Saturday, January 31, 2026
HomeBeritaMusda Zona Bosowa Tetapkan Tiga Ketua DPD, Ada Regenerasi Tercipta

Musda Zona Bosowa Tetapkan Tiga Ketua DPD, Ada Regenerasi Tercipta

BONE (HidayatullahSulsel.or.id) — Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Hidayatullah Zona Bosowa secara resmi menetapkan dan melantik tiga Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) dalam Musyawarah Paripurna II yang digelar di Aula Kampus Pesantren Al-Hikmah Panyula, Kabupaten Bone, Senin siang (22/12/2025).

Penetapan dan pelantikan tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah atau ikrar kepemimpinan yang dipandu langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Selatan di hadapan seluruh peserta Musda. Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi penanda dimulainya amanah kepemimpinan periode 2026–2030 di tiga daerah zona Bosowa.

Tiga ketua DPD yang ditetapkan masing-masing adalah H. Burhanuddin Jabbar, M.Ag sebagai Ketua DPD Hidayatullah Bone, Ir. H. Muhammad Arif, M.Kom sebagai Ketua DPD Hidayatullah Soppeng, serta Ustadz Muhammad Idris, Lc., al-Hafizh sebagai Ketua DPD Hidayatullah Wajo.

Untuk DPD Bone dan DPD Soppeng, Musda kembali mempercayakan amanah kepemimpinan kepada ketua periode sebelumnya. H. Burhanuddin Jabbar dan Ir. H. Arif dinilai memiliki rekam jejak pengabdian yang kuat serta kontinuitas program yang relevan dengan kebutuhan daerah masing-masing.

Sementara itu, DPD Hidayatullah Wajo dipimpin oleh figur baru, Ustadz Muhammad Idris, Lc., al-Hafizh. Ia dikenal sebagai kader yang telah lama bergelut dalam dunia pesantren Hidayatullah di berbagai daerah, mulai dari Kendari, Batam, hingga terakhir bertugas di Pesantren Al-Hikmah Panyula, Bone. Pengalaman lintas wilayah tersebut menjadi modal penting dalam menggerakkan dakwah dan pendidikan di Kabupaten Wajo.

Dalam prosesi ikrar, para ketua terpilih menyatakan komitmen untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjaga nilai-nilai perjuangan Hidayatullah, serta menguatkan dakwah, tarbiyah, dan pendidikan umat di wilayah masing-masing.

Musyawarah Daerah sebagai forum lima tahunan memiliki kewenangan utama untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban DPD kepada DPW, menetapkan ketua dan anggota Dewan Pengurus Daerah, serta mengambil keputusan-keputusan strategis organisasi. Karena itu, penetapan ketua bukanlah agenda pemilihan dalam arti kompetisi, melainkan bagian dari mekanisme musyawarah dan konsolidasi kepemimpinan.

Di Hidayatullah, Ketua DPD ditunjuk oleh Dewan Pengurus Wilayah setelah melalui proses penyerapan aspirasi dan musyawarah internal pengurus. Selanjutnya, kelengkapan struktur kepengurusan DPD disusun oleh tim formatur yang terdiri dari unsur pengurus DPW bersama Ketua DPD yang telah ditetapkan.

Dengan ditetapkannya ketiga Ketua DPD Zona Bosowa ini, Musda Gabungan memasuki tahapan berikutnya, yakni penyusunan dan pelantikan kelengkapan pengurus struktural serta penutupan Musda, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi Hidayatullah Sulawesi Selatan menuju penguatan peran dakwah dan pendidikan di daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_imgspot_img

Terbaru lainnya

Recent Comments