Sunday, February 15, 2026
HomeBeritaBerita DaerahDPD Hidayatullah Makassar Gelar Upgrading Manajemen Gerakan Manhaji bagi LO Kecamatan

DPD Hidayatullah Makassar Gelar Upgrading Manajemen Gerakan Manhaji bagi LO Kecamatan

Makassar (HidayatullahSulsel.or.id) — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hidayatullah Makassar menggelar kegiatan Upgrading Manajemen Gerakan Manhaji Tingkat Dasar bagi Liaison Officer (LO) Kecamatan se-Kota Makassar.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad, 12-13 Sya’ban 1447 (31/1/2026 – 1/22026), bertempat di Kawasan Wisata Halal Wadi Barakah, Puca, Tompobulu, Kabupaten Maros.

Kegiatan upgrading ini bertujuan memperkuat kapasitas kader penghubung (LO) dalam mengelola gerakan dakwah secara manhaji, terstruktur, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Puluhan peserta dari berbagai kecamatan mengikuti kegiatan yang dikemas secara terpadu, meliputi penguatan konseptual, pembinaan ruhiyah, serta peningkatan kapasitas praktis.

Hari Pertama: Fondasi Gerakan dan Kesadaran Peran

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sesi Perkenalan dan Kontrak Belajar yang disampaikan oleh Dr. Irfan Yahya, M.Si. Sesi ini menjadi ruang penyamaan persepsi sekaligus pemetaan kondisi objektif gerakan di tingkat kecamatan, mulai dari lokus dakwah, tantangan lapangan, hingga ekspektasi peserta.

Materi kemudian dilanjutkan dengan Materi 1: Landasan Gerak dan Manusia sebagai Aktor oleh Dr. Irfan Yahya, M.Si. Ia menegaskan pentingnya menjadikan nilai Al-Qur’an dan Sunnah sebagai fondasi gerakan melalui enam jati diri Hidayatullah.

 “Apa pun profesinya—guru, dosen, mahasiswa, pengusaha—orientasi kita harus jelas. Kita ini adalah hamba dan khalifah di muka bumi. Puncak kebahagiaan itu ketika idealitas sebagai hamba dan khalifah bertemu dengan realitas kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa orang beriman adalah pribadi yang adaptif selama memahami visi dan misi hidupnya, sebagaimana firman Allah SWT:

 “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (QS. Al-Baqarah: 30)

Dalam sesi ini, Ketua DPD Hidayatullah Makassar berperan sebagai fasilitator, mengarahkan diskusi, memperdalam pemahaman peserta, serta menegaskan poin-poin strategis dari materi yang disampaikan. Dalam penguatan reflektifnya, ia menekankan bahwa manusia akan berdaya dan berdampak apabila potensi akal, ruh, dan fisik dikelola secara seimbang.

 “Jika potensi ini terkelola dengan baik, manusia akan hidup bernilai ibadah dan berbuah pahala,” ungkapnya dalam sesi fasilitasi.

Pada sesi sore, Materi 2: Rancang Bangun Peradaban difasilitasi oleh Dr. Irfan Yahya, M. Si., Materi ini mengulas dinamika peradaban yang naik dan turun seiring kualitas iman manusia, serta potensi takwa dan fujur sebagaimana firman Allah SWT:

 “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.”

(QS. Asy-Syams: 8)

Ia menegaskan bahwa penggunaan akal merupakan kewajiban yang dijaga melalui budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan berdialektika.

 “Pantaskan diri kita untuk dibantu Allah,” ujarnya, mengutip firman Allah SWT:

“Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu.”

(QS. Muhammad: 7)

Malam hari diisi dengan Materi 3: Kapita Selekta oleh Moh. Arfah, S.Pd.I., M.M., Ketua Yayasan Al-Bayan Kampus Utama Hidayatullah Makassar. Dalam suasana sejuk Wadi Barakah, ia mengajak peserta meneguhkan kembali nilai kesantrian, adab, dan akhlak sebagai kekuatan kader.

 “Kita semua adalah santri. Dan santri punya tempat spesial di tengah masyarakat. Hidayatullah tidak ingin mencetak kader biasa, tetapi kader yang kuat imannya,” tegasnya.

Materi malam dilanjutkan dengan Materi 4: Kaum Muda dalam Gerakan Awal Kenabian oleh Dr. Nasrullah Sapa, Lc., M.M. Ia menegaskan peran strategis pemuda sebagai motor dakwah sejak masa Rasulullah SAW, dengan mencontohkan para sahabat muda seperti Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awwam, dan Mus’ab bin Umair.

 “Tugas pemuda hari ini adalah menjadi penghubung antara realitas yang ada dengan idealitas Islam,” pungkasnya.

Rangkaian hari pertama ditutup dengan qiyamul lail berjamaah, sebagai penguatan ruhiyah dan ketergantungan total kepada Allah SWT.

Hari Kedua: Penguatan Ruhiyah dan Kapasitas Praktis

Hari kedua diawali dengan qiyamul lail, shalat subuh berjamaah, wirid pagi, serta Grand MBA (Gerakan Mengajar dan Belajar Al-Qur’an). Kajian difokuskan pada Surat Al-Muzzammil ayat 1–10, yang menekankan pentingnya kekuatan spiritual dalam menopang perjuangan dakwah.

Materi selanjutnya adalah Materi 5: Kader Militan dan Profesional yang disampaikan oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. Sholeh Usman, S.S., M.I.Kom. Ia menegaskan bahwa semakin berat beban perjuangan, seharusnya semakin kuat ketahanan iman seorang kader.

 “Allah tidak akan membebani hamba-Nya di luar kemampuannya,” ujarnya, merujuk QS. Al-Baqarah: 286.

Usai sarapan, peserta mengikuti penanaman sepuluh bibit pohon durian sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan kontribusi sosial, bekerja sama dengan pengelola Yayasan Al-Bayan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Materi 6: Investigasi Reporting oleh wartawan senior Ir. Firmansyah Lafiri, S.T. Ia mendorong peserta menjadikan menulis sebagai sarana tabayyun dan penjaga kebenaran.

 “Investigasi adalah bentuk tertinggi dari tabayyun. Kebenaran tidak pernah kalah, hanya terkadang disembunyikan,” tegasnya.

Sebagai penutup, sesi Materi 7: Teknik dan Manajemen Gerakan Manhaji difasilitasi oleh Ketua DPD Hidayatullah Makassar. Dalam perannya sebagai fasilitator, ia mengarahkan diskusi, refleksi, dan penugasan, serta menekankan pentingnya pengelolaan potensi diri dan lembaga secara amanah, terukur, dan berlandaskan enam jati diri serta tujuh tertib organisasi Hidayatullah.

 “Manusia berdaya itu seperti kunci Inggris, bisa mengerjakan banyak hal,” tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi, refleksi, penugasan, penutup, dan doa. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader LO yang beriman, profesional, dan siap membangun infrastruktur gerakan dakwah, dengan target penguatan Rumah Qur’an di 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Rep: Ahmad Sabil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments