Saturday, January 31, 2026
HomeBerita DaerahBarruMusda Gabungan Hidayatullah Zona Ajatappareng Resmi Dibuka, Wali Kota Parepare Tekankan Peran...

Musda Gabungan Hidayatullah Zona Ajatappareng Resmi Dibuka, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Literasi Quran dan Dakwah Peradaban

PAREPARE (HidayatullahSulsel.or.id) — Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Hidayatullah Sulawesi Selatan Zona Ajatappareng resmi dibuka pada Jumat (26/12/2025) di Gedung Peradaban Hidayatullah Parepare. Kegiatan ini diikuti enam Dewan Pengurus Daerah (DPD), yakni Barru, Parepare, Sidrap, Enrekang, Pinrang, dan Tana Toraja.

Pembukaan Musda dilakukan oleh Wali Kota Parepare yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Drs. H. Ahmad Masdar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Parepare atas kontribusi Hidayatullah dalam bidang dakwah, pendidikan, dan penguatan literasi umat.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, kami menyambut baik pelaksanaan Musda Gabungan ini. Hidayatullah telah menjadi mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan dan gerakan literasi al-Quran,” ujar Ahmad Masdar saat membuka acara secara resmi.

Ia berharap Musda Gabungan ini dapat melahirkan kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta penguatan karakter masyarakat.

Musda Gabungan Zona Ajatappareng ini menjadi rangkaian terakhir dari pelaksanaan Musda DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan periode 2025, setelah sebelumnya digelar di beberapa zona lainnya. Kegiatan ini dihadiri unsur pengurus DPD dari enam kabupaten/kota peserta, Pengurus Daerah Mushida, Pemuda Hidayatullah, unsur Kampus Madya Hidayatullah Parepare, serta perwakilan amal usaha Hidayatullah di masing-masing daerah.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua DPD Hidayatullah Parepare, Ustadz Syahril, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Parepare sebagai tuan rumah Musda Gabungan zona terakhir.

“Musda ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum konsolidasi perjuangan dan penguatan sinergi antar daerah di kawasan Ajatappareng dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Murabbi Wilayah (DMW) Hidayatullah Sulsel, Ustadz Anwar Baits, menekankan pentingnya Musda sebagai forum syura untuk memastikan kesinambungan dakwah dan kaderisasi di daerah.

“Syura adalah ruh organisasi. Dari forum inilah lahir amanah, bukan ambisi, serta keputusan yang diharapkan membawa maslahat bagi umat,” katanya.

Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. Soelh Usman, dalam arahannya menegaskan bahwa Musda Gabungan Ajatappareng memiliki posisi strategis karena menjadi penutup rangkaian Musda Sulsel sekaligus penentu arah gerak dakwah lima tahun ke depan di kawasan barat Sulawesi Selatan.

“Zona Ajatappareng memiliki potensi besar, baik secara historis, geografis, sosial, maupun kultural. Kepemimpinan yang lahir dari Musda ini harus mampu membaca tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri perjuangan Hidayatullah,” tegasnya.

Setelah pembukaan resmi, Musda Gabungan Zona Ajatappareng dijadwalkan akan dilanjutkan dengan sidang-sidang pleno, pembahasan laporan pertanggungjawaban pengurus, serta penetapan kepengurusan baru DPD Hidayatullah di enam daerah peserta untuk periode 2025–2030.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments