Saturday, January 31, 2026
HomeBeritaBerita DaerahLima Ketua DPD Zona Luwu Raya Ditetapkan, Tegaskan Regenerasi dan Kesinambungan Kepemimpinan

Lima Ketua DPD Zona Luwu Raya Ditetapkan, Tegaskan Regenerasi dan Kesinambungan Kepemimpinan

PALOPO (HidayatullahSulsel.or.id) — Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Hidayatullah zona Luwu Raya secara resmi menetapkan dan melantik ketua-ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) periode 2025–2030 dalam Musyawarah Paripurna II yang digelar di Aula Serbaguna Pesantren Al-Mubarak Batu, Palopo, Rabu (24/12/2025).

Sebagaimaa diketahui, penetapan lima ketua DPD tersebut dilakukan melalui mekanisme syura organisasi, bukan pemilihan langsung oleh peserta Musda. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar secara khidmat yang dipandu langsung oleh Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Selatan, Ustadz Dr. Muh. Sholeh Utsman, S.S., M.I.Kom., di hadapan seluruh peserta Musda.

Mekanisme ini menegaskan karakter kepemimpinan Hidayatullah yang bertumpu pada musyawarah, amanah, dan pertimbangan objektif atas kapasitas kader, bukan pada kontestasi elektoral.

Untuk DPD Hidayatullah Luwu Timur, Musda kembali menetapkan Muh. Tasrun, S.Pd., melanjutkan amanah kepemimpinan dari periode sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi di DPD Hidayatullah Luwu Utara, di mana M. Abd. Wahab, S.Pd.I., kembali dipercaya menakhodai organisasi daerah tersebut untuk lima tahun ke depan.

Sementara itu, dinamika regenerasi tampak pada sejumlah daerah lain. Di Kota Palopo, Jumawir, S.Pd., ditetapkan sebagai Ketua DPD menggantikan Ustadz Burhan, S.Pd.I.

Jumawir sebelumnya dikenal sebagai Ketua DPC Hidayatullah Walenrang Utara, Kabupaten Luwu. Alumni SMA Al-Bayan Makassar ini dinilai memiliki pengalaman lapangan dan kapasitas kepemimpinan yang memadai untuk mengemban amanah di tingkat kota.

Di Kabupaten Luwu, Musda menetapkan Fauzan Ahmad, S.Pd.I., sebagai Ketua DPD Hidayatullah Luwu. Alumni STIBA Ar-Rayah Sukabumi tersebut sebelumnya menjabat Ketua DPC Hidayatullah Bajo Barat.

Penetapan ini sekaligus menandai estafet kepemimpinan dari Ustadz Hamzah Sulthan, yang pada Musda zona Bosowa sebelumnya mendapat amanah dalam struktur DPD Hidayatullah Bone.

Adapun untuk DPD Hidayatullah Toraja Utara, Musda menetapkan Muchlis, S.Pd.I., sebagai ketua baru. Ia sebelumnya merupakan fungsionaris dan pendidik di lingkungan Pesantren Al-Mubarak Palopo. Amanah ini diberikan sebagai kelanjutan kepemimpinan, menggantikan Ustadz Iksan Saleh.

Dalam arahannya, Ketua DPW Hidayatullah Sulsel menegaskan bahwa penetapan ketua melalui mekanisme syura merupakan ikhtiar menjaga kemurnian niat dan soliditas barisan dakwah.

“Di Hidayatullah, kepemimpinan bukan ajang perebutan, tetapi amanah perjuangan. Syura adalah cara kita memastikan bahwa yang diamanahi benar-benar siap secara iman, integritas, dan loyalitas,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa posisi ketua bukanlah puncak kehormatan, melainkan titik awal tanggung jawab untuk memperkuat dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat di masing-masing daerah.

Penetapan dan pelantikan ketua-ketua DPD ini menjadi bagian penting dari rangkaian Musda Gabungan zona Luwu Raya sebelum agenda berlanjut pada Musyawarah Paripurna berikutnya, termasuk penetapan kelengkapan struktur kepengurusan daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments