Jumat, Juli 31, 2026
BerandaBeritaHadiri Temu Kader di Luwu Utara, Dr. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar Serukan...

Hadiri Temu Kader di Luwu Utara, Dr. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar Serukan Penguatan Kepemimpinan Islam

LUWU UTARA (HidayatullahSulsel.or.id) — Wakil Ketua Pimpinan Majelis Syura Hidayatullah, Dr. KH. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si., menekankan pentingnya kepemimpinan dalam menjaga keberlangsungan perjuangan Islam berbasis Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri dan memberikan pembinaan kepada sekitar 50-an kader tingkat Ula dan Wustha se-Luwu Raya dan Ajatappareng dalam Temu Kader di Pesantren Hidayatullah Bungadidi, Kabupaten Luwu Utara, Rabu (29/7/2026).

Kehadiran Ustadz Dr Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, yang juga merupakan pendiri sekaligus Pembina Hidayatullah Sulawesi Selatan, menjadi perhatian utama dalam kegiatan silaturahmi dan konsolidasi kader tersebut. Ia hadir bersama Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. Muhammad Shaleh, S.S., M.I.Kom.

Dalam pembinaannya, Ustsdz Dr. Abdul Aziz Qahhar menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan unsur fundamental dalam kehidupan berjamaah dan perjuangan Islam. Ia menukil perkataan masyhur yang dinisbatkan kepada Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu: “Tidak ada Islam kecuali dengan berjamaah, dan tidak ada jamaah kecuali dengan kepemimpinan.”

Menurut Ustsdz Dr. Abdul Aziz, konsep Imamah Jamaah bukanlah gagasan yang muncul belakangan, melainkan bagian dari nilai perjuangan Islam yang telah terbingkai sejak turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW.

Ia menegaskan, perjuangan Islam membutuhkan proses yang sistematis, berkelanjutan, dan ditopang oleh pembinaan kader yang kuat.

“Tidak ada Sistematika Wahyu tanpa perjuangan. Tidak ada harakah tanpa tarbiyah (pembinaan atau pendidikan), tidak ada Islam tanpa ilmu,” tegas Ustadz Dr. Abdul Aziz.

Ia kemudian menjelaskan bahwa perjuangan Islam harus ditopang oleh tiga komponen utama yang saling berkaitan dan berkesinambungan, yakni tarbiyah, dakwah, serta perjuangan di jalan Allah.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kader yang memiliki pemahaman keislaman, kesiapan berjuang, serta komitmen terhadap kepemimpinan dan kehidupan berjamaah.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. Muhammad Shaleh, dalam arahannya mengingatkan para kader agar terus memperkuat pemahaman terhadap jati diri Hidayatullah.

Ia menegaskan bahwa jati diri Hidayatullah pada hakikatnya adalah Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Karena itu, pemahaman terhadap jati diri tersebut perlu terus dikonsolidasikan dan ditanamkan kepada seluruh kader.

Ustadz Muhammad Shaleh juga menekankan prinsip jama’atun minal muslimin yang menjadi bagian dari karakter Hidayatullah. Menurutnya, prinsip tersebut harus mendorong kader untuk mampu membangun komunikasi dan berinteraksi secara baik dengan berbagai komponen umat Islam.

“Teman-teman, ketika berinteraksi dengan harakah lain, jangan bangun komunikasi hitam putih. Bangun kebersamaan dengan harakah lain, bangun komunikasi yang baik,” pesannya.

Namun, ia mengingatkan bahwa keterbukaan dalam membangun ukhuwah tetap memiliki batas, khususnya menyangkut prinsip-prinsip dasar keislaman.

“Kecuali dalam hal prinsip, maka kita tentu tidak boleh berbaur, seperti dalam hal penegakan akidah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ustadz Muhammad Shaleh mengingatkan kader agar mengimplementasikan nilai Imamah Jamaah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui sikap taat dan responsif terhadap keputusan serta agenda organisasi.

Menurutnya, ketika terdapat panggilan untuk menghadiri pertemuan atau menjalankan instruksi organisasi, kader semestinya merespons dengan baik sebagai bagian dari bentuk ketaatan dan komitmen dalam kehidupan berjamaah.

Temu Kader tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi bagi kader tingkat Ula dan Wustha di wilayah Luwu Raya dan Ajatappareng. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader mengenai jati diri, kepemimpinan, kehidupan berjamaah, serta kesinambungan pembinaan dalam perjuangan dakwah Islam.*/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments