi para dai dan muballigh di lingkungan Hidayatullah. KMH bertugas melakukan pemetaan wilayah, penugasan muballigh, serta memastikan kesiapan materi khutbah yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat.

Ketua KMH Sulsel, Ustaz Reskyaman, menjelaskan bahwa para muballigh yang ditugaskan telah melalui proses pembekalan khusus, baik dari sisi substansi materi khutbah maupun pendekatan komunikasi dakwah.

“Kami menekankan pentingnya khutbah yang tidak hanya normatif, tetapi juga kontekstual. Isu-isu seperti penguatan ukhuwah, kepedulian sosial, serta refleksi Ramadhan menjadi bagian utama dari materi yang disiapkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Dakwah DPW Hidayatullah Sulsel, Ustaz Dr. Muhammad Khairun, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari rencana kerja strategis bidang dakwah yang berorientasi pada perluasan jangkauan dan kualitas pelayanan umat.

“Ini bukan sekadar penugasan khutbah Idul Fitri, tetapi bagian dari gerakan dakwah yang berkelanjutan. Banyak dari muballigh yang kami kirim juga akan melanjutkan agenda pembinaan di lokasi masing-masing pasca Idul Fitri,” ungkapnya.

Adapun wilayah penugasan meliputi beberapa kabupaten/kota seperti Gowa, Maros, Takalar, Jeneponto, Bone, hingga daerah kepulauan seperti Selayar. Respon masyarakat di lokasi-lokasi tersebut, menurut laporan awal, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran para muballigh.

Dengan program ini, DPW Hidayatullah Sulsel berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun kesadaran keagamaan masyarakat serta memperkuat peran dakwah sebagai pilar utama dalam kehidupan sosial umat Islam di Sulawesi Selatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments